English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, September 22, 2014

Saham Hong Kong Putar Haluan Jadi Positif Pasca Data China

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:47 PM No comments


Saham-saham Hong Kong membalikkan kerugian pada Selasa pagi setelah rilis laporan bulanan terkait awal aktivitas manufaktur China dari HSBC muncl diangka yang positif secara mengejutkan. Indeks Hang Seng naik tipis 0,1%, dibandingkan dengan kerugian pada saat pembukaan pasar sebesar 0,3%. Di China daratan, Shanghai Composite Index naik 0,4%.
Indeks flash Purchasing Manager dari HSBC naik menjadi 50,5 dari level terendah tiga bulan di 50.2 bulan lalu. Sebagian besar saham properti rebound, dengan komponen Indeks Hang Seng, China Resources Land Ltd reli 3%, sedangkan China Overseas Land & Investment Ltd yang juga konstituen HSI, naik 1,2%.
Di antara saham pengembang real-estate lainnya di China daratan, Sunac China Holdings Ltd 5,7% lebih tinggi, dan China Vanke Co, pengembang perumahan terbesar di negara itu, gain pada 2,4%.
Bank-bank China Daratan juga membukukan keuntungan, seperti China Minsheng Banking Corp naik 1,1%, China Citic Bank Corp naik 0,8%, Bank of China Ltd naik 0,3%, dan Industrial & Commercial Bank of China Ltd naik tipis 0,2% lebih tinggi. (brc)
Sumber : Marketwatch

Indeks Saham Berjangka China Naik Terkait Jelang Rilis Data Manufaktur

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:44 PM No comments


Indeks saham berjangka China naik jelang rilis data manufaktur awal.
Kontrak berjangka pada Indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan Oktober naik sebesar 0,3 persen ke level 2.391 pukul 9:17 pagi waktu setempat. Indeks Pembelian Manajer HSBC Holdings Plc dan Markit Economics mungkin turun sebesar 50 dari bulan sebelumnya sebesar 50,2, menurut perkiraan para ekonom. Data akan dirilis pada 09:45pagi waktu setempat. Pengembang dapat bergerak pasca 21st Century Business Herald mengatakan empat bank terbesar dapat meringankan pinjaman hipotek.
Indeks Acuan CSI 300 yang merupakan perusahaan terbesar di China turun sebesar 1,9 persen kemarin, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 1,7 persen. Perekonomian China masih lemah pada kuartal ini, dengan sektor ritel dan industri perumahan real estate sedang melakukan perbaikan di bidang manufaktur dan transportasi, menurut survei swasta.
Indeks Hang Seng China Enterprises telah turun sebesar 7,1 persen pasca mencapai level tertinggi di tahun ini pada 8 September kemarin dan telah diperdagangan sebanyak 6,8 kali dalam proyeksi laba 12 bulan terakhir. SSementara Indeks hanghai Composite melemah sebesar 1,7 persen kemarin.
Menteri Keuangan China Lou Jiwei mengatakan selama akhir pekan ini pemerintah tidak akan membuat perubahan kebijakan utama dalam menanggapi indikator ekonomi, pasca data pekan lalu menunjukkan investasi asing langsung (FDI) turun dalam empat tahun dan harga rumah rumah turun semua kecuali dua kota yang dipantau oleh pemerintah. (vck)
Sumber: Bloomberg

Saham Asia Turun Pada Hari Kedua Jelang Rilis Data Manufaktur China

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:42 PM No comments


Saham Asia turun untuk hari kedua karena investor menunggu data yang diperkirakan melambatnya pertumbuhan manufaktur China untuk bulan kedua.
Indeks MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang turun sebesar 0,2 persen ke level 486,05 pukul 10:01 pagi di Sydney, jelang bursa dibuka di Hong Kong dan Cina. Bursa Jepang ditutup untuk libur nasional. Indeks acuan daerah telah turun dari level tertingginya sebesar 5,5 persen dalam enam tahun terakhir pada bulan ini di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi China yang sedang melambat lebih dari yang diharapkan.
Perekonomian China masih melambat pada kuartal ini, sektor ritel dan industri perumahan real estate sedang melakukan perbaikan di bidang manufaktur dan transportasi, menurut survei swasta. Menteri Keuangan China Lou Jiwei selama akhir pekan ini telah meredam spekulasi bahwa pemerintah akan meningkatkan stimulus ekonomi.
Sementara itu Indeks Kospi Korea Selatan turun sebesar 0,5 persen. Indeks Australia S&P / ASX 200 turun sebesar 0,1 persen dan Indeks NZX 50 Selandia Baru turun sebesar 0,2 persen. (vck)
Sumber: Bloomberg

