
BBC, (22/9) -- Pemerintah dan warga di
Hong Kong bersiap menghadapi Topan Usagi, yang diperkirakan akan
menjadi badai paling dahsyat yang menerjang Hong Kong selama lebih 30
tahun.
Para pejabat mengatakan kegiatan di pelabuhan Hong Kong -salah satu pelabuhan paling sibuk di dunia- untuk sementara dihentikan.
Penerbangan
juga telah dibatalkan. Para petugas cuaca memperingatkan munculnya
banjir akibat besarnya gelombang dan angin kencang.
Pemerintah
Hong Kong mengatakan bila situasi di kawasan ini tidak membaik kegiatan
bisnis, termasuk bursa saham, akan ditutup pada hari Senin (23/09).
Para
teknisi yang bekerja di pusat pembangkit listrik tenaga nuklir di
Guangdong telah mengambil berbagai langkah untuk memastikan instalasi
ini aman.
Sementara itu ribuan perahu nelayan di Delta Sungai
Mutiara diambil dan ditempatkan di darat untuk mencegah perahu-perahu
ini rusak atau terlempar oleh gelombang tinggi.
Kantor berita Xinhua mengatakan jumlah perahu yang dipindahkan dari delta tak kurang dari 44.000.
Kecepatan Usagi, yang dalam bahasa Jepang berarti kelinci, bisa mencapai 156 km/jam.
Setidaknya dua orang tewas ketika Topan Usagi Klik melewati Selat Luzon yang memisahkan Taiwan dan Filipina.
Tak kurang dari 3.000 warga diungsikan ketika Usagi melewati Taiwan.
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130922_usagi_hongkong.shtml
No comments:
Post a Comment