English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, January 29, 2014

Jelang Kenaikan Bulanan, Emas Pertahankan Gain pada Permintaan Haven

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:43 PM No comments


Komoditi emas pertahankan kenaikan terbesar sepekan terakhir terhadap kecemasan bahwa sebuah kemerosotan dalam market Negara berkembang kemungkinan akan memburuk, memicu permintaan untuk sebuah safe haven seiring dengan langkah yang lebih jauh lagi dari pihak the Fed dalam mengurangi laju pembelian asset.

Bullion untuk pengiriman cepat diperdagangkan pada level harga $1,266.27 per ons pada jam 8:07 di Singapura dari level $1,267.24 kemarin, ketika harga naik 0.8%, yang terbanyak sejak 23 Januari, logam kuning tersebut bergerak menuju kenaikan bulanan pertama sejak Agustus seiring dengan saham serta mata uang dari India hingga Afrika Selatan yang merosot.

Pihak FOMC kemarin mengatakan bahwa mereka akan memangkas pembelian obligasi bulanan hingga $10 Milyar menjadi $65 Milyar, memangkas pembelian untuk bulan kedua berturut seiring peningkatan ekonomi A.S, selain itu bank sentral dari India hingga Turki dan Afrika Selatan yang telah meningkatkan dana pinjaman pekan ini guna mencoba untuk menghentikan arus keluar modal yang berada ditengah kecemasan bahwa ekonomi China sedang melambat.

Peningkatan permintaan fisik di Asia telah membantu rebound emas dari enam pekan terendah pada tanggal 31 Desember, ketika harga membatasi penurunan tahunan terbesar sejak tahun 1981, support ini mulai memudar tepat sebelum tahun baru Imlek, yang dimulai besok, berdasarkan Australia & New Zealand Banking Group Ltd. dengan volume kemarin untuk kontrak acuan pada Shanghai Gold Exchange terjatuh untuk hari keempat menuju ke level terendah tahun ini.(tito)

Sumber : Bloomberg

Gold Holds Gain on Demand for Haven to Head for Monthly Advance

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:20 PM No comments
Gold held the biggest advance in a week on concern that a rout in emerging-market assets may deepen, fueling demand for a haven as the U.S. Federal Reserve further reduced the pace of asset purchases.

Bullion for immediate delivery traded at $1,266.27 an ounce at 8:07 a.m. in Singapore from $1,267.24 yesterday, when prices climbed 0.8 percent, the most since Jan. 23. The metal is headed for the first monthly advance since August as stocks and currencies from India to South Africa slumped.

The Federal Open Market Committee said yesterday that it will cut monthly bond-buying by $10 billion to $65 billion, trimming purchases for a second straight month, as the U.S. economy improved. Central banks from India to Turkey and South Africa raised borrowing costs this week to try to stem capital outflows amid concern that China’s economy is slowing.

Increased physical demand in Asia has helped gold rebound from a six-month low on Dec. 31, when prices capped the biggest annual decline since 1981. This support is waning just before the Lunar New Year, which begins tomorrow, according to Australia & New Zealand Banking Group Ltd. Volumes for the benchmark contract on the Shanghai Gold Exchange fell for a fourth day yesterday to the lowest level this year.

Copy Source : Bloomberg
 

Emas Berjangka Naik Seiring Gejolak Mata Uang Picu Permintaan Logam

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:10 PM No comments
Emas berjangka naik untuk pertama kalinya dalam tiga sesi terakhir sejalan dengan penurunan mata uang di emerging market yang memicu permintaan akan logam mulia sebagai safe haven.

South Africa Reserve Bank secara mengejutkan menaikkan tingkat suku bunga acuannya pada hari ini, mengikuti bank sentral di emerging market dari Turki hingga Brazil yang telah melakukan pengetatan kebijakan moneter guna menopang mata uangnya. Pada pekan ini, Bloomberg memonitor mata uang di 20 emerging-market yang jatuh ke level terendahnya sejak April 2009.

Sementara di Comex, New York, emas berjangka untuk pengiriman bulan April diperdagangkan pada level $1,267.60 per ounce pukul 4:24 sore pada perdagangan elektronik pasca Federal Reserve menyatakan akan memangkas pembelian obligasi bulanannya sebesar $10 miliar menjadi $65 miliar.

