English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, February 9, 2014

Investor Kaji Laporan Tenaga Kerja Bulan Januari, Saham AS Naik

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:49 PM No comments

Saham AS naik, dengan Indeks Standard & Poor 500 menuju kenaikan mingguan pertamanya dalam sebulan terakhir, seiring investor mengkaji data yang menunjukkan perekrutan naik kurang dari perkiraan pada bulan lalu seiring banyak negara bagian menghadapi cuaca buruk.
Expedia Inc melonjak 13 persen setelah perusahaan perjalanan online mengatakan iklan dan pemesanan kamar hotel meningkat membantu meningkatkan penjualan. Apple Inc naik 2 persen pada laporan bahwa perusahaan membeli kembali sahamnya sebesar US$14 miliar. LinkedIn Corp merosot 6,8 persen setelah mengatakan pertumbuhan penjualan akan melambat untuk kuartal kelima secara berturut-turut.
Indeks S&P 500 naik 0,8 persen ke level 1,786.78 pada pukul 12:40 di New York, indeks mengakhiri kenaikan lebih tinggi sebesar 0,2 persen untuk minggu ini. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 84,41 poin, atau 0,5 persen, ke level 15,712.94 hari ini. Perdagangan pada indeks saham S&P 500 adalah sebesar 11 persen di atas rata-rata perdagangan 30 hari pada hari ini.
Gaji naik ke angka 113.000 pada bulan Januari, kenaikan kurang dari angka 180.000 yang diproyeksikan dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom, seperti pengecer memotong kembali setelah liburan dan perekrutan pemerintah jatuh. Tingkat pengangguran secara tak terduga turun menjadi 6,6 persen, tingkat terendah sejak bulan Oktober 2008. (izr)
Sumber : Bloomberg
Saham-saham AS naik, dengan Indeks Standard & Poor 500 menandai rally 2 hari tertingginya sejak bulan Oktober lalu, ditengah optimisme pertumbuhan ekonomi yang cukup kuat guna memangkas stimulus sejalan dengan data menunjukkan perekrutan memburuk dari yang diperkirakan sebelumnya.

Indeks S&P 500 naik 1.3% ke level 1,796.76 pada pukul 4 sore di New York. Indeks naik 0.8% pada lima hari lalu, menandai kenaikan mingguan pertamanya dalam satu bulan terakhir.

Indeks S&P 500 mengalami rally sebesar 2.6% pada dua hari lalu, rally tajam sejak tanggal 11 Oktober lalu, dengan indeks acuan tersebut catat gain secara berturut-turut setidaknya sebesar 1% untuk pertama kalinya sejak tanggal 2 Januari 2013 silam. Kenaikan telah memangkas penurunan indeks dari rekornya pada tanggal 15 Jan lalu sebesar 2.8% dari sebesar 5.8%.

Daftar gaji naik sebesar 113,000 di bulan Januari lalu, kurang dari kenaikan sebesar 180,000  pada sebuah survei Bloomberg oleh para ekonom, sejalan dengan para pelaku ritel terpangkas kembali pasca liburan dan perekrutan pemerintah yang turun. Tingkat pengangguran secara mengejutkan turun 6.6%, level terendah sejak Oktober 2008.

Laporan pada hari ini menunjukkan bahwa 262,000 warga Amerika tidak bekerja karena cuaca yang buruk di bulan Januari lalu, sedikit berubah dari bulan yang sama pada tahun lalu. Tingkat partisipasi naik sebesar 63% dari 62.8% seiring orang-orang memasuki angkatan kerja. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Saham Asia Naik Pasca Ekuitas AS Rally Terkait Data Pekerjaan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:33 PM No comments

Saham-saham Asia naik, dengan indeks acuan regional tersebut gain tertingginya pada tahun ini, pasca data pekerjaan memicu rally tertinggi pada ekuitas AS selama dua hari terakhir  sejak bulan Oktober lalu dan melemahnya yen.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0.4% ke level 133.82 pada pukul 9:01 pagi di Tokyo, kenaikan untuk hari keempat. Indeks acuan tersebut telah mengalami kenaikan sebesar 2.8% dari level lima bulan terendahnya yang terjadi pada tanggal 4 Februari lalu.

IndeksTopix Jepang naik 1.3% sejalan dengan tergelincirnya yen untuk hari ketiga. Indeks Standard & Poor 500 naik 1.3% pada tanggal 7 Februari lalu ditengah optimisme pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi guna mendukung pemangkasan stimulus meskipun data menunjukkan bahwa perekrutan tenaga kerja yang lebih rendah dari yang diperkirakan sebelumnya.

