
INILAH.COM, New York - Bursa saham
Amerika Serikat ditutup melemah pada Jumat (9/8/2013) waktu New York
seiring fokus investor terhadap rencana the Federal Reserve ke depan.
Sementara
itu, dolar kembali menguat. Indeks saham Dow Jones melemah 72,81 poin
atau 0,47% ke level 15.425,51. Indeks S&P 500 melemah 6,60 poin atau
0,36% ke level 1.691,42. Indeks saham Nasdaq melemah 9,02 poin atau
0,25% ke level 3.660,11.
Pada pekan ini, bursa saham Amerika
cenderung bergerak melemah dengan pelaku pasar menemukan beberapa
katalis. Akan tetapi volume perdagangan cenderung tipis. Sepekan ini,
indeks S&P telah melemah 1,1% setelah beberapa pejabat the Federal
Reserve mengisyaratkan pengurangan stimulus pada akhir 2013.
'Pelaku
pasar mencari tahu menjelang pertemuan FOMC pada September, dan prospek
ke depan untuk the Fed mulai mengurangi stimulusnya,' ujar Michael
Sheldon, Chief Market Strategist RDM Financial, seperti dikutip dari
yahoofinance, Sabtu (10/8/2013).
Sementara itu, dolar kembali
menguat pada Jumat pekan ini. Dolar naik sekitar 0,2%. Investor telah
menunggu penguatan dolar ini seiring rencana The Fed mengurangi
pembelian obligasi sepanjang ekonomi Amerika Serikat membaik. Hal itu
dapat menguatkan dolar dan imbal hasil Amerika Serikat akan lebih baik
lagi.
Selain itu, harga obligasi sedikit berubah pada Jumat pekan ini. Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun naik 2,578%.
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2018423/minim-sentimen-bursa-as-ditutup-melemah
No comments:
Post a Comment