English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Tuesday, January 21, 2014

Indeks S & P 500 naik Terkait Outlook Global; Bahan Bakar Gas Melonjak

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:08 PM No comments
Bloomberg, (22/01) -- Indeks Standard & Poor 500 naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari terkait optimisme pertumbuhan ekonomi global mempercepat yang diimbangi pendapatan perusahaan yang mengecewakan. Yen melemah terhadap dolar dan emas tergelincir sementara gas alam melonjak sementara  badai salju menyelimuti wilayah Timur Laut AS.
Indeks S & P 500 naik sebanyak 0,3 persen ke level 1,843.80 pada pukul 04:23 sore di New York, dengan lebih dari tiga saham naik untuk setiap dua saham yang jatuh di bursa AS. Indeks Stoxx Europe 600 memangkas keuntungan setelah menyentuh level tertinggi nya dalam enam tahun terakhir. Saham China melonjak sebesar 1,8 persen karena harga pasar uang mengalami penurunan terbesar dalam empat pekan. Mata uang Yen turun 0,2 persen seiring indeks Spot Dollar Bloomberg memperpanjang kenaikan dari level tertingginya dalam lima bulan. Emas turun 1 persen karena harga minyak jenis Brent memangkas penurunan di tiga harinya. Gas naik sebanyak 2,4 persen.
International Monetary Fund (IMF) menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global tahun ini karena ekspansi ekonomi AS dan Inggris makin cepat. Verizon Communications Inc, Johnson & Johnson dan Travelers Cos kehilangan lebih dari 1 persen hari ini, menyeret Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 0,3 persen setelah melaporkan hasil laba. Bank Rakyat China menambahkan dana ke sistem keuangan kemarin dan memperluas akses ke fasilitas pinjaman untuk bank setelah tingkat pasar uang melonjak.(yds)
 

S&P 500 Rises on Global Outlook; Snowstorm Fuels Gas Jump

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:08 PM No comments
Bloomberg, (22/01)  --  The Standard & Poor’s 500 Index rose for the first time in three days as optimism global economic growth is accelerating offset disappointing company earnings. The yen weakened against the dollar and gold slipped while natural gas jumped as snow blanketed the U.S. Northeast.
The S&P 500 added 0.3 percent to 1,843.80 by 4:23 p.m. in New York, with more than three stocks rising for every two that fell on U.S. exchanges. The Stoxx Europe 600 Index pared gains after touching a six-year high. Chinese shares jumped 1.8 percent as money-market rates fell the most in four weeks. The yen lost 0.2 percent as the Bloomberg Dollar Spot Index extended gains from a five-month high. Gold fell 1 percent as Brent oil snapped a three-day drop. Gas climbed 2.4 percent.
The International Monetary Fund raised its forecast for global growth this year as expansion in the economies of the U.S. and the U.K. quicken. Verizon Communications Inc., Johnson & Johnson and Travelers Cos. lost more than 1 percent today, dragging the Dow Jones Industrial Average down 0.3 percent after reporting earnings. The People’s Bank of China added funds to the financial system yesterday and expanded access to a lending facility for banks after money-market rates jumped.

Saham AS Jatuh Setelah Laba Johnson & Johnson , Verizon Turun

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:06 PM No comments
Bloomberg (22/01) – Saham-saham AS turun untuk hari ketiga setelah hasil dari Johnson & Johnson dan Verizon Communications Inc. mengecewakan investor.
Saham J & J turun 1,9 persen setelah perkiraan pendapatannya meleset dari estimasi. Verizon turun 2,6 persen karena pertumbuhan pelanggan melambat dari rekornya. Dow Chemical Co. menguat 5,4 persen setelah hedge fund Third Point LLC Daniel Loeb mengambil taruhan. Alcoa Inc. melonjak 7 persen setelah JPMorgan Chase & Co. merekomendasikan membeli saham perusahaan tersebut.
Indeks Standard & Poor 500 tergelincir 0,2 persen menjadi 1,835.27 pada pukul 11:59 siang di New York, menghapus penguatan awal sebesar 0,6 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 112,50 poin, atau 0,7 persen, ke 16,346.06. Perdagangan di S & P 500 saham adalah 36 persen di atas rata-rata 30 - hari selama hari ini. Pasar AS ditutup kemarin untuk liburan menandai ulang tahun pemimpin hak-hak sipil Martin Luther King, Jr.
Saham membalikkan kenaikan awal pada hari ini setelah S & P 500 mendekati 1.850, level yang telah menghentikan tiga kali kemajuan indeks dalam satu bulan terakhir. Indeks acuan mencapai rekor intraday 1,850.84 pada 15 Januari lalu.(frk)
 

