New York, Bloomberg (15/10) – Saham-saham AS jatuh menyusul reli empat
hari pada indeks 500 Standard & Poor setelah anggota parlemen gagal
mencapai kesepakatan untuk memperpanjang batas pinjaman pemerintah yang
hanya kurang dari dua hari sebelum tenggat waktu.
S & P 500 jatuh 0,7 persen di 1,698.06 pada pukul 4 pm di New York.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 133,25 poin, atau 0,9 persen,
ke 15,168.01.
Indeks acuan AS tersebut turun sebanyak 0,8 persen setelah Pemimpin
Mayoritas Senat, Harry Reid menolak rencana DPR untuk menghentikan
kebuntuan fiskal dan pimpinan Senat menghentikan pembicaraan tentang RUU
yang akan mendanai pemerintah hingga 15 Januari 2014, dan menangguhkan
batas utang AS sampai 7 Februari mendatang. Namun, pembicaraan di Senat
belum berakhir, ungkap juru bicara pemimpin tertinggi Senat.
DPR kemudian akan merevisi rencana yang akan memperpanjang pendanaan
pemerintah hingga 15 Desember, bukan 15 Januari 2014, kata Perwakilan
Devin Nunes dari California yang telah bertemu dengan para pemimpin.
Pemungutan suara bisa dilaksanakan secepat malam ini.
Usulan DPR yang baru akan menghalangi subsidi pemerintah terhadap
asuransi kesehatan bagi anggota staf kongres, bersama dengan anggota
parlemen dan pejabat pemerintah tingkat tinggi, kata Nunes.
Kebuntuan Kongres telah membuat sebagian pemerintah ditutup sejak 1
Oktober dan bisa mengarah tertembusnya batas pinjaman pemerintah federal
pada 17 Oktober mendatang. (brc)
|
No comments:
Post a Comment