English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Thursday, July 11, 2013

Gold Rises to Two-Week High as Bernanke Backs Sustained Stimulus

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:37 PM No comments


Bloomberg, (11/7) -- Gold futures rallied to a two-week high after Federal Reserve Chairman Ben S. Bernanke said yesterday that the U.S. needs “highly accommodative monetary policy for the foreseeable future.” Silver also gained.

Bullion slumped 23 percent last quarter as Bernanke said that the central bank may reduce its $85 billion of monthly asset purchases this year. Minutes of a Fed policy meeting released yesterday showed many officials wanted to see more signs of improving employment before backing a cut in bond buying. The number of Americans filing for unemployment benefits unexpectedly increased to a two-month high in the week ended July 6, Labor Department figures showed today.

“Gold got a boost after Bernanke gave the impression that tapering is currently a distant dream,” Carlos Perez-Santalla, a New York-based broker at Marex North America LLC, said in a telephone interview. “Today’s data further cements the fact that the economy has not completely recovered.”

Gold futures for August delivery climbed 2.6 percent to settle at $1,279.90 an ounce at 1:46 p.m. on the Comex in New York, the biggest jump for a most-active contract since July 1. Earlier, the precious metal touched $1,297.20, the highest since June 24, the last time the price topped $1,300.

Trading was 24 percent higher than the average of the past 100 days for that time of day, according to data compiled by Bloomberg.

“Sentiment will now be to the upside, and the market will be looking for an attempt on $1,300,” David Govett, head of precious metals at Marex Spectron Group in London, said today in a report.

Wall St. catat rekor penutupan terbaru

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:55 PM No comments


New York, Bloomberg (11/07) – Saham-saham AS melonjak, membawa Indeks Standard & Poor 500 ke level rekor penutupan tertinggi mengikuti Ketua Federal Reserve, Ben S. Bernanke yang masih mendukung keberlanjutan stimulus moneter.

Index S & P 500 naik 1,4 persen menjadi 1,675.02 pada pukul 4 pm di New York. Index tersebut mengalahkan rekor penutupan 1,669.16 yang tercatat 21 Mei lalu dan menghapus kerugian sejak Bernanke pertama kali mengusulkan the Fed untuk mengekang stimulus tahun ini. Indeks Dow Jones Industrial Average melompat 169,26 poin, atau 1,1 persen ke posisi 15,460.92, juga capai rekor.

Stimulus bank sentral telah menjadi bahan bakar reli di saham seluruh dunia, dengan indeks acuan AS melonjak 148 persen dari terendah Maret 2009. Index S & P 500 telah naik selama enam hari berturut-turut, kemenangan beruntun terpanjang sejak 11 Maret, dan menuju kenaikan mingguan terbesar sejak 4 Januari.

Bernanke kemarin mengatakan bahwa 'kebijakan moneter akomodatif untuk masa mendatang' masih sangat diperlukan dalam perekonomian terbesar di dunia tersebut. Ketua the Fed berbicara hanya tiga jam setelah bank sentral merilis risalah dari pertemuan 18-19 Juni lalu yang menunjukkan bahwa sekitar setengah dari 19 peserta dalam Federal Open Market Committee ingin menghentikan program pembelian obligasi bulanan senilai $ 85 milyar pada akhir tahun.

Namnun pada saat yang sama, risalah rapat tersebut menunjukkan bahwa banyak pejabat the Fed terlebih dahulu ingin melihat lebih banyak tanda-tanda membaiknnya pasar tenaga kerja sebelum memangkas atau menghentikan pembelian obligasi yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif (QE) tersebut. (brc).

S&P 500 Rises to Record Close as Bernanke Backs Stimulus

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:53 PM No comments


Bloomberg, (11/7) -- U.S. stocks jumped, sending the Standard & Poor’s 500 Index to a record closing level, as Federal Reserve Chairman Ben S. Bernanke backed sustained monetary stimulus.

The S&P 500 gained 1.4 percent to 1,675.02 at 4 p.m. in New York. The index topped the closing record of 1,669.16 reached May 21, erasing losses since Bernanke first suggested the Fed might curb stimulus this year. The Dow Jones Industrial Average jumped 169.26 points, or 1.1 percent, to 15,460.92 today, also a record.