Europe Stocks Are Little Changed as Unilever Rises, Miners Drop

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:04 PM No comments
Bloomberg (21/01) -- European stocks were little changed, erasing earlier gains, as a rally in food and beverage makers offset a decline in mining stocks.

Unilever gained 2.1 percent after the maker of Magnum ice cream and TRESemme shampoo reported fourth-quarter sales growth that exceeded estimates. Rio Tinto Group and BHP Billiton Ltd., the world’s biggest miners, each declined at least 1.9 percent. Alstom SA tumbled 14 percent after the French maker of trains and power equipment reduced its operating-margin outlook.

The Stoxx Europe 600 Index climbed less than 0.1 percent to 335.65 at 4:35 p.m. in London. The gauge rallied as much as 0.6 percent earlier.

Profit at Stoxx 600 companies will probably increase 13.4 percent on average this year, following a 5.3 percent drop in 2013, according to Bloomberg calculations based on analyst estimates. The European equity gauge climbed 17 percent last year, ending 2013 trading at 15.4 times its members’ projected earnings, the highest valuation in four years.

Outlook Tapering Off, Emas Turun Tajam Dalam 3 Pekan Terakhir

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:03 PM No comments
Bloomberg (21/01) – Emas turun tajam dalam tiga pekan terakhir sejalan dengan spekulasi bahwa Federal Reserve akan melanjutkan pengurangan stimulus yang mendorong dollar dan mempengaruhi daya tarik logam sebagai sebuah alternatif investasi.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, indeks mata uang dollar terhadap 10 mata uang lainnya, menuju rally tertingginya sejak bulan November lalu. Federal Reserve memangkas pembelian obligasi bulanannya menjadi $75 miliar dari $85 miliar di bulan Desember dan kemungkinan akan memangkas pembelian sebesar $10 miliar pada setiap pertemuan hingga akhir program pada tahun ini, berdasarkan pada survei Bloomberg yang dilakukan pada tanggal 10 Januari lalu. Pertemuan bank sentral mendatang pada tanggal 28-29 Januari.

Emas untuk pengiriman langsung turun 1.3% ke level $1,238.89 per ounce pada pukul 10:05 pagi di New York, menuju ke level penurunan tertingginya sejak tanggal 30 Desember lalu.

Sementara di Comex, New York, emas berjangka untuk pengiriman bulan Februari turun 1.1% ke level $1,238.50. Perdagangan sebesar 69% lebih tinggi dari 100 hari rata-rata untuk saat ini, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg.

Logam mulia tergelincir sebesar 28% pada tahun lalu, penurunan tajam sejak tahun 1981, pasca beberapa investor kehilangan kepercayaan pada logam sebagai tempat lindung nilai. Emas naik 70% dari bulan Desember 2008 hingga June 2011 sejalan dengan Federal Reserve memompa dana lebih dari $2 triliun ke sistem keuangannya.

Perak untuk pengiriman langsung turun 2.4% ke level $19.8281 per ounce di London. Palladium turun 1% ke level $741.75 per ounce. Platinum tergelincir 1.8% ke level $1,442.38 per ounce. Logam mencapai level $1,472 kemarin, tertinggi sejak tanggal 7 November lalu, sejalan dengan beberapa pekerja tambang berencana untuk melakukan pemogokan di Afrika Selatan. (bgs)

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search