English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, July 29, 2013

Wall St melemah jelang hasil rapat the Fed

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:20 PM No comments

New York, Bloomberg (29/07) – Saham-saham AS jatuh, memperkecil keuntungan bulanan pada Indeks Standard & Poor 500, karena lebih sedikit orang Amerika yang menandatangani kontrak pembelian rumah tangan kedua di bulan Juni.

Index S & P 500 tergelincir 0,4 persen di 1,685.33 pada pukul 4 pm di New York. Benchmark ekuitas AS tersebut kehilangan kurang dari 0,1 persen pekan lalu, menghentikan gain mingguan beruntun terpanjang sejak 17 Mei. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 36,86 poin, atau 0,2 persen ke 15,521.97.

The Fed telah mengatakan bahwa data ekonomi akan menentukan waktu dan laju pengurangan program pembelian aset. Bank sentral itu mungkin akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada 0,25 persen setelah menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari pada tanggal 31 Juli besok. Berdasarkan survey Bloomberg terhadap para ekonom, the Fed akan mulai mengurangi program pembelian obligasinya pada bulan September mendatang.

Sedikitnya jumlah orang Amerika yang menandatangani kontrak pembelian rumah tangan kedua di bulan Juni menunjukan bahwa meningkatnya suku bunga KPR mulai menahan pasar perumahan. Indeks penjualan rumah yang tertunda turun sebanyak 0,4 persen, kurang dari perkiraan menjadi 110,9 di bulan Juni setelah naik di bulan sebelumnya ke level tertinggi sejak Desember 2006, berdasarkan angka dari National Association of Realtors yang ditunjukkan dari Washington. Perkiraan median dalam survei Bloomberg adalah untuk penurunan 1 persen.

Minggu ini akan menawarkan petunjuk lebih lanjut tentang keadaan ekonomi AS, dengan rilis data produk domestik bruto (GDP) AS dan laporan tenaga kerja bulanan, serta pengumuman kebijakan moneter oleh the Fed dan Bank Sentral Eropa. (brc)

Emas melemah pasca gain tiga pekan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:19 PM No comments


New York, 29/07 (Reuters) – Emas tergelincir di awal perdagangan pekan ini karena investor mengambil profit setelah tiga minggu mencatat keuntungan dan mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan kebijakan Federal Reserve AS pekan ini yang secara luas diperkirakan akan menegaskan kembali sikap suku bunga yang mendekati nol .

Spot emas mantap di 0,25 persen lebih rendah pada posisi $ 1,329.90 per ounce pukul 02:45 WIB (Selasa). Pekan lalu, logam mulia tersebut kembali ke level $ 1.300 untuk pertama kalinya dalam sebulan terakhir, naik sebesar 9 persen selama tiga minggu terakhir.

Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus ditutup $ 6,90 lebih tinggi pada posisi $ 1,328.40 per ounce atau naik sebesar 0,52 persen.

The Fed menetapkan pertemuan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) selama dua hari yang akan dimulai pada hari Selasa dan diperkirakan untuk merilis pernyataan terbaru pada Rabu sore.

Bank Sentral Eropa dan Bank of England juga akan bertemu pekan ini dan diperkirakan untuk mengulang atau memperbaiki arahan yang mereka buat sebelumnya bahwa biaya pinjaman akan tetap sangat rendah asalkan pertumbuhan masih berlanjut dan inflasi bukan merupakan ancaman.

Dolar, yang juga menekan emas, rebound dari level terendah lima minggu terhadap sekeranjang mata uang utama karena investor memposisikan diri menjelang serangkaian data ekonomi utama AS yang akan rilis pekan ini dan pertemuan kebijakan dari bank-bank sentral global pada minggu ini.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan, rata-rata pertumbuhan gaji di bulan Juli adalah sebanyak 184.000 orang, laju yang sehat yang dapat menginduksi pembicaraan The Fed untuk memangkas pembelian obligasi lebih awal. Jika demikian, harga emas kemungkinan akan menderita lebih jauh. (brc)
 

Gold eases after 3-week gain, investors await Fed meet

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:14 PM No comments


Reuters, (29/7) -- Gold slipped on Monday, as investors took profits after three weeks of gains and turned their attention to a U.S. Federal Reserve policy meeting later this week that is widely expected to reaffirm its near-zero interest rate stance.

Spot gold steadied 0.25 percent lower at $1,329.90 an ounce by 3:45 p.m. EDT (1945 GMT). Last week, the precious metal regained the $1,300 level for the first time in a month. It rose 9 percent over the last three weeks.

Meanwhile, U.S. gold futures for August settled $6.90 higher at $1,328.40 an ounce, up 0.52 percent.

The Fed's policy setting Federal Open Market Committee (FOMC) begins its two-day meeting on Tuesday and is expected to release its latest statement on Wednesday afternoon.

The European Central Bank and the Bank of England also meet this week and are expected to repeat or refine their previous guidance that borrowing costs would remain extraordinarily low as long as growth is sub-par and inflation is not a threat.

The dollar, which also pressured gold, rebounded from a five-week low against a basket of major currencies as investors positioned ahead of key U.S. economic data and global central bank policy meetings this week.

Economists polled by Reuters forecast, on average, July payrolls growth of 184,000, a healthy pace that could induce talk the Fed will taper its bond purchases sooner rather than later. If so, gold prices will likely suffer.
 


Bloomberg (30/7) - Departemen Keuangan AS mengatakan akan meminjam sekitar 6,3% lebih sedikit daripada proyeksi tiga bulan lalu seiring menguatnya perekonomian dan pertumbuhan lapangan kerja membantu mempersempit defisit anggaran negara.
Penerbitan surat hutang berharga sebesar $209 miliar pada periode Juli sampai dengan September dibandingkan dengan $223 miliar awalnya diperkirakan pada 29 April, setelah paydown bersih kuartal lalu, Departemen Keuangan mengatakan hari ini di Washington. Kebutuhan pinjaman untuk kuartal ke tiga Oktober-Desember diperkirakan mencapai $ 235 miliar.
Perkiraan yang dibuat sebagai bagian dari pendanaan pengumuman triwulanan departemen ditetapkan untuk tanggal 31 Juli. Dalam sebuah pernyataan yang menyertai kebutuhan pinjaman hari ini, Treasury Deputi Asisten Menteri untuk Analisis Makro-ekonomi Seth Carpenter dikutip perekonomian yang telah tumbuh 'mantap' selama hampir empat tahun, sektor swasta yang menghasilkan pekerjaan selama 40 bulan berturut-turut dan sektor pasar perumahan yang lebih kuat.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search