Saham Lapis Ke-3 Turun, Antarkan Bursa Saham AS Ditutup Melemah 0.8%

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:42 PM No comments


Bursa Saham AS melemah, penurunan tersebut dipimpin oleh saham-saham lapis ke-3 dan komoditas yang turun ke level 5 tahun terendahnya setelah menteri keuangan China menurunkan spekulasi stimulus dan penjualan rumah bekas (existing home) di AS secara mengejutkan turun. Sementara itu, obligasi Treasury pemerintah AS catat kenaikan.

Indeks Standard & Poor 500 melemah sebesar 0.8% pukul 4 sore waktu New York setelah pekan lalu mencapai rekornya. Indeks MSCI All-Country World turun sebesar 0.8% dan Indeks MSCI Emerging Market melemah sebesar 1.4%, pelemahan tajam sejak Maret lalu. Indeks Russell 2000 yang merupakan indeks saham lapis ke-3 tergelincir sebesar 1.5%, penurunan tajam sejak Juli silam. Sementara imbal hasil obligasi Treasury pemerintah AS dengan tenor 10 tahun turun 2 basis poin atau sebesar 2.56%. Di lain pihak, mata uang negara produsen komoditas seperti rand Afrika Selatan dan dollar Australia catat penurunan. Tembaga dan minyak mentah Brent catat penurunan sebesar 1.7%.

Pembelian rumah bekas di AS Agustus lalu untuk pertama kalinya turun dalam 5 bulan terakhir. Menteri keuangan China Lou Jiwei menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi menghadapi tekanan penurunan dan menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan besar pada kebijakan terkait respon terhadap masing-masing indikator ekonomi. G-20 (grup 20) menyatakan bahwa suku bunga rendah dapat memicu kenaikan resiko yang potensial pada pasar keuangan, hal tersebut sebagai akibat mayoritas ekonomi bergantung kepada stimulus moneter guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak merata. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Penurunan Di Saham Small-Caps Tekan Bursa AS

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:41 PM No comments


Saham-saham AS mengalami pelemahan, dipimpin oleh saham small-caps, dan komoditas anjlok ke posisi terendah lima tahun akibat menteri keuangan China meredam harapan akan stimulus dan penjualan rumah AS secara tak terduga turun. Obligasi menguat.
Indeks S&P 500 turun 0,7% pada pukul 12:55 siang di New York, setelah mencapai rekor pada minggu lalu. Indeks MSCI All-Country World turun 0,8% dan Indeks MSCI Emerging Markets anjlok 1,5% ke level terendah sejak bulan Juni. Indeks Russell 200 untuk perusahaan kecil turun 1,4%, penurunan terbesar sejak bulan Juli. Yield Treasury dengan tenor 10-tahun turun 2 basis poin menjadi 2,56%. Dolar Australia memimpin mata uang dari negara-negara penghasil komoditas menjadi lebih rendah. Tembaga turun 1,6%.
Data pembelian rumah AS yang sebelumnya dimiliki mengalami penurunan pada bulan Agustus untuk pertama kalinya dalam lima bulan terakhir. Menteri Keuangan China Lou Jiwei mengatakan pertumbuhan menghadapi tekanan ke bawah dan menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan kebijakan yang besar besar dalam menanggapi indikator ekonomi individu. Pejabat G-20 mengatakan tingkat suku bunga rendah dapat menyebabkan potensi peningkatan risiko pasar keuangan, karena negara ekonomi utama mengandalkan stimulus moneter untuk mendorong pertumbuhan yang tidak merata.(frk)
Sumber : Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search