English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, October 8, 2014

Investor Kaji Komentar The Fed, Bursa Saham Jepang Sesi 1 Berayun

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:37 PM No comments


Bursa Saham Jepang berayun diantara gain dan loss setelah pesanan pabrik melonjak melebihi dari pekriraan sebelumnya, semenetara yen berfluktuasi akibat para investor mengkaji komentar Federal Reserve mengenai pelambatan ekonomi global.

Fanuc Corp., catat gain 0.8%. Toyota Motor Corp., naik 0.8%. Alps Electric Co., melemah 3%. Screen Holdings Co., turun 1.5%.

Indeks Topix tergelincir kurang dari 0.1% ke level 1,273.98 pada perdagangan saham sesi 1 di Tokyo, berayun diantara gain sebesar 0.6% dan penurunan 0.3%. Volume perdagangan saham pada indeks tersebut sebesar 7.9% dibawah 30 hari rata-rata intraday. Indeks Nikkei 225 Stock Average catat gain 0.5% ke level 15,666.13. Sementara yen terhadap dollar berada pada level 108.12 setelah sempat melemah 0.2% dan catat gain 0.1%. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Ditengah Spekulasi The Fed Bursa Saham Hong Kong Dibuka Menguat 1%

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:35 PM No comments


Bursa Saham Hong Kong menguat, indeks acuan tersebut memperpanjang gain pekan ini, ditengah spekulasi kenaikan suku bunga AS akan masih berada pada level terendahnya. Saham Tianhe Chemicals Group Ltd. menuju rekor penurunan pasca dimulai diperdagangkan kembali setelah menyangkal dugaan kecurangan.

Indeks Hang Seng menguat 1% ke level 23,487.96 pukul 9:34 pagi waktu Hong Kong. Pekan lalu acuan tersebut melemah tajam sejak Maret lalu setelah polisi gagal meredam demonstrasi pendukung pro-demokrasi. Sementara Indeks Hang Seng China Enterprises atau Indeks H-share menguat 1.1% ke level 10,507.08.

Indeks Hang Seng mengalami penurunan 8.1% dari level tertingginya sepanjang tahun 2014 ini yang tercatat pada September lalu ditengah ketegangan politik di Hong Kong dan terkait kehawatiran bank sentral AS akan menaikkan suku bunga lebih awal dari perkiraan sebelumnya. Acuan ekuitas tersebut diperdagangkan sebesar 10.7 kali dari estimasi laba, dibandingkan dengan 16.3 pada Indeks Standard & Poor 500. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Bursa Asia Naik Setelah Risalah The Fed Angkat Optimisme Suku Bung

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:32 PM No comments


Saham Asia naik untuk hari ketiga dalam minggu ini akibat kekhawatiran Federal Reserve terkait perlambatan ekonomi global mendorong spekulasi bahwa suku bunga AS akan tetap rendah.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5% ke level 138,81 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo, sebelum pasar saham Hong Kong dan China dibuka. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,1% setelah indeks yang mendasari kemarin mengalami lonjakan terbesar dalam tahun ini. Perlambatan pertumbuhan global dan dolar yang lebih kuat menimbulkan potensi risiko terhadap outlook AS, para pembuat kebijakan The Fed mengatakan pada pertemuan September mereka, menurut risalah yang dirilis kemarin.
Indeks Topix Jepang naik 0,4%. Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,1%. Pasar di Korea Selatan ditutup untuk liburan.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 1,2%. Pengusaha diprediksi menambahkan 15,500 pekerja pada bulan September lalu, setelah meningkat sebesar 32.100 pada bulan Agustus, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg sebelum data pekerjaan dirilis hari ini. Laporan tenaga kerja bulan Agustus direvisi kemarin, dengan data statistik dari pemerintah yang turun disesuaikan secara musiman - yang menunjukkan kenaikan rekor dalam sebulan - mendukung data yang ada.(frk)
Sumber : Bloomberg

Meningkatnya Pesanan Permesinan Dongkrak Bursa Jepang

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:29 PM No comments


Saham-saham Jepang naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari setelah pesanan permesinan Jepang melonjak lebih dari yang diharapkan dan akibat kekhawatiran Federal Reserve atas perlambatan ekonomi global mendorong spekulasi bahwa suku bunga AS akan tetap rendah.
Indeks Topix naik 0,4% ke level 1,280.38 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo, dengan lima saham dari semua 33 kelompok indeks yang naik. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,6% ke level 15,689.58. Terhadap dolar, yen diperdagangkan sedikit berubah di level 108,14.
Pesanan permesinan Jepang naik 4,7% pada bulan Agustus dari bulan sebelumnya, mengalahkan perkiraan ekonom untuk kenaikan 0,5% dan 3,5% untuk kenaikan pada bulan Juli, data menunjukkan hari ini.
Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,1% hari ini setelah indeks yang mendasari kemarin mengalami lonjakan terbesar dalam tahun ini. Perlambatan pertumbuhan global dan dolar yang lebih kuat menimbulkan potensi risiko terhadap outlook AS, para pembuat kebijakan The Fed mengatakan pada pertemuan September mereka, menurut risalah yang dirilis kemarin.(frk)
Sumber : Bloomberg


Petunjuk Federal Reserve bahwa tingakt suku bunga akan tetap mendekati nol mengirim investor bergegas kembali ke pasar saham, memicu rally terbesar tahun ini untuk indeks Standard & Poor 500.
Indeks S&P 500 naik sebesar 1,7 persen ke level 1,968.70 pukul 16:00 di New York. Dari level terendahnya ke level puncak, indeks bergerak 45 poin hari ini, terbesar sejak Februari lalu, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukan. Rally diperoleh kembali pasca merosot kemarin, ketika Indeks acuan merosot sebesar 1,5 persen di tengah kekhawatiran atas pertumbuhan global dan lemah data ekonomi Jerman. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 273,61 poin, atau sebesar 1,6 persen, ke level 16.993 hari ini, terbesar sejak 18 Desember lalu.  
Rilis risalah dari pertemuan terakhir Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menunjukkan sejumlah pembuat kebijakan mengatakan pertumbuhan ekonomi AS "mungkin lebih lambat dari yang mereka harapkan jika pertumbuhan ekonomi asing lebih lemah daripada yang diantisipasi." Dalam pernyataan pasca pertemuan September lalu, para pembuat kebijakan memperbarui janji mereka untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol untuk "waktu yang cukup" pasca berakhirnya pembelian obligasi pada bulan ini. Mereka juga memproyeksikan kenaikan tajam biaya pinjaman pada tahun depan. (izr)
Sumber: Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search