English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, March 16, 2014



Saham AS jatuh pasca indeks Standard & Poor 500 turun tajam dalam lima minggu terakhir kemarin. pasca gagalnya pembicaraan dengan Rusia untuk mengakhiri kebuntuan atas konflik Krimea menjelang referendum pada hari Minggu.
Indeks S&P 500 turun sebesar 0,3 persen ke level 1,841.13 pada 4 sore di New York. Indeks ekuitas alami penurunan mingguan terbesarnya sejak Januari lalu, pasca ditutup pada level tertingginya tahun ini pada 7 Maret lalu.
Indeks S&P 500 hapus keuntungan tahunannya kemarin seiring melemahnya data ekonomi yang dari perkiraan di China dan meningkatnya ketegangan di Ukraina membayangi laporan yang menunjukkan perekonomian AS yang menunjukan perbaikan. Indeks jatuh sebesar 2 persen pekan ini, dan turun sebesar 0,4 persen di tahun 2014 ini.
Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov gagal membuat kemajuan untuk mengakhiri krisis di Ukraina dalam pertemuan selama enam jam di London, seiring semenanjung Krimea bersiap untuk memilih bergabung dengan Rusia. (izr)
Sumber : Bloomberg

Ketegangan di Crimea Membuat Saham Eropa Ditutup Turun

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:18 PM No comments


Saham-saham Eropa turun ke level terendah dalam lebih dari lima minggu terakhir, memperpanjang kerugian mingguan kedua, setelah investor menunggu referendum yang dapat menyebabkan pemisahan Crimea dari Ukraina.

Saham Bouygues SA turun 2,9 persen setelah menteri industri Perancis mengatakan bahwa Vivendi SA lebih menyukai tawaran kompetitor untuk unit telepon SFR-nya. Saham Pandora A/S turun 2,9 persen setelah para pemegang saham menyetujui untuk menjual saham kepemilikan mereka senilai 4.51 miliar kroner ($ 838 juta). Saham Banca Monte dei Paschi di Siena SpA naik 2 persen setelah laporan yang mengatakan bahwa JC Flowers & Co tertarik untuk membeli saham pemberi pinjaman di Italia tersebut.

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,7 persen menjadi 322,23 pada penutupan perdagangan, untuk penurunan hari ketiga. Indeks acuan telah turun 3,3 persen dalam minggu ini pasca Rusia dan Ukraina meneruskan kebuntuan mereka atas Crimea, dan China melaporkan data ekonomi yang lebih buruk dari perkiraan.

Jumlah saham perusahaan yang berpindah tangan hari ini yang terdaftar di Stoxx 600 adalah 35 persen lebih besar dari rata-rata 30-hari, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.(frk)

Sumber : Bloomberg

Saham AS Naik Sementara Obligasi, Emas Pangkas Gain

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:18 PM No comments


Saham AS merangkak naik sementara obligasi dan emas memangkas kenaikan pasca menteri luar negeri Rusia mengatakan Rusia tidak memiliki rencana untuk intervensi di timur Ukraina.
Indeks Standard & Poor 500 naik tipis 0,1 persen pukul 12:05 di New York, memangkas penurunan terburuk mingguannya sejak Januari lalu. obligasi Imbal hasil tenor 10-tahun sedikit berubah pada level 2,64 persen. Emas anjlok lebih dari 1 persen menjadi 0,2 persen.
AS dan Uni Eropa mengancam akan memberikan sanksi terhadap Rusia jika tidak mundur dari rencana untuk menguasai Crimea. Sementara itu, referendum yang berlangsung selama dua hari akan menentukan apakah Crimea akan bergabung dengan Rusia atau berdaulat dengan Ukraina.
Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengadakan pertemuan di London hari ini. Lavrov mengatakan Rusia tidak memiliki rencana untuk intervensi di Timur Ukraina dan akan menghormati kehendak rakyat Krimea. (izr)
Sumber : Bloomberg

Saham AS Menguat Pasca Catat Penurunan Kemarin

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:17 PM No comments


Saham AS menguat akibat investor terus mengamati perkembangan di Ukraina pasca indeks Standard & Poor 500 catat penurunan tajamnya dalam lima minggu terakhir kemarin.
S & P 500 naik 0,3 persen menjadi 1,851.06 pada 10:19 pagi di New York. Indeks ekuitas menuju penurunan mingguan terbesarnya sejak Januari, setelah ditutup pada level tertingginya sepanjang masa pada 7 Maret. Indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 38,63 poin, atau sekitar 0,2 persen, ke level 16,147.52. Perdagangan di saham S & P 500 adalah 14 persen di bawah rata-rata 30-hari pada hari ini.
S & P 500 menghapus gain setahun kemarin karena data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan dari ekonomi China dan meningkatnya ketegangan di Ukraina dibayangi laporan yang menunjukkan ekonomi AS yang membaik. Indeks telah turun 1,4 persen untuk sepekan dan sekarang naik sebesar 0,2 persen untuk tahun 2014.(yds)

Indeks Saham Berjangka A.S Sedikit Berubah Pasca S&P 500 Hapus Gain

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:17 PM No comments


Indeks saham berjangka AS sedikit berubah, pasca indeks Standard & Poor 500 hapus gain di 2014, sebelum data yang mungkin menunjukkan kepercayaan konsumen meningkat dan akibat para investor mengamati perkembangan yang terjadi di Ukraina.
Saham General Motors Co turun di awal perdagangan New York. Raptor Farmasi Corp merosot 15 persen di Jerman setelah perkiraan pada 2014 untuk penjualan obat penyakit ginjalnya meleset dari perkiraan.
Kontrak berjangka pada indeks 500 Standard & Poor berakhir pada bulan Juni naik 0,2 persen menjadi 1,843.3 pada 6:04 pagi di New York. Indeks ekuitas telah turun 1,5 persen minggu ini, menuju ke level penurunan terbesarnya sejak Januari. Kontrak pada indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 22 poin, atau sebesar 0,1 persen ke level 16.138 hari ini.
Sementara indeks S & P 500 turun tajam dalam lima minggu terakhir kemarin karena data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan dari China dan meningkatnya ketegangan di Ukraina dibayangi laporan yang menunjukkan membaiknya perekonomi AS.(yds)


economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search