English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, October 12, 2014

Saham China di Hong Kong Jatuh Kelevel 3 Bulan Terendah

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:08 PM No comments


Saham-saham China di Hong Kong jatuh, mengirim indeks acuan ke level 3 bulan terendahnya, jelang rilis data perdagangan pada September lalu.
Saham Agile Property Holdings Ltd catat merosot tajam setelah perusahaan mengatakan bahwa ketuanya telah "di bawah kontrol" dari Kunming jaksa sejak 30 September lalu. Saham Inner Mongolia Yili Industrial Group Co dan saham Kweichow Moutai Co memimpin produsen konsumen kebutuhan pokok mengalami penurunan perdagangan China.
Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 0,6 persen ke level 10,238.86 pada pukul 09:37 waktu China, bersiap untuk penutupan terendahnya sejak 25 Juni. Indeks tersebut turun sebesar 0,5 persen pekan lalu, memangkas penurunan pada pekan kelima. Indeks Shanghai Composite turun sebesar 0,5 persen ke level 2,361.91 hari ini, level terendahnya sejak 29 September. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah sebesar 2,7 persen pekan lalu, yang merupakan level tertingginya sejak Agustus lalu, mengikuti kemerosotan sebesar 3,1 persen pada Indeks Standard & Poor 500, level terendahnya pada penurunan mingguan sejak Mei 2012 lalu.
Saham Eropa menyelesaikan penurunan mingguan terbesar sejak Mei 2012 di tengah kekhawatiran bank sentral di zona Euro yang akan menghadapi kendala dalam langkah-langkah untuk menghidupkan kembali perekonomian daerah. Indeks Emerging Markets MSCI turun sebesar 0,3 persen hari ini, memperpanjang penurunan setelah memasuki koreksi pada 10 Oktober kemarin. (knc)
Sumber : Bloomberg

Indeks Saham Berjangka China Melemah Jelang Rilis Data Perdagangan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:07 PM No comments


Indeks saham berjangka China melemah jelang rilis data perdagangan pada bulan September lalu.
Kontrak pada Indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan Oktober turun sebesar 0,2 persen ke level 2,459.80 pada pukul 09:16 waktu China. Sementara pada sektor Ekspor China melonjak sebesar 12 persen sejak bulan September tahun lalu, menurut perkiraan rata-rata dari 40 para ekonom, sebelumnya menguat sebesar 9,4 persen pada Agustus lalu. Pada sektor Impor merosot sebesar 2 persen seiring surplus perdagangan kemungkinan turun ke level $ 41,10 miliar dari level sebelumnya sebesar $ 49.84 miliar, menurut perkiraan ekonom.
Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 1,7 persen ke level 10,301.46 pada 10 Oktober kemarin. Indeks tersebut turun sebesar 0,5 persen pekan lalu, mengakhiri penurunan sepekan berturut-turut. Jadi yang disebut saham H menghapus premi dibandingkan saham China yang diperdagangkan sebelum memulai hubungan perdagangan. Indeks Shanghai Composite melemah sebesar 0,6 persen ke level 2,374.54, memangkas kenaikan mingguan.
Futures di Dow Jones Industrial Average turun sebesar 0,4 persen ke level 16,374. Indeks Dow turun sebesar 2,7 persen pekan lalu, penurunan terbesarnya sejak Agustus lalu, meskipun mengikuti kemerosotan sebesar 3,1 persen dalam Indeks Standard & Poor 500, penurunan mingguan terburuknya sejak Mei 2012 lalu. Saham Eropa menyelesaikan penurunan mingguan terbesarnya sejak Mei 2012 di tengah kekhawatiran zona Euro Bank yang akan menghadapi hambatan dalam langkah-langkah untuk menghidupkan kembali perekonomian daerah. Indeks Emerging Markets MSCI turun sebesar 0,3 persen hari ini, memperpanjang penurunan setelah memasuki koreksi pada 10 Oktober kemarin. (knc)
Sumber : Bloomberg


Bursa Saham Hong Kong melemah, indeks acuan tersebut menghapus gain pekan lalu, ditengah kekhawatiran mengenai pelambatan pertumbuhan ekonomi global. Sementara saham Agile Property Holdings Ltd. melemah.

Indeks Hang Seng tergelincir 0.5% ke level 22,985.14 pukul 9:03 pagi waktu Hong Kong, merupakan level penutupan terendah sejak 30 September lalu. Indeks Hang Seng China Enterprises atau Indeks H-share melemah 0.5% ke level 10,247.26.

