Thursday, January 23, 2014

Indeks Berjangka Asia Dan AS Jatuh Pasca Yen, Emas Naik

Bloomberg, (24/01) -- Indeks berjangka Asia jatuh dibarengi saham AS karena yen naik tajam sejak September di tengah kekacauan mata uang negara berkembang (emerging-market). Dolar Australia berada di dekat 3 ½ tahun terendah, sementara obligasi negara tersebut diikuti Treasuries lebih tinggi seiring emas dan gas alam memimpin kenaikan pada sektor komoditas.
Indeks Nikkei 225 Stock Average berjangka turun setidaknya 1,5 persen di Osaka dan Chicago karena yen naik 1,2 persen versus greenback. Indeks S & P / ASX 200 Australia turun sebanyak 0,2 persen dengan Dow Jones Industrial Average ditutup pada level terendahnya satu bulan. Dolar Australia diperdagangkan di dekat level terendah sejak Juli 2010, sementara hasil obligasi 10-tahun jatuh di hari kedua setelah Treasuries jatuh tempo yang sama naik. Emas naik ke level tertinggnyai dua bulan sementara gas berjangka menguat untuk hari ketiga.
Indeks MSCI Asia Pacific menurun untuk minggu keempat, menetapkan untuk penurunan terpanjang dalam 18 bulan terakhir. Sementara dolar merosot terhadap euro dan yen kemarin, itu menjadi dasar di pasar negara berkembang seperti Argentina mendevaluasi peso dan Turki campur tangan untuk menghentikan penurunan lira ke rekornya. Samsung Electronics Co bergabung Kia Motors Corp dalam mancatat pendapatan hari ini setelah Microsoft Corp memperpanjang kenaikan di perdagangan AS setelah perusahaan tersebut melaporkan hasil kuartalannya lebih baik dari perkiraan sebelumnya.(yds)

No comments:

Post a Comment