|
Harga
minyak turun sebanyak 1,9 persen. Perjanjian ditandatangani kemarin di
Jenewa membatasi program atom Iran dalam pertukaran untuk sebanyak US$ 7
miliar bantuan dari sanksi selama enam bulan. Ekspor minyak negara itu
akan diadakan untuk sekitar 1 juta barel per hari di bawah pembatasan
yang tetap berlaku.
Minyak
WTI untuk pengiriman Januari turun 78 sen, atau 0,8 persen, ke level
US$ 94,06 per barel pada pukul 01:51 di New York Mercantile Exchange.
Volume perdagangan sebesar 8,6 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga
berakhir naik pada perdagangan pekan lalu untuk pertama kalinya sejak
tujuh hari terakhir yang berakhir pada tanggal 4 Oktober.
Minyak
Brent untuk pengiriman Januari naik 5 sen menjadi US$ 111,10 per barel
di London ICE Futures Europe yang berbasis pertukaran setelah jatuh
sebanyak 2,7 persen. Volume semua perdagangan berjangka adalah sebesar
14 persen di atas rata-rata 100 hari.
Minyak
Brent, patokan untuk setengah minyak mentah dunia, lebih tinggi sebesar
US$ 17,04 dibandingkan dengan minyak WTI, menuju bentangan terluas pada
delapan bulan terakhir. Ini menyusut sebanyak US$ 1,89 ke level US$
14,32 dalam perdagangan intraday berita dari kesepakatan Iran. (izr)
|
No comments:
Post a Comment