Pada awal perdagangan, harga ditutup pada level 0.9% lebih tinggi pada level $1,262.20 per ounce, gain tertingginya untuk kontrak yang paling aktif sejak tanggal 23 Januari lalu. Logam turun 1.1% pada dua sesi sebelumnya.

Bullion turun 28% pada tahun lalu terkait kekhawatiran bahwa bank sentral akan mengurangi pembelian obligasi.

Perakn berjangka untuk pengiriman bulan Maret naik 0.3% ke level $19.552 per ounce. Pada bulan Januari, logam telah mengalami kenaikan sebesar 0.9%, menuju ke gain pertamanya dalam tiga bulan terakhir.

Sementara itu di New York Mercantile Exchange, platinum berjangka untuk bulan April turun 0.1% ke level $1,408.10 per ounce. Logam turun dalam empat sesi secara berturut-turut, penurunan tertinggi dalam enam pekan terakhir.

Palladium berjangka untuk pengiriman bulan Maret turun sebesar 0.7% kel level $711.15 per ounce. Harga turun dalam lima sesi secara berturut-turut, penurunan tertinggi dalam 11 pekan terakhir. (bgs)

Sumber : Bloomberg
 

Saham AS Mundur Terkait Pengurangan Stimulus The Fed

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:59 PM No comments
Saham AS jatuh, menghapus keuntungan pada hari kemarin, terkaiti perkiraan mengecewakan para investor di Yahoo! Inc dan Boeing Co dan Federal Reserve yang tetap berencana untuk mengurangi stimulus bahkan ditengah gejolak di pasar negara berkembang.
Yahoo merosot 8,7 persen dari perkiraan penjualan yang menandakan melambatnya pertumbuhan. Boeing Co turun sebanyak 5,2 persen setelah proyeksi laba di tahun 2014 membuntuti perkiraan para analis ditengah laju perlambatan pesanan pesawat jet. Dow Chemical Co melonjak 3,9 persen setelah meningkatkan dividen dan rencana buyback sahamnya.
Indeks Standard & Poor 500 turun 1 persen ke level 1,774.26 pada pukul 4 sore di New York, penutupan terendah sejak November. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 188,68 poin, atau sebanyak 1,2 persen, ke level 15,739.88 hari ini. Perdagangan saham di S & P 500 adalah 46 persen di atas rata-rata 30-hari selama hari ini.
Saham jatuh ke level terendahnya terkait para otoritas terus mendesak pengurangan pada pembelian obligasi bulanan sebesar $ 10 milyar yang dimaksudkan untuk mempercepat pemulihan dari resesi terburuk sejak Depresi Besar. (yds)

Gold Futures Advance as Currency Turmoil Spurs Haven Demand

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:39 PM No comments
Gold futures rose for the first time in three sessions as a rout in emerging-market currencies spurred demand for the precious metal as a haven.

The South Africa Reserve Bank unexpectedly increased its benchmark interest rate today, following central banks in emerging markets from Turkey to Brazil that have tightened monetary policy to bolster their currencies. This week, a Bloomberg gauge tracking 20 emerging-market currencies fell to the lowest since April 2009.

On the Comex in New York, gold futures for April delivery traded at $1,267.60 an ounce at 4:24 p.m. in electronic trading after the Federal Reserve said it will trim its monthly bond buying by $10 billion to $65 billion.

In earlier floor trading, the price closed 0.9 percent higher at $1,262.20 an ounce, the biggest gain for a most-active contract since Jan. 23. The metal lost 1.1 percent the prior two sessions.

Bullion dropped 28 percent last year partly on concern that the central bank will reduce bond buying.

Silver futures for March delivery rose 0.3 percent to $19.552 an ounce. In January, the metal has climbed 0.9 percent, heading the first gain in three months.

On the New York Mercantile Exchange, platinum futures for April declined 0.1 percent to $1,408.10 an ounce. The metal dropped for the fourth straight session, the longest slump in six weeks.

Palladium futures for March delivery fell 0.7 percent to $711.15 an ounce. The price declined for the fifth straight session, the longest slump in 11 weeks.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search