
WASHINGTON (19/9) - MarketWatch —
Pihak the Fed terjebak pada strategi pembelian obligasinya yang secara
besar-besaran dihari Rabu, mengutip dari pertumbuhna A.S yang lamban
dalam sebuah pergerakan yang mengejutkan market sektor keuangan.
Dengan
voting 9 banding 1, the Fed memilih untuk tetap membeli surat hutang
sebesar $85 Milyar perbulan dan mengatakan bahwa akan menunggu kebih
banyak bukti kemajuan ekonomi.
Pihak perbankan mengutip kenaikan
tingkat hipotek dan mengurangi anggaran belanja the Fed sebagai angin
haluan yang “dapat memperlambat laju perkembangan dalam kondisi
ekonomi.” ” Read text of FOMC statement.
Sementara dalam sebuah
konferensi pers, ketua the Fed Ben Bernanke mengatakan bahwa pihak
perbankan kemungkinan masih akan mempertimbangkan program pembeliannya
sebelum akhir tahun ini, namun itu tergantung pada penguatan dalam
tingkat pertumbuhan dan laju dari perekrutan tenaga kerja.
“Kami
dapat dapat mulai dikemudian hari pada tahun ini, tapi jika kita
melakukan hal tersebut, langkah setelah tanggal neraca akan menjadi
bergantung pada kelanjutan tingkat kemajuan dalam kondisi
ekonomi,”berdasarkan pernyataan Bernanke, “Jadi kami terikat pada data
tersebut, kami tidak memiliki jadwal kalender yang pasti.”
Bernanke
juga menyatakan bahwa the Fed tidak berencana untuk menaikkan suku
bunga jangka pendek dalam jangka waktu dekat, selain itu mayoritas suara
terbanyak dari pihak otoritas perbankan tidak memperkirakan kenaikan
tingkat hingga paling cepat ditahun 2015, dan meski begitu, mereka
kemungkinan tidak akan mencapai 2% hingga setidaknya tiga tahun dari
sekarang.(tito)
http://www.marketwatch.com/story/in-surprise-fed-decides-not-to-taper-2013-09-18
No comments:
Post a Comment