Ekuitas Global turun pada tahun 2014 ini puncaknya sebesar $3 triliun pada tanggal 4 Februari lalu dan telah menurun sebesar $1.6 triliun, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg. Indeks acuan MSCI Asia-Pacific turun sebesar 4.6% di bulan Januari lalu untuk awal performa tahun terburuknya sejak tahun 2009 lalu sejalan dengan kekhawatiran mengenai pemangkasan stimulus  Federal Reserve, Menurunnya pertumbuhan ekonomi China dan volatilitas pada bursa-bursa Negara berkembang memicu gejolak global.

Indeks Kospi Korea Selatan catat gain sebesar 0.1% dan Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0.8%. Indeks NZX 50 Selandia Baru tergelincir 0.2%. Bursa-bursa di China dan Hong Kong belum buka.

Kontrak berjangka pada S&P 500 turun 0.1% pada hari ini.

Sementara itu AS mengalami kenaikan sebesar 113,000 pekerjaan di bulan Januari lalu, berdasarkan pada laporan tanggal 7 Februari lalu, dibawah estimasi rata-rata sebesar 180,000 pada sebuah survei Bloomberg. Tingkat pengangguran turun 6.6%. Federal Reserve telah mengamati data pekerjaan guna menentukan waktu dan laju pemangkasan stimulus. (bgs)

Sumber : Bloomberg
Saham-saham Jepang naik, pasca Indeks Topix mencatat penurunan dalam lima pekan terakhir, sejalan dengan melemahnya yen mengikuti data pekerjaan AS dan ditengah spekulasi Federal Reserve yang akan memangkas stimulus.

Indeks Topix naik sebesar 1.3% ke level 1,205.09 pada pukul 9:01 pagi di Tokyo, dengan semua 33 grup industri mengalami gain. Indeks acuan tersebut tergelincir sebesar 2.6% pada pekan lalu untuk penurunan periode kelimanya, penurunan tertinggi sejak bulan Juni 2012. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1.3% ke level 14,647.05. Yen turun sebesar 0.2% ke level 102.47 per dollar pada hari ini, penurunan hari ketiganya. Janet Yellen melaporkan laporan mengenai kebijakan pertamanya ke parlemen AS besok.

Sementara itu AS mengalami kenaikan sebesar 113,000 pekerjaan di bulan Januari lalu, berdasarkan pada laporan tanggal 7 Februari lalu, dibawah estimasi rata-rata sebesar 180,000 pada sebuah survei Bloomberg. Tingkat pengangguran turun 6.6%. Federal Reserve telah mengamati data pekerjaan guna menentukan waktu dan laju pemangkasan stimulus. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Optimisme Tahun Baru Imlek, Indeks Berjangka China Naik

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:30 PM No comments
Indeks berjangka China naik ditengah spekulasi yang melonjak pada perjalanan selama Liburan Tahun Baru Imlek pada Negara tersebut pada pekan lalu yang mendorong perkiraan pendapatan untuk perusahaan-perusahaan dari penerbangan hingga hotel.

Kontrak berjangka pada Indeks CSI 300 yang berakhir di bulan Februari ini mengalami gain 0.6% ke level 2,226.40 pada pukul 9:18 pagi waktu lokal. FAW Car Co. kemungkinan bergerak pasca penjualan kendaraan di bulan Januari naik 50% dari tahun lalu. BYD Co. kemungkinan bergerak pasca Negara tersebut mengurangi subsidi mobil listrik. Jiangxi Copper Co. kemungkinan naik terkait spekulasi bahwa permintaan akan naik di China ditengah penurunan persediaan.

Indeks Shanghai Composite naik 0.6% ke level 2,044.50 pada tanggal 7 Februari lalu, hari pertama perdagangan apsca hari libur di China. ChiNext rally sebesar 2.5% ke rekor tertingginya. Indeks CSI 300 naik 0.5% ke level 2,212.48.

Data Pemerintah menunjukkan bahwa penumpang perjalanan udara naik 19% selama hari libur Tahun Baru Imlek yang mulai pada tanggal 31 Januari lalu. Lalu lintas jalan raya naik 5%, berdasarkan pada sebuah laporan Xinhua News Agency pada tanggal 7 Februari lalu, sejalan dengan 433 juta orang, lebih dari seluruh populasi AS, melakukan perjalanan selama liburan.

Indeks Ekuitas AS China Bloomberg gain sebesar 1.6%, dipicu oleh operator anggaran hotel. Home Inns & Hotels Management Inc., naik 7.5% pada gain mingguan pertamanya pada tahun ini.

Indeks Hang Seng China Enterprises naik 1.1%, memangkas penurunan pada tahun ini sebesar 11%. Saham Hong Kong yang terdaftar fi China mengalami oversold dan penurunan akan teredam, menurut analis Hanfeng Wang dari China International Capital Corp. (bgs)

Sumber : Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search