|
INILAH.COM (26/2) - London -
Kekhawatiran terhadap kelanjutan reformasi ekonomi Italia telah menekan
bursa saham Eropa pada pembukaan perdagangan Selasa (26/2/2013).
Indeks FTSE terjun 1,4% ke 6.265,59, indeks IBEX di Spanyol jatuh 3,8%
ke 7.927,40, indeks MIB Italia lebih rendah 1,7%. Indeks DAX merosot
2,8% ke 7.614,24 dan indeks CAC turun 2,6%. Sementara imbal
hasil obligasi Italia untuk 10 tahun naik 47 basis poin menjadi 4,83
persen. Sentimen tersebut menekan saham perbankan seperti saham Intesa
Sanpaolo yang turun 12% dan saham UniCredit terpangkas 8,8%.
Investor khawatir hasil pemilu Italia dapat menyebabkan kebuntuan
politik. Dampaknya terjadi kesengsaraan ekonomi. Koalisi Pier Luigi
Bersani memenangkan suara di majelis rendah. Namun tidak ada partai yang
mendominasi kursi di majelis tinggi, Senat negara tersebut.
Dengan tidak adanya kursi mayoritas maka akan sulit untuk meloloskan
langkah reformasi ekonomi. Koalisi yang mengusung Bersani meraih 121
kursi Senat. Sementara Berlusconi menghimpun 117 kursi. Euro telah jatuh
ke level terendah dalam enam minggu terakhir terhadap dolar AS.
|
No comments:
Post a Comment