English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Tuesday, September 23, 2014

Saham China Turun Pasca Goldman Sachs Mengurangi Perkiraan Pertumbuhan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:51 PM No comments


Indeks saham berjangka China turun pasca Goldman Sachs Group Inc memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi China tahun depan dan perusahaan logistik mengatakan unitnya gagal membayar hutang.
Wanhua Chemical Group Co berayun pada penurunan oleh perusahaan-perusahaan industri. Goldman Sachs akan menurunkan targetnya pada tahun 2015nanti sebesar 7,1 persen dari 7,6 persen, sekaligus menjaga perkiraan pada tahun ini tidak berubah sebesar 7,3 persen. Anhui Wanjiang Logistik Group Co mengatakan unitnya memiliki utang sebesar 2,1 miliar yuan ($ 337 miliar) utang tersebut telah jatuh tempo. Saham di perusahaan tersebut ditangguhkan.
Indeks Shanghai Composite turun sebesar 0,1 persen ke level 2,306.94 pukul 09:45 pagi waktu setempat, sedangkan Indeks Hang Seng China Enterprises naik sebesar 0,3 persen dari level terendah dalam dua bulan terakhir. Data terbaru ekonomi China telah bercampur, dengan kenaikan tak terduga dalam acuan manufaktur kemarin pasca investasi asing langsung turun ke level empat bulan harga rendah dan harga rumah turun di semua kota kecuali dua kota yang di pantau pemerintah.
Indeks Hang Seng naik sebesar 0,2 persen, memimpin kenaikan sebesar 1,5 persen oleh China Mobile Ltd
Indeks Shanghai Composite telah memperoleh sebesar 9 persen tahun ini dan diperdagangkan sebanyak 8,4 kali proyeksi laba 12-bulan terakhir, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises telah turun sebesar 2 persen dan bernilai 6.7 kali. Indeks Hang Seng China AH Premium naik ke level 96,81 kemarin, merupakan level tertinggi sejak 13 Mei lalu, sehingga menandakan kesenjangan penyempitan antara dua saham yang terdaftar tersebut.  (vck)
Sumber: Bloomberg


Indeks saham berjangka China turun pasca Goldman Sachs Group Inc memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi China tahun depan dan perusahaan logistik mengatakan unitnya gagal membayar hutang.
Kontrak berjangka pada Index CSI 300 berakhir pada bulan Oktober turun sebesar 0,5 persen ke level 2,396.40 pukul 09:18 pagi waktu setempat. Goldman Sachs akan menurunkan targetnya pada 2015 nanti sebesar 7,1 persen dari 7,6 persen, sekaligus menjaga perkiraan pada tahun ini tidak berubah sebesar 7,3 persen. Anhui Wanjiang Logistik Group Co mengatakan unitnya memiliki utang sebesar 2,1 miliar yuan ($ 337 miliar) utang yang telah jatuh tempo dan para eksekutif perusahaan itu telah ditahan. Bank of China Ltd mungkin aktif pasca regulator menyetujui penjualan atas saham preferen.
Indeks Shanghai Composite naik sebesar 0,9 persen ke level 2,309.72 kemarin, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 0,3 persen ke level terendah dalam dua bulan terakhir. Data terbaru di China telah bercampur, dengan kenaikan tak terduga dalam acuan manufaktur kemarin yang datang pasca investasi asing langsung turun ke level empat bulan harga rendahnya dan harga rumah turun di semua kota kecuali dua kota yang dipantau oleh pemerintah.
Indeks Shanghai Composite telah memperoleh sebesar 9,2 persen pada tahun ini dan diperdagangkan sebanyak 8,4 kali proyeksi laba 12-bulan terakhir, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 2,3 persen dan bernilai 6.7 kali. Indeks Hang Seng China AH Premium telah naik ke level 96,81, merupakan level tertinggi sejak 13 Mei lalu, menandakan kesenjangan penyempitan antara dua saham yang terdaftar.
Sumber: Bloomberg

Saham Jepang Melemah Terkait Yen Menguat Ditengah Konflik Timur Tengah

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:50 PM No comments


Saham Jepang turun, dengan indeks Topix turun untuk kedua kalinya pada pekan ini pasca libur kemarin, terkait mata uang yen menguat di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah dan mengikuti penurunan ekuitas AS.
Indeks Topix turun sebesar 0,6 persen ke level 1,323.55 pukul 09:01 pagi di Tokyo, dengan empat saham yang turun dari 33 kelompok industri. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 0,5 persen ke level 16,122.74. Sementara mata uanag yen menguat sebesar 0,3 persen ke level 108,60.
Kontrak pada indeks Standard & Poor stagnan hari ini. Yang mendasari acuan ekuitas AS turun sebesar 0,6 persen kemarin karena saham kesehatan turun di tengah tindakan tegas pemerintah pada penggabungan penghematan pajak dan juga terkait serangan udara AS yang diluncurkan terhadap pemimpin ISIS di Suriah. Sementara militer Israel menyatakan bahwa pihaknya menembak jatuh sebuah jet tempur Suriah pasca menembus wilayah udara Israel di atas Dataran Tinggi Golan. (vck)
Sumber: Bloomberg

Bursa Asia Menuju Ke Level Penutupan Terendah Sejak Juni

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:50 PM No comments


Saham Asia turun untuk hari ketiga, dengan indeks acuan regional menuju pada penutupan terendahnya dalam lebih dari tiga bulan terakhir, menyusul penurunan ekuitas AS dan karena mata uang yen menguat.
Indeks MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,1 persen ke level 142,99 pukul 09:01 di Tokyo, bersiap untuk penutupan terendahnya sejak 4 Juni lalu. Indeks Standard & Poor 500 turun untuk hari ketiga kemarin pasca tindakan tegas pemerintah pada penggabungan penghematan pajak, perlambatan pertumbuhan manufaktur di zona euro dan terkait konflik di Timur Tengah yang meningkat. Saham Asia turun sebesar  4,2 persen kemarin dan merumakan level tertinggi dalam enam tahun terakhir pada bulan Juli lalu di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi China yang melambat.
Indeks Topix Jepang turun sebesar 0,7 persen diperdagangkan kembali dari liburan kemarin. Mata uang yen menguat sebesar 0,3 persen ke level 108,58 per dolar.
Indeks Kospi Korea Selatan turun sebesar 0,1 persen. Indeks Australia S&P / ASX 200 turun sebesar 0,3 persen dan Indeks NZX 50 Selandia Baru menguat sebesar 0,5 persen. (vck)
Sumber: Bloomberg

Kekhawatiran Geopolitik Pukul Bursa Saham AS Ditutup Melemah 0.6%

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:48 PM No comments


Bursa Saham AS melemah, Indeks Standard & Poor mencatat penurunan pada hari ke-3, penurunan ersebut akibat saham-saham peralatan kesehatan tergelincir ditengah upaya pemerintah terkait penghematan pajak dan meningkatnya konflik Timur Tengah.

Indeks S&P 500 melemah 0.6% ke level 1,982.81 pukul 4 sore waktu New York. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 114.18 poin atau 0.7% ke level 17,058.50. Indeks Russell 2000 melemah 0.9%, penurunan pada hari ke-3 secara berturut-turut.

Kemarin Indeks S&P 500 melemah sebesar 0.8% dan hari ini turun 1.4% sejak ditutup pada rekornya tanggal 18 September lalu. Sementara Indeks Russell 2000 telah mengalami penurunan sebesar 3.5% selama penurunan 3 harinya, penurunan tajam sejak April lalu. (bgs)

Sumber : Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search