English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Thursday, March 20, 2014

Sentimen Komentar Yellen, Tekan Bursa Saham AS Melemah

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:10 PM No comments


Bursa saham AS melemah, acuan ekuitas tersebut turun pada hari kedua, setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen memberikan sinyal bahwa acuan suku bunga akan dinaikkan pada pertengahan tahun depan.

Indeks Standard & Poor 500 melemah 0.1% ke level 1,859.05 pukul 9:30 pagi waktu New York. Dow Jones Industrial Average melemah 19.07 poin atau 0.1% ke level 16,203.10.

Kemarin Indeks S&P 500 melemah 0.6% setelah Yellen menyatakan bahwa program stimulus bank sentral akan dihentikan dan acuan suku bunga akan dinaikkan pada 6 bulan kedepan. Federal Reserve sebelumnya telah menyatakan bahwa tidak akan meningkatkan suku bunga untuk beberapa periode, tanpa memberikan spesifikasi waktunya.

Perkiraan The Fed kuartalan juga menunjukkan bahwa bank sentral memprediksi acuan suku bunga saat ini mendekati 0, akan dinaikkan setidaknya 1% diakhir 2015 dan 2.25% di tahun berikutnya. Bank sentral menyatakan akan memangkas pembelian obligasi bulanannya sebesar $10 miliar, sehingga total pembelian menjadi $55 miliar.

Tiga putaran stimulus Federal Reserve stimulus dan acuan suku bunga telah membantu kenaikan acuan ekuitas tersebut naik 178% dari level 12 tahun terendahnya. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Wednesday, March 19, 2014

Saham AS Ditutup Turun Terkait Pernyataan The Fed

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:36 PM No comments


Saham AS ditutup turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir terkait pernyataan ketua  Federal Reserve Janet Yellen yang mengatakan program stimulus bank sentral bisa berakhir di musim gugur ini dan tingkat suku bunga bisa menguat di enam bulan kemudian.
Indeks S & P 500 tergelincir 0,6 persen menjadi 1,860.83 pada pukul 4 sore di New York. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 113,51 poin, atau sebanyak 0,7 persen, ke level 16,222.68. Volume perdagangan saham untuk S & P 500 ini sejalan dengan rata-rata 30-hari saat ini.
Dengan menjaga sasaran suku bunga acuan mendekati nol dan melakukan tiga sesi putaran pembelian aset, the Fed telah membantu mendorong S & P 500 naik sebanyak 178 persen dalam 12 tahun terakhir karena ekuitas AS memasuki bull-market  di tahun keenamnya yang dimulai pada Maret 2009.(yds)


Sumber: Bloomberg

Saham AS Berfluktuasi Sebelum Keputusan Stimulus Federal Reserve

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:36 PM No comments


Saham AS berfluktuasi, menyusul reli dua hari terbesar dalam lima minggu terakhir, setelah investor menunggu hasil keputusan Federal Reserve yang diperkirakan akan memotong pembelian obligasi bulanannya sebesar $ 10 miliar.

Homebuilders reli setelah KB Home melaporkan pendapatan yang melampaui estimasi para analis, harga jual mengalami kenaikan. Saham perusahaan utilitas turun pasca Consolidated Edison Inc kehilangan 2 persen. Saham FedEx Corp tergelincir setelah pelaporan hasil yang mengecewakan akibat cuaca buruk.

Indeks Standard & Poor`s 500 naik kurang dari 0,1 persen menjadi 1,872.88 pada 01:22 di New York. Indeks ekuitas berada sekitar lima poin dari rekornya yang dicapai pada 7 Maret lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average sedikit berubah pada 16,336.93. Perdagangan saham di S&P 500 adalah 27 persen lebih rendah dari rata-rata 30-hari pada hari ini.

Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengakhiri pertemuan dua harinya di mana para pembuat kebijakan akan memilih untuk memotong ketiga $ 10 miliar pembelian obligasi bulanan menjadi $ 55 miliar, menurut rata-rata estimasi ekonom dalam sebuah survei. Para pejabat akan terus mengurangi pembelian obligasi bulanan pada setiap pertemuannya sebelum menutup program pada pertemuan mereka tanggal 28-29 Oktober yang lalu, menurut survei.(frk)

Sumber : Bloomberg

Saham Eropa Ditutup Stagnan Jelang Keputusan The Fed

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:35 PM No comments


Saham Eropa ditutup stagnan, setelah dua hari keuntungan, akibat para investor menunggu keputusan dari pertemuan Ketua Federal Reserve Janet Yellen untuk menilai pandangan bank sentral mengenai program stimulus dan tingkat suku bunga.
Saham Inditex SA menambahkan 4,9 persen setelah mengatakan penjualan meningkat dalam enam minggu pertama tahun fiskal. Bayerische Motoren Werke AG melonjak ke rekornya setelah memperkirakan laba sebelum pajak yang akan naik di tahun ini. Ophir Energy Plc jatuh ke level terendah sejak Desember 2011 setelah mengatakan pihaknya menemukan sedikit bukti adanya hidrokarbon di sumur di Gabon.
Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,1 persen menjadi 327,63 pada sesi penutupan perdagangan. Indeks saham turun 4,8 persen dari 25 Februari sampai akhir pekan lalu di tengah gejolak antara Rusia dan wilayah Barat atas Krimea. Memperpanjang gain minggu ini kemarin seiring Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ia tidak berupaya untuk mencaplok bagian lain Ukraina.(yds)


Sumber: Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search