
BBC, (22/9) -- Pemungutan suara sudah
dimulai pada pemilihan umum di Jerman, dengan Kanselir Angela Merkel
berupaya untuk meraih masa jabatan ketiganya untuk memimpin negara
dengan ekonomi paling kuat di Eropa itu.
Lembaga survei memprediksi partai Merkel, Kristen Demokrat, dapat mengambil jumlah terbesar kursi di parlemen atau Bundestag.
Tapi
mitra koalisi Merkel, Partai Demokrat Bebas, kemungkinan tidak dapat
memperoleh pangsa suara 5% yang diperlukan untuk memenangkan kursi.
Jika
demikian, Merkel mungkin harus mempertimbangkan koalisi dengan saingan
utama mereka, Partai Demokrat Sosial, atau koalisi dengan Partai
Sentral-Kiri, atau Partai Kiri dan Partai Hijau juga dimungkinkan.
Pemungutan suara dilakukan pada 08:00 dan ditutup pada 16.00 waktu setempat
Pemilu di Jerman sering diikuti dengan periode beberapa pekan pembicaraan koalisi sebelum bentuk akhir dari pemerintah muncul.
Pada Sabtu (21/09) kemarin, partai-partai utama mengadakan kampanye besar terakhir untuk menyampaikan kesimpulan akhir.
Di
Berlin, Merkel meminta pemilih untuk tetap memilihnya dan melanjutkan
kebijakan pemerintahan yang sudah ada hingga 2017 mendatang.
'Saya
meminta orang-orang di German untuk memberikan kami mandat yang kuat,
sehingga saya dapat melanjutkan pelayanan kepada Jerman untuk mepat
tahun mendatang, untuk Jerman yang lebih kuat, sebuah negara yang sangat
dihormati di Eropa, yang akan membela kepentingan negaranya dan juga
berteman dengan banyak negara.'
Di Frankfurt, Peer Steinbrueck
-yang memimpin Partai Sosial Demokrat, mengatakan kepada para
pendukungnya untuk percaya pada kemenangan.
'Pemilih yang memutuskan,' katanya. 'Tak perlu berkomentar sebelum ada hasilnya.'
'Ini
bukan permainan, jangan percaya bahwa hasilnya sudah ditentukan. Saya
akan meminta rasa hormat terhadap pilihan warga. Karena ini adalah soal
mereka, bukan lembaga survei, atau pengamat yang akhirnya menentukan
hasil pemilu.'
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130922_jerman_pemilu.shtml