English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, December 18, 2013

Emas Jatuh dalam Perdagangan Volatile Pasca Pengurangan Stimulus the Fed

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:53 PM No comments
NEW YORK (19/12) - Reuters – Emas jatuh sekitar 1% dalam fluktuasi perdagangan dihari Rabu, setelah the Fed A.S menurunkan perkiraan tingkat inflasi dan memberikan sinyal prospek yang lebih baik untuk ekonomi seiring dengan diumumkannya rencana untuk memangkas stimulus pembelian obligasinya.

Terdapat sejumlah support pada awal dari akhir yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk kondisi ekonomi A.S, sementara bank sentral mengatakan akan mengurangi pembelian asset bulanannya hingga $10 Milyar, menurunkannya menjadi sebesar $75 Milyar.

Semula bullion naik setelah bank sentral A.S yang mengatakan bahwa “kemungkinan akan sesuai” untuk mempertahankan tingkat suku bunga semalam mendekati angka nol “ sekaligus melewati waktu” bahwa tingkat pengangguran jatuh dibawah 6.5%, khususnya jika ekspektasi terhadap inflasi tetap berada dibawah target.

Pada sesi sebelumnya logam kuning tersebut turun seiring mata uang dollar memperpanjang relinya dan index ekuitas S&P 500 yang naik hampir 2% menuju penutupan direkor tertinggi.

Spot emas turun 0.8% berada dilevel harga $1,219.21 per ons pada jam 4:15 siang (21.15 GMT), yang merupakan sesi terendahnya dilevel $1,215.70, tepat $4 diatas lima bulan terendah dilevel $1,211.44 yang ditetapkan pada tanggal 4 Desember.

Komoditi emas berjangka untuk pengiriman Februari ditutup naik $4.90 dilevel $1,235 sebelum pengumuman the Fed.
Turnover yang terjadi masih bersifat lemah, dengan pertimbangan market emas yang volatile, dengan volume perdagangan yang berada dikisaran 10% berada dibawah rata-rata 30 hari, berdasarkan data pendahuluan Reuters.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/12/18/markets-precious-idUSL3N0JX1Z720131218

Gold drops in volatile trade after Fed says to cut stimulus

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:51 PM No comments
NEW YORK (19/12) - Reuters - Gold fell about 1 percent in choppy trade on Wednesday, after the U.S. Federal Reserve lowered its inflation forecast and signalled better prospects for the economy as it announced plans to trim its bond-buying stimulus.

In what amounts to the beginning of the end of its unprecedented support for the U.S. economy, the central bank said it would reduce its monthly asset purchases by $10 billion, bringing them down to $75 billion.

Bullion initially rose after the U.S. central bank said it 'likely will be appropriate' to keep overnight rates near zero 'well past the time' that the jobless rate falls below 6.5 percent, especially if inflation expectations remain below target.

The metal tumbled in late sessions as the dollar extended its rally and the S&P 500 equities index rose nearly 2 percent to close at a record high.

Spot gold was down 0.8 percent at $1,219.21 an ounce by 4:15 p.m. EST (2115 GMT). Its session low was $1,215.70, only $4 above a five-month low of $1,211.44 set on Dec. 4.

U.S. gold futures for February delivery settled up $4.90 an ounce at $1,235 prior to the Fed announcement.

Turnover was weak, considering the volatile gold market. Trading volume was about 10 percent below its 30-day average, preliminary Reuters data showed.

http://www.reuters.com/article/2013/12/18/markets-precious-idUSL3N0JX1Z720131218
 
Bloomberg (19/12) – Saham-saham AS melonjak, menghantarkan indeks acuan ke rekor tertinggi, sementara Treasuri jatuh pasca Federal Reserve menyatakan cukup percaya di pasar tenaga kerja untuk pengurangan stimulus sementara masih menjanjikan untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol. Komoditas dan dolar menguat.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 292,71 poin menjadi 16,167.97 dan indeks Standard & Poor 500 naik 1,7 persen menjadi 1,810.65 pada pukul 04:12 sore di New York, kenaikan terbesar dalam dua bulan terakhir. Indeks acuan volatilitas ekuitas AS turun ke terbesarnya sejak bulan Oktober yang lalu. Yields Treasury sepuluh tahun naik lima basis poin menjadi 2,89 persen. Greenback melonjak ke tertinggi lima - tahun terhadap yen dan naik terhadap sebagian besar mata uang utama. Bensin, perak dan kopi memimpin kenaikan komoditas.

The Fed mengumumkan rencana untuk mengurangi pembelian obligasi bulanannya sampai $ 75 miliar dari sebelumnya $ 85 miliar, mengambil langkah pertama ke arah unwinding menempatkan stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya di tempatnya oleh Ketua Ben S. Bernanke untuk membantu perekonomian pulih dari resesi terburuk sejak tahun 1930-an. Pejabat the Fed memperkirakan tingkat pengangguran akan turun ke level 6,3 persen pada akhir tahun depan, dibandingkan dengan proyeksi pada bulan September dari 6,4 persen menjadi 6,8 persen.(frk)
 

U.S. Indexes Surge to Records as Treasuries Fall on Fed Tapering

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:48 PM No comments
Bloomberg (19/12) -- U.S. stocks surged, sending benchmark indexes to record highs, while Treasuries fell as the Federal Reserve expressed enough confidence in the labor market to taper stimulus while still promising to hold interest rates close to zero. Commodities and the dollar advanced.

The Dow Jones Industrial Average soared 292.71 points to 16,167.97 and the Standard & Poor’s 500 Index rose 1.7 percent to 1,810.65 by 4:12 p.m. in New York, its biggest gain in two months. The benchmark gauge of U.S. equity volatility dropped the most since October. Ten-year Treasury yields climbed five basis points to 2.89 percent. The greenback soared to a five-year high versus the yen and climbed versus most major peers. Gasoline, silver and coffee led gains in commodities.

The Fed announced plans to cut its monthly bond purchases to $75 billion from $85 billion, taking its first step toward unwinding the unprecedented stimulus put in place by Chairman Ben S. Bernanke to help the economy recover from the worst recession since the 1930s. Fed officials predicted the unemployment rate will fall to as low as 6.3 percent by the end of next year, compared with a September projection of 6.4 percent to 6.8 percent.
 

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search