Central bank stimulus has helped fuel a rally in stocks worldwide, with the benchmark U.S. index surging 148 percent from its March 2009 low. The S&P 500 has advanced for six straight days, the longest winning streak since March 11, and is heading toward its biggest weekly gain since Jan. 4.

Bernanke said yesterday that “highly accommodative monetary policy for the foreseeable future” was needed in the world’s largest economy. The Fed chairman spoke just three hours after the central bank released minutes of the June 18-19 gathering showing that about half of the 19 participants in the Federal Open Market Committee wanted to halt $85 billion in monthly bond purchases by year end.

At the same time, the minutes showed many Fed officials wanted to see more signs employment is improving before backing a trim to bond purchases known as quantitative easing.

Data today showed the number of Americans filing for unemployment benefits unexpectedly increased to a two-month high. The Labor Department last week released its jobs report for the month of June, showing the economy added 195,000 jobs, exceeding estimates, while the unemployment rate was unchanged at 7.6 percent.

Emas naik ke level tertinggi 2 pekan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:51 PM No comments


New York, 11/07 (Bloomberg) – Emas berjangka reli ke level tertinggi dua minggu setelah Ketua Federal Reserve, Ben S. Bernanke kemarin mengatakan bahwa AS membutuhkan 'sangat membutuhkan kebijakan moneter yang akomodatif di masa mendatang.'

Bullion merosot 23 persen di kuartal terakhir setelah Bernanke mengatakan bahwa bank sentral dapat mengurangi pembelian aset bulanan senilai $ 85 milyar pada tahun ini. Risalah pertemuan kebijakan the Fed yang dirilis kemarin menunjukkan banyak pejabat ingin melihat lebih banyak tanda-tanda peningkatan di pasar tenaga kerja sebelum memangkas program pembelian obligasinya. Klaim untuk tunjangan pengangguran di AS secara tak terduga mengalami peningkatan ke level tertinggi dua bulan pada pekan yang berakhir 6 Juli lalu berdasarkan angka dari Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis hari ini.

'Emas mendapat dorongan setelah Bernanke memberikan kesan bahwa pemangkasan program saat ini adalah masih mimpi yang jauh,' kata Carlos Perez-Santalla, broker dari Marex North America LLC, dalam sebuah wawancara telepon. 'Hari ini menunjukan adanya fakta bahwa perekonomian masih belum sepenuhnya pulih.'

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus naik 2,6 persen untuk menetap di $ 1,279.90 per ounce pada pukul 1:46 p.m. di Comex, New York, lompatan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 1 Juli. Sebelumnya, logam mulia menyentuh $ 1,297.20, tertinggi sejak 24 Juni, terakhir kali harga mencapai $ 1.300.

'Sentimen sekarang adalah akan ke atas, dan pasar akan mencari upaya untuk menempuh $ 1,300 kembali,' ungkap David Govett, kepala logam mulia dari Marex Spectron Group di London hari ini dalam sebuah laporan. (brc)
 

AS Mencatat Surplus Terluas Sejak 2008

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:49 PM No comments


Bloomberg, (11/7) - Pemerintah AS mencatat surplus anggaran bulanan kurang dari lima tahun pada bulan Juni, seiring anjloknya pengeluaran sebesar 47 % dan ekonomi yang lebih kuat membantu meningkatkan penerimaan di sektor pajak,.

Penerimaan melebihi pengeluaran sebesar $ 116.5 miliar pada bulan lalu, surplus terbesar sejak bulan April 2008 yang lalu, dibandingkan dengan angka defisit pada bulan Juni 2012 sebesar  $ 59.7 miliar, Departemen Keuangan mengatakan hari ini di Washington. Hasilnya melebihi estimasi rata-rata sebesar $ 115 miliar dalam sebuah survei Bloomberg dari 21 ekonom.

Pemerintahan Obama memproyeksikan defisit anggaran federal akan menyusut pada angka $ 759 miliar yang berakhir pada 30 September tahun ini, kesenjangan terkecil dalam lima tahun seiring dengan guling pendapatan ekonomi yang lebih kuat. (rco)
 

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search