Tuesday, July 30, 2013
US Stocks flat but Nasdaq outperforms as Fed meets
Gold eases in quiet trade, all eyes on Fed meeting
Dolar naik, Saham mengupas keuntungan seiring pertemuan bank sentral
Monday, July 29, 2013
Wall St melemah jelang hasil rapat the Fed
Emas melemah pasca gain tiga pekan
Gold eases after 3-week gain, investors await Fed meet
Treasury Memotong Perkiraan Pinjaman Sebesar $ 14 Miliar untuk kuartal ini
Sunday, July 28, 2013
Emas catat weekly gain 3 persen, komentar Fed jadi fokus
Jelang Pertemuan Fed, Pekan Ini Bursa AS Mixed
Bursa HK berakhir 0.31% lebih tinggi
U.S. Stocks Erase Losses as Investors Weigh Earnings, Economy
Thursday, July 25, 2013
Asian Stock Futures Fall as Dollar Holds Drop After Data
Saham-saham AS berakhir positif
U.S. Stocks Advance as Investors Weigh Data, Earnings
Klaim tunjuangan pengangguran dukung outlook pertahankan stimulus, emas diselesaikan naik
Gold Rises as Jobless Claims Bolster Outlook for Stimulus
Wednesday, July 24, 2013
Japan Seen Needing $50 Billion Package to Cushion Sales-Tax Rise
Saham-saham AS turun, investor menimbang kinerja laba
Emas jatuh 2 persen seiring peningkatan outlook ekonomi
Tuesday, July 23, 2013
Terbebani prospek laba, stimulus buat S&P berakhir rendah
Aturan pajak impor tambahan India bebani harga emas
Gold Falls From One-Month High as India Adds Import Rule
Treasury Terjatuh seiring Penurunan Demand pada Lelang Note Obligasi
Monday, July 22, 2013
Yen Mempertahankan Kenaikannya seiring Hongkong Berjangka Mengikuti Saham Lebih Tinggi
IMF bergerak Menuju Keterbukaan
IMF inches toward openness, but challenges remain
Saham A.S Menguat seiring Pertimbangan Laba
Sunday, July 21, 2013
Wall Street berada pada Pekan Terdepannya
Wall St. Week Ahead: As Fed takes a backseat, earnings rule market
Saham AS Naik seiring Laba GE Melebihi Kemerosotan Sektor Teknologi
U.S. Stocks Rise as GE Earnings Outweigh Technology Slump
Spesifikasi Obligasi Beralih sedikit Bullish Menjelang Pernyataan Bernanke
Thursday, July 18, 2013
Bernanke mengatakan Resiko Kontrak Unwinding Meningkatkan Biaya Pinjaman
Bernanke Says Gold Weaker With Disaster Insurance Demand
Leading Index Tidak berubah sebagai Tanda Rebound AS Terbatas
Tuesday, July 16, 2013
Saham AS melemah ditengah turunnya Coca Cola, debat stimulus
Emas naik dibelakang depresiasi dolar
Gold Rises for Sixth Time in Seven Days as Dollar Falls
Saham AS Jatuh
Monday, July 15, 2013
A.S mendukung Peran IMF di Eropa
U.S. supports IMF's role in Europe: Treasury official
Emas Bergerak Turun
S&P 500, Dow climb to record closing highs again
|
MarketWatch (16/7) NEW YORK -- U.S.
stocks posted modest gains on Monday, with the S&P 500 and the Dow
Jones Industrial Average climbing to record closing highs, after banking
giant Citigroup Inc. reported better-than-expected earnings and China's
second-quarter growth matched expectations. At 4 p.m. Eastern, the
S&P 500 was up 2.38 points, or 0.1%, to 1,682.48, rising for an 8th
consecutive session. The Dow industrials gained 20 points, or 0.1%, to
15,484.34 and the Nasdaq Composite index climbed 7.41 points, or 0.2%,
to 3,607.49.
http://www.marketwatch.com/story/sp-500-dow-climb-to-record-closing-highs-again-2013-07-15 |
Sunday, July 14, 2013
Dolar Memegang Keuntungan Sebelum Data Penjualan Ritel Ditengah Spekulasi Fed
Emas perpanjang reli pekan lalu jelang rilis data GDP China
Bloomberg,
(15/7) - Emas memperpanjang kenaikan mingguan terbesar sejak 2011 dan
logam mulia lainnya reli pada prospek bahwa AS akan mempertahankan
stimulus moneternya. Dollar Australia dan dollar Selandia Baru menguat
menjelang rilis data ekonomi China yang banyak diprediksi oleh para
ekonom untuk tetap menunjukkan perlambatan pertumbuhan di kuartal kedua.Emas
naik 0,4 persen menjadi $ 1,290.04 per ounce pada pukul 09:09 pagi di
Tokyo, sementara perak naik 0,5 persen dan paladium serta platinum
ikutan menguat. Aussie (dollar Australia) menguat sebesar 0,2 persen
setelah jatuh ke level terlemah sejak Agustus 2010 pada Jumat lalu. Kiwi
(dollar Selandia Baru) naik sebesar 0,2 persen, memangkas penurunan
sebesar 1 persen pada akhir pekan lalu. Index saham regional MSCI Asia
Pacific naik 0,1 persen, dengan pasar saham Jepang ditutup untuk libur
nasional. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 naik sebesar 0,1
persen setelah meningkat ke rekor tertinggi pada 12 Juli lalu.Ketua Federal Reserve, Ben S. Bernanke pekan lalu mengatakan bahwa AS masih membutuhkan kebijakan moneter yang sangat akomodatif untuk masa mendatang. Ini memperkuat daya tarik emas sebagai penyimpan nilai. Ekonomi China, terbesar kedua di dunia, diperkirakan mengalami ekspansi sebesar 7,5 persen dalam tiga bulan terakhir sampai 30 Juni lalu, menurut rata-rata perkiraan dari 45 ekonom sebelum data GDP tersebut dirilis pagi ini, setelah pada kuartal pertama pertumbuhan ekonomi mencatat perlambatan menjadi 7,7 persen. Menteri Keuangan China, Lou Jiwei mengatakan Jumat lalu bahwa pertumbuhan pada tahun 2013 mungkin akan berada di bawah target.
'Fokus utama hari ini adalah pada data China, terutama untuk negara-negara seperti Australia, karena tidak ada keraguan bahwa perekonomian negara itu telah kehilangan momentum pertumbuhannya,' ungkap Mark Smith, senior ekonom dari ANZ Bank New Zealand Ltd, pemberi pinjaman terbesar di negara itu. 'Namun secara luas, orang-orang masih sangat terfokus kepada The Fed.' (brc)

























