INILAH.COM, New York -
Pernyataan pejabat Fed tentang semakin dekatnya pembatasan pembelian
aset telah meruntuhkan bursa AS pada Selasa (6/8/2013) dini hari tadi.
Apalagi Wall Street telah menguat dengan dukungan laporan pertumbuhan
yang positif dari sektor jasa. Ekuitas masuk periode konsolidasi setelah
mencerna beberapa kenaikan.
Indeks Dow Jones lebih rendah 0,3%
ke 1.612,13 seiring pelemahan saham United Technologies Corp 1,05%.
Indeks S&P merosot 0,2% ke 1.707,14 meskipun saham Facebook menguat 3
persen. Indeks Nasdaq lebih tinggi 0,09% menjadi 3.692,95.
Presiden Fed Bank of Dallas, Richard Fisher menegaskan investor jangan
mengandalkan kelanjutan stimulus Fed senilai US$85 miliar per bulan
dalam jangka panjang.
'Pejabat Fed melaporkan apa yang sudah
kita ketahui, bahwa mereka mengingatkan ketika akan mengurangi
pelonggaran kuantitatif,' kata analis Bank Wealth Management, Terry
Sandven.
Pernyataan Fisher seiring laporan positif industri
jasa AS di bulan Juli. The Institute for Supply Management’s
nonmanufacturing index naik menjadi 56 persen dari 52,2 persen di bulan
Juni.
No comments:
Post a Comment