English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, October 1, 2014

Yen Menguat Versus Dolar Tekan Saham Jepang Pada Sesi Siang

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:53 PM No comments


Saham Jepang jatuh, dengan indeks Topix menuju penurunan tertajam dalam dua bulan terakhir pasca penguatan yen terhadap dolar, serta melemahnya outlook pendapatan perusahaan eksportir.
Saham Toyota Motor Corp, yang  merupakan produsen mobil terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar, merosot sebanyak 2,9%. Perusahaan produsen bola bering yaitu Minebea Co turun sebnayka 4,4%, memperpanjang penurunan setelah setidaknya dua wakil pialangnya memangkas rating sahamnya. Mitsui Fudosan Co anjlok  3,7 %  memimpin penurunan di sektor real-estate, turun tajam di antara 33 kelompok industri Topix.
Indeks Topix turun 2% ke level 1,291.80 pada sesi istirahat perdagangan di Tokyo, menuju penurunan terbesar sejak 8 Agustus lalu, karena semua 33 kelompok industri mengalami penurunan. Indeks tersebut turun lebih dari 4% di bawah tertinggi enam tahun yang dicapai bulan lalu. Indeks Nikkei 225 merosot 1,7% ke level 15,815.45 hari ini. Sementara itu yen naik 0,1% ke level 108,77 per dolar, memperluas kenaikan sebesar 0,7% kemarin terhadap greenback.
Indeks Volatilitas Nikkei Stock Average, yang menelusuri biaya opsi pada Nikkei 225, naik 9,6% menjadi 19,21, merupakan level tertinggi dalam hampir dua bulan terakhir.(yds)
Sumber: Bloomberg

Saham Jepang Jatuh Hari Ketiga Pasca Penguatan Yen VS Dolar

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:52 PM No comments


Saham Jepang jatuh, menyeret indeks Topix turun untuk hari ketiga setelah yen menguat terhadap dolar, serta melemahnya prospek pendapatan perusahaan eksportir.
Indeks Topix turun 1,5% ke level 1,298.93 pada 09:06 pagi di Tokyo. Indeks tersebut turun 3% di bawah level tertinggi enam tahun yang dicapai bulan lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average merosot 1,3% menjadi 15,876.57 hari ini. Yen tergelincir kurang dari 0,1% ke level 108,96 terhadap dolar. Kemarin mencatat  rebound setelah melemah ke level terendah sejak 2008.
Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 flat setelah kemarin Indeks AS turun 1,3%  ke terendah tujuh pekan. Indeks Russell 2000 perusahaan lapis kedua telah jatuh lebih dari 10% dari rekor di Maret. Pabrik zona euro menurunkan harga lebih dari setahun terakhir dan manufaktur Jerman menyusut, menegaskan tantangan yang dihadapi para otoritas jelang pertemuan bank sentral hari ini.
Sementara presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi yang berjanji akan memulai program pembelian aset bulan ini seiring pihaknnya yang berusaha untuk menangkal deflasi dan memicu stagnansi perekonomian.(yds)
Sumber: Bloomberg

Sentimen Suku Bunga The Fed Tekan Bursa Asia

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:52 PM No comments


Saham-saham Asia turun, dengan indeks acuan menuju penurunan hari kelima, di tengah keprihatinan atas berakhirnya program stimulasi pembelian obligasi oleh Federal Reserve dan tanda-tanda pelemahan dalam perekonomian di kawasan euro.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1 % ke level 139,64 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo setelah kemarin terkoreksi ke level terendah dalam empat bulan. Indeks tersebut mencatatkan penurunan bulanan terbesar dalam lebih dari dua tahun pada bulan September di tengah kekhawatiran melambatnya pertumbuhan China dan bahwa Federal Reserve AS dapat meningkatkan suku bunga lebih cepat setelah mengakhiri pembelian aset. Saham AS jatuh kemarin, menghantarkan Indeks Russell 2000 terkoreksi.
Indeks Topix Jepang turun 1,3 %, penurunan terbesar dalam hampir dua bulan. Indeks Kospi Korea Selatan kehilangan 0,5 %. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,4 %, sementara Indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,3 %. Pasar saham di Hong Kong tetap ditutup hari ini, sementara pasar saham China daratan ditutup sampai 7 Oktober mendatang.
Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah. Indeks tersebut kehilangan 1,3 % kemarin ke penutupan terendah sejak 12 Agustus. Russell 2000 turun 1,5 %, memperpanjang penurunan lebih dari 10 % dari rekor yang dicapai pada bulan Maret, memenuhi definisi koreksi.
Lebih dari $ 200 miliar aset dihapus dari pasar ekuitas AS selama tiga bulan terakhir, setelah data penguatan ekonomi memicu kekhawatiran The Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diantisipasi. Perekrutan tenaga kerja di AS dipercepat untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, menurut sebuah laporan swasta jelang rilis angka payrolls bulanan yang jatuh tempo besok.
Sumber : Bloomberg

Saham AS Ditutup Melemah Seiring Indeks Russell 2000 Memasuki Koreksi

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:51 PM No comments


Saham-saham AS melemah, dengan Indeks Russell 2000 memperpanjang penurunan sebesar 10 persen, sementara imbal hasil obligasi mengalami rally terbesarnya dalam 6 pekan terakhir seiring Federal Reserve tetap pada langkah untuk mengakhiri pembelian bulan ini di tengah tanda-tanda menurunnya perekonomian di Eropa.
Indeks Standard & Poor 500 turun sebesar 1,3 persen pada pukul 04:00 waktu New York ke level terendahnya sejak 12 Agustus lalu. Indeks Russell 2000 merosot sebesar 1,5 persen dan sebelumnya anjlok sebesar 10 persen di bawah rekornya sejak Maret lalu. Indeks Dow Jones Transportation Average mengalami penurunan terbesarnya sejak Februari lalu seiring maskapai penerbangan AS menurun pertama kali pasca dilaporkan kasus virus Ebola. Indeks Stoxx Europe 600 turun sebesar 0,8 persen. Imbal hasil obligasi tenor 10-tahun mencatat melemah sebesar 10 poin menjadi 2,39 persen. Sedangkan minyak mentah Brent turun ke level terendahnya dalam lebih dari dua tahun terakhir.
Pabrik di zona Euro menurunkan harga terendahnya lebih dari satu tahun terakhir dan manufaktur Jerman menyusut, menekankan bahwa meningkatnya tantangan yang dihadapi para pembuat kebijakan menjelang pertemuan bank sentral besok. Manufaktur AS stagnan pada bulan September mengikuti meningkatnya pertumbuhan ekonomi dalam tiga tahun terakhir, sementara perusahaan dipercepat perekrutan pekerja untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir. Menurut narasumber dengan kebijakan pemerintah Jerman mengatakan meluasnya resiko terhadap sanksi Rusia. Protes pro-demokrasi Hong Kong bertambah untuk hari keenam. (knc)
Sumber : Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search