English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, December 2, 2013

Bullish Emas Alami Kemunduran disertai Penurunan Harga, Komoditas

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:49 PM No comments
Bloomberg (03/12) – Dana lindung nilai tumbuh lebih sedikit bullish pada komoditi emas untuk pekan keempat berturut, rentang terpanjang sejak November 2012, seiring dengan meningkatnya kecemasan bahwa the Fed akan mengurangi stimulus moneter yang telah mengirim harga menuju empat bulan terendah.

Data dari U.S. Commodity Futures Trading Commission menunjukkan bahwa net-long position dalam komoditi emas jatuh 28% ke level 31,735 bagi kontrak berjangka serta opsi dipekan yang berakhir ditanggal 26 November, yang terendah sejak Juni, sedangkan untuk Short bets naik 20% ke level 74,964 yang tertinggi sejak Juli, sementara taruhan Net-bullish ke seluruh 18 komoditas yang diperdagangkan A.S telah gain 11% ke level 563,786 dengan kontrak kepemilikan kacang kedelai yang naik, selain itu taruhan pada penurunan untuk harga gandum telah mencapai sebuah rekor.

Sementara itu emas sedang menuju pada penurunan tahunan pertamanya selama 13 tahun terakhir setelah reli ekuitas ke level tertingginya sejak 2008 serta gagalnya akselerasi dari inflasi, pihak otoritas the Fed memberikan sinyal ditanggal 20 November yang lalu bahwa market tenaga kerja akan cukup mengalami peningkatan guna menjamin penurunan pembelian obligasi bulanannya, sektor manufaktur A.S berakselerasi diluar dugaan pada bulan November kemarin berada dilaju tercepatnya selama lebih dari dua tahun terakhir, berdasarkan laporan dari pihak swasta yang diperlihatkan kemarin.

Kontrak berjangka mencapai level harga $1,217.10 per ons setelah penutupan perdagangan reguler pada hari kemarin di New York, yang terendah sejak tanggal 8 Juli, sementara terdapat 18 analis yang disurvey Bloomberg memperkirakan penurunan bullion dipekan ini, dengan 9 analis yang mengatakan bullish dan 3 yang netral, logam kuning tersebut jatuh 5.5% dibulan November, penurunan terbesar sejak Juni ketika harga mencapai level 34 bulan terendahnya.(tito)

Gold Bulls Retreat as Prices Drop to Four-Month Low: Commodities

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:24 PM No comments
Bloomberg (03/12) -- Hedge funds grew less bullish on gold for a fourth straight week, the longest stretch since November 2012, as mounting concern that the Federal Reserve will curb monetary stimulus sent prices to a four-month low.

The net-long position in gold fell 28 percent to 31,735 futures and options in the week ended Nov. 26, the lowest since June, U.S. Commodity Futures Trading Commission data show. Short bets rose 20 percent to 74,964, the highest since July. Net-bullish wagers across 18 U.S.-traded commodities gained 11 percent to 563,786 contracts as soybean holdings climbed. Bets on a decline for wheat prices reached a record.

Gold is heading for the first annual drop in 13 years after equities rallied to the highest since 2008 and inflation failed to accelerate. Fed policy makers signaled Nov. 20 that the labor market will improve enough to warrant slowing their $85 billion of monthly bond purchases. U.S. manufacturing unexpectedly accelerated in November at the fastest pace in more than two years, a private report showed yesterday.

Futures reached $1,217.10 an ounce after the close of regular trading in New York yesterday, the lowest since July 8. Eighteen analysts surveyed by Bloomberg News expect bullion to fall this week, nine were bullish and three neutral. The metal fell 5.5 percent in November, the biggest drop since June, when prices reached a 34-month low.
 
Bloomberg (03/12) - Indeks Jepang berjangka naik seiring yen diperdagangkan mendekati level terendahnya dalam enam bulan terakhir terhadap dolar. Nikkei berjangka pada indeks saham acuan dari Sydney sampai Korea Selatan jatuh setelah saham ekuitas AS, obligasi dan emas merosot.
Nikkei 225 Stock Average berjangka naik menjadi 15.830 dengan pada pukul 03:00 pagi di Osaka dan diperdagangkan pada level 15.750 di Chicago setelah indeks ditutup pada level 15,655.07 kemarin. Yen sedikit berubah pada level harga 102,92 per dolar setelah menembus level 103 kemarin untuk pertama kalinya sejak bulan Mei. Kontrak berjangka pada indeks S&P/ASX 200 Sydney turun 0,6 persen. Indeks Standard & Poor 500 turun 0,3 persen di New York, sementara obligasi imbal hasil tenor 10 tahun naik lima basis poi . Emas turun 2,7 persen kemarin dan menyentuh level terendahnya hampir dalam lima bulan terakhir.
Jepang Memperbaharui basis moneternya pada hari ini, sementara Australia diproyeksikan untuk mempertahankan kunci suku bunga pada rekor terendahnya. Di Cina, di mana indeks pengukur pabrik untuk bulan November melampaui perkiraan analis, indeks non-manufaktur dirilis seiringi Goldman Sachs Group Inc memprediksi pada tahun depan akan memberikan reli terbesar sejak tahun 2009 untuk saham Hong Kong yang diperdagangkan. Sektor manufaktur A.S tumbuh di laju tercepat dalam lebih dari dua tahun terakhir pada bulan lalu, seiring investor meninjau data untuk petunjuk tentang prospek stimulus Federal Reserve. (izr)

Nikkei Futures Climb as Yen Maintains Slide While Gold Retreats

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:18 PM No comments
Bloomberg (03/12) -- Japanese index futures climbed as the yen traded near a six-month low versus the dollar. Futures on stock gauges from Sydney to South Korea fell after U.S. equities declined with Treasuries and gold slumped.
Nikkei 225 Stock Average futures rose to 15,830 by 3 a.m. in Osaka and traded at 15,750 in Chicago after the index closed at 15,655.07 yesterday. The yen was little changed at 102.92 per dollar after breaching 103 yesterday for the first time since May. Futures on Sydney’s S&P/ASX 200 Index dropped 0.6 percent. The Standard & Poor’s 500 Index lost 0.3 percent in New York while 10-year Treasury yields rose five basis points. Gold slid 2.7 percent yesterday and touched an almost five-month low.
Japan updates its monetary base today, while Australia is projected to keep key interest rates at a record low. In China, where factory gauges for November exceeded analysts’ estimates, a non-manufacturing index is due as Goldman Sachs Group Inc. predicts next year will deliver the biggest rally since 2009 for Hong Kong-traded stocks. U.S. manufacturing grew at the fastest pace in more than two years last month, as investors review data for clues on the outlook for Federal Reserve stimulus.
 

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search