Indeks Hang Seng mengalami penurunan 8.8% dari level tertingginya pada September lalu ditengah ketidakpastian mengenai suku bunga AS dan pengunjuk rasa pro-demokrasi mengganggu sektor bisnis di Hong Kong.

Pekan lalu Federal Reserve menyatakan bahwa kenaikan suku bunga diperkirakan akan ditunda karena pelambatan ekonomi di negara-negara lain yang mengancam pertumbuhan ekonomi AS. Komentar tersebut muncul 3 hari setelah hasil pertemuan bank sentral September lalu menunjukkan bahwa otoritas The Fed menyatakan kehawatirannya mengenai resiko kepada perekonomian AS dengan pelambatan ekonomi tersebut dan menguatnya dollar, yang akan menurunkan ekspor dan inflasi.

Pekan lalu International Monetary Fund menurunkan perkiraannya mengenai pertumbuhan ekonomi global pada 2015 mendatang sebesar 3.8% dari prediksi Juli lalu sebesar 4%. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Yen Catat Gain, Bursa Saham Asia Dibuka Melemah 0.4%

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:05 PM No comments


Bursa Saham Asia dan Indeks Berjangka AS melemah, memperpanjang penurunan ekuitas setelah Federal Reserve menyatakan bahwa pelambatan pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan menunda kenaikan suku bunga. Sementara yen, emas dan obligasi berjangka Treasury AS naik, dan minyak mentah turun.

Indeks MSCI Asia Pacific kecuali Indeks Jepang melemah 0.4% pukul 9:08 pagi waktu Seoul, menuju level harga penutupan terendah sejak Maret lalu. Indeks Kospi Korea Selatan tergelincir 0.7% dengan Bursa Saham Jepang hari ini tutup akibat libur nasional. Indeks Berjangka Standard & Poor 500 melemah 0.5%, setelah pekan lalu indeks acuan tersebut turun tajam sejak 2012 silam. Sementara yen naik ke level 3 pekan tertinggi setelah mata uang dari Australia hingga Korea turun. Emas melonjak 0.6%. Minyak di New York dan London perpanjang penurunan pekan lalu, turun sebesar 1.3%. Obligasi Treasury berjangka dengan tenor 10 tahun naik ke level 11 bulan tertingginya dan obligasi Australia naik.

Sementara itu, The Fed bulan ini berada pada laju penghentian pembelian obligasi, saham-saham telah mengalami penurunan ditengah kenaikan pada aset safe haven terkait kekhawatiran pemulihan ekonomi yang tidak merata dari zona Eropa dan China. Kenaikan suku bunga AS diperkirakan akan ditunda dengan adanya pelambatan ekonomi di berbagai negara, hal itu menurut Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer yang menyatakan selama pertemuan International Monetary Fund di Washington pekan ini dan Gubernur Fed Daniel Tarullo menyatakan kekhawatirannya mengenai pertumbuhan ekonomi global. Sementara China hari ini dijadwalkan akan merilis data neraca perdagangan, di Hong Kong, polisi telah memulai memindahkan penghalang jalan akibat para pengunjuk rasa memasuki pekan ke-3. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Indeks S & P 500 Catat Penurunan Mingguan Terbesar

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:05 PM No comments


Indeks Standard & Poor (SPX) 500 catat penurunan mingguan terbesarnya dalam dua tahun terakhir seiring kekhawatiran tentang laba perusahaan pembuat chip memicu kekalahan di sektor industri teknologi.
Indeks Dow Jones Industrial Average (Indu) menghapus kenaikan pada tahun ini terkait saham Intel Corp, Microsoft Corp dan Cisco Systems Inc merosot tajam sebesar 3,5 persen. Saham Microchip Technology Inc anjlok sebesar 12 persen mengatakan pendapatan kuartalan mengalami penurunan penjualan di China dan memperingatkan koreksi industri. Saham Juniper Networks Inc tenggelam sebesar 9,1 persen setelah melaporkan hasil penjualan awal yang tidak terjawab perkiraan sendiri.
Indeks S & P 500 melemah sebesar 1,2 persen ke level 1,906.09 pada pukul 04:00 waktu New York. Indeks tersebut turun sebesar 3,1 persen pada pekan ini, yang merupakan penurunan terbesar sejak Mei 2012 lalu. Indeks Nasdaq Composite merosot sebesar 2,3 persen. Indeks Dow rata-rata melemah sebesar 115 poin, atau 0,7 persen, ke level 16,543.91. (knc)
Sumber : Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search