Sunday, March 3, 2013

Sektor Properti Tertekan di China, Hong Kong

Sektor Properti Tertekan di China, Hong Kong
Hong Kong, MarketWatch (4/3) - Saham-saham China daratan tergelincir tajam pada Senin pagi, juga menyeret bursa Hong Kong setelah sektor properti mencatat kerugian terbesarnya pasca peringatan Beijing untuk membatasi kenaikan harga-harga properti yang cukup tinggi saat ini.

Shanghai Composite jatuh 2,3% menjadi 2,305.92 pada awal perdagangan, merobohkan Hang Seng China Enterprises Index sebesar 1,4% menjadi 11,186.80 di Hong Kong, sementara Hang Seng Index turun 0,7% menjadi 22,722.71.

Saham Gemdale Corp dan Poly Real Estate Group Co turun pada batas harian sebesar 10% di Shanghai, setelah Dewan Negara memperkenalkan aturan ketat untuk mengekang kegiatan spekulatif menjelang sidang tahunan Kongres Rakyat Nasional, parlemen China. Saham China Vanke Co turun 4,9% di Shenzhen.



Langkah pengekangan tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa Beijing tidak akan mentolerir harga-harga perumahan yang tidak terjangkau, menyeret turun saham-saham sejenis yang terdaftar di bursa Hong Kong seperti China Resources Land Ltd dan China Overseas Land & Investment Ltd yang masing-masing turun 5,5% dan 3,9%g.

Saham-saham terkait dengan konstruksi seperti sektor semen dan logam terpukul baik di bursa Cina daratan maupun di Hong Kong. (brc)

No comments:

Post a Comment