English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, July 10, 2013

Dollar Falls as Bernanke Says Stimulus Needed Before Claims Data

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:01 PM No comments


Bloomberg (11/7) -- The dollar declined versus most of its major peers after Federal Reserve Chairman Ben S. Bernanke said inflation and unemployment rates show the U.S. economy still requires very stimulative monetary stimulus.
The greenback fell to a three-week low against the euro before a report today that may show continuing jobless claims rose. That underscores views expressed in minutes of the Fed’s last meeting released yesterday, which showed many policy makers want to see more signs that employment is picking up before they’ll begin slowing bond purchases. The yen weakened against the euro ahead of a policy decision today by the Bank of Japan.
The dollar slid 1.3 percent to $1.3141 per euro at 8:40 a.m. Tokyo time after earlier touching $1.3207, the weakest since June 21. It reached 98.27 yen, the least since June 27, before trading at 98.94 yen, down 0.8 percent from yesterday. Japan’s currency lost 0.5 percent to 129.96 per euro.

Wall St. Berakhir mixed pasca risalah the Fed

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:57 PM No comments


New York, Bloomberg (10/07) – Saham AS berakhir mixed pada hari Rabu setelah risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve memberikan isyarat untuk mengakhiri program stimulus QE pada akhir tahun ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun tipis 8,68 (0,06 persen) menjadi 15,291.66. Indeks berbasis luas, S & P 500 juga sedikit berubah, naik 0,30 (0,02 persen) menjadi 1,652.62. Sementara itu Nasdaq Composite Index naik 16,50 (0,47 persen) menjadi 3,520.76.

Risalah pertemuan kebijakan terakhir the Fed menunjukkan bias signifikan terhadap penutupan program pembelian obligasi QE bahkan sebelum target pertengahan 2014 yang dicanangkan oleh Ketua The Fed, Ben Bernanke.

Namun, risalah mencatat, 'banyak anggota menunjukkan bahwa perbaikan lebih lanjut terhadap prospek pasar tenaga kerja masih akan diperlukan' sebelum menurunkan pembelian aset.

Risalah ini konsisten dengan sikap the Fed untuk memperkecil program, kata Alan Skrainka, kepala investasi dari Cornerstone Wealth Management.

'Tidak ada kejutan besar sama sekali,' kata Skrainka. 'Itu hanya memperkuat pandangan bahwa QE akan segera meruncing, tapi waktu yang tepat untuk menurunkannya akan tergantung pada data ekonomi.' (brc)

Tuesday, July 9, 2013

Saham Asia Naik, Dipimpin oleh Sektor Raw-Material, Menjelang BOJ

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:37 PM No comments


Bloomberg (10/7) -- Saham Asia menguat, dipimpin oleh perusahaan-bahan baku, seiring Bank of Japan memulai pertemuan kebijakan selama dua hari dan investor menunggu data perdagangan Cina.
MSCI Asia Pacific Index naik  sebesar 0,1% menuju ke level 131,04 pada pukul 09:02 di Tokyo, sebelum pasar terbuka di Hong Kong dan Cina.
MSCI Asia indeks Pasifik turun sebesar 9% kemarin dari level tertinggi selama lima tahun terakhir pada 20 Mei di tengah kekhawatiran Federal Reserve AS yang akan mulai mengurangi stimulus karena ekonomi China melambat dan Jepang belum dapat meluncurkan kebijakan reformasi ekonominya sampai setelah pemilihan majelis tinggi akhir bulan ini.
Indeks Topix Jepang naik sebesar 2,1% pada penutupan kemarin pada level tertingginya sejak tanggal 22 Mei kemarin. Sebagai acuan pekan lalu ditutup naik pada level tertingginya selama tiga minggu sejak April 2009, di tengah melemahnya yen dan Perdana Menteri Shinzo Abe optimisme akan mendorong melalui reformasi ekonomi setelah memenangkan pemilihan majelis tinggi pada 21 Juli.(izr)

Emas Naik 1% pada Pembelian Fisik

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:34 PM No comments


Reuters (10/7) NewYork -- Emas mencapai level tertingginya dalam satu minggu terakhir pada Selasa, Naik sebesar 1% pada permintaan fisik yang kuat, dan seiring data inflasi China meningkatkan daya tarik logam sebagai nilai lindung.

Kenaikan emas dua berturut-turut dipicu oleh data yang menunjukkan inflasi konsumen tahunan China lebih cepat dari yang diharapkan pada bulan bulan Juni kemarin.

Tanda-tanda menguatnya emas di pasar ke depan juga mendorong sentimen investor. Spot emas menyentuh level tertingginya sejak tanggal 2 Juli pada level harga $1,260.01 per ons sebelumnya. Ini diperdagangkan pada $1,245.90 per ons, naik sebesar 0,9% pada pukul 03:34

Comex Emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus ditutup naik sebanyak $ 11 pada level harga $1,245.90 per ons, karena volume perdagangan di bawah 15% rata-rata 30-hari, data Reuters menunjukkan awal.(izr)
 

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search