
Bloomberg (21/8) – Treasury naik untuk
pertama kalinya selama empat hari terakhir pada spekulasi sebuah
penarikan stimulus oleh pihak the Fed yang dapat mempengaruhi melemahnya
kondisi ekonomi pada negara berkembang, memicu demand terhadap
keselamatan hutang pemerintah A.S.
Yield 10 tahun A.S jatuh
sebanyak tujuh basis poin, atau sebesar 0.07 persentase poin menuju
sebanyak 2.81% pada jam 5 sore di New York, berdasarkan harga trader
obligasi Bloomberg.
Note obligasi acuan sebesar 2.5% yang jatuh
tempo pada bulan Agutus 2023 telah naik sebanyak 18/32, atau $5.63 per
$1,000 nilai nominal menjadi 97 9/32, yield tersebut naik menjadi 2.90%
dihari kemarin, yang merupakan level tertinggi sejak bulan Juli
2011.(tito)
No comments:
Post a Comment