Emas turun untuk ketiga kalinya dalam
empat sesi terakhir sejalan dengan mata uang emerging-market yang
mengalami rebound menurunkan permintaan akan logam mulia sebagai sebuah
alternatif investasi.
 Rand Afrika selatan dan lira Turki menguat
terhadap dollar. Kedua mata uang tersebut melemah lebih dari 6% terhadap
dollar pada tahun ini hingga kemarin. Indeks Spot GSGI Standard &
Poor dari 24 komoditasnaik untuk pertama kalinya dalam empat sesi
terakhir. Emas naik 3.1% pada bulan lalu. Emas berjangka untuk
pengiriman bulan April jatuh sebesar 0.7% ke level penyelesaian
$1,251.20 per ounce pada pukul 2 siang di Comex, New York. Harga naik
sebesar 1.6% kemarin, kenaikan tajam sejak tanggal 23 Januari lalu,
sejalan dengan ekuitas global yang mengalami penurunan dan aksi jual
mata uang di emerging-market yang meningkat. BullionVault, sebuah
jasa online bagi para investor untuk membeli dan menjual emas dan perak
fisik, menurut Indeks Gold Investor tergelincir ke level 18 bulan
terendahnya di bulan Januari sebesar 51.9 sejaaln dengan harga mencatat
kenaikan bulanan pertamanya sejak bulan Agustus lalu. Angka pembacaan
diatas 50 mengindikasikan adanya pembeli yang melebihi dari penjual. Logam
mulia tergelincir sebesar 28% pada tahun lalu sejalan dengan beberapa
investor kehilangan kepercayaan pada logam sebagai tempat lindung nilai
pasca pemulihan ekonomi AS yag menarik gain. Federal Reserve menyatakan
pada pekan lalu bahwa akan memangkas pembelian obligasi bulanannya
sebesar $10 miliar. Perak berjangka untuk pengirman bulan Maret catat gain sebesar 0.1% ke level $19.422 per ounce. Palladium
berjangka untuk pengiriman bulan Maret turun sebesar 0.4% ke level
$700.10 per ounce di New York Mercantile Exchange, penurunna kesembilan
secara berturut-turut dan penurnan tertinggi sejak bulan Maret tahun
2011. Platinum berjangka untuk pengiriman bulan April jatuh sebesar 1% ke level $1,373.40 per ounce. Anglo
American Platinum Ltd., Impala Platinum Holdings Ltd. dan Lonmin Plc,
produsen terbesar tersebut, memulai pembicaraan kembali mengenai upah
pada hari ini dengan Asosiasi Pekerja Tambang dan Himpunan Pengembang,
yang telah melakukan pemogokan sejak tanggal 23 Januari lalu. Himpunan
tersebut merepresentasikan lebih dari 70,000 anggota. (bgs) Sumber : Bloomberg
|
No comments:
Post a Comment