
INILAH.COM, New York - Laporan laba
perusahaan di kuartal kedua tahun ini yang cukup bervariasi telah
membawa bursa AS berakhir mixed pada pekan keempat bulan Juli ini.
Indeks
Dow Jones naik tipis 0,1% ke 15.558,8, indeks S&P lebih rendah
0,03% ke 1.691,6 dan indeks Nasdaq lebih tinggi 0,7% ke 3.613,16. Pada
pekan ini investor membatasi geraknya di bursa menjelang beberapa data
ekonomi penting pekan depan.
Hal itu tercermin dari perdagangan
akhir pekan, indeks Dow Jones naik 0,2%. Indeks S&P cenderung naik
0,08% dan indeks Nasdaq naik 0,2%. Indeks menguat lagi setelah
sebelumnya melemah yang menghentikan reli sejak awal pekan.
'Pasar
telah mendekati level tertinggi dengan dorongan musim laba pada
pertengahan Juli lalu. Kami berharap data ekonomi akan lebih positif
hingga akhir tahun sehingga indeks akan lebih maju,' kata Direktor
Alokasi Aset di Wilmington Trust Investment Advisors, Cam Albright
seperti mengutip marketwatch.com.
Dari sisi ekonomi, sentimen
konsumen naik ke level tertinggi dalam enam tahun yang naik ke 85,1 dari
84,1 di bulan Juni. Walaupun pada awal perdagangan investor sempat
melemah 150 poin meskipun sudah mencerna data tersebut.
Sebab
investor menunggu data pekan depan tentang hasil pertemuan Fed pada
30-31 Juli. Selain itu juga data non-farm payrolls untuk pekan terakhir.
Penguatan
indeks juga tertahan kinerja peritel raksasa Amazon.com. Pada kuartal
kedua secara mengejutkan mengalami kerugian. Untuk saham Starbucks
mengalami reli karena kinerjanya melampaui ekspektasi pendapatan dan
laba kuartal kedua ini.
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2014622/jelang-pertemuan-fed-pekan-ini-bursa-as-mixed#.UfNLUG2BZ48