English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, August 19, 2013

Menanti sinyal the Fed, Wall Street berakhir rendah

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:01 PM No comments


New York, Bloomberg (16/08) – Indeks Standard & Poor 500 catat penurunan empat hari pertamanya dalam setahun ini, setelah saham-saham energi turun dan yield Treasury melonjak ke level tertinggi dua tahun karena investor menunggu sinyal rencana stimulus Federal Reserve pekan ini.

Indeks S & P 500 turun 0,6 persen menjadi 1,646.06 pada pukul 4 sore di New York, level terendah sejak 8 Juli dan Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 70,73 poin, atau 0,5 persen ke 15,010.74.

Federal Open Market Committee akan merilis risalah dari pertemuan kebijakan 30-31 Juli lalu pada 21 Agustus mendatang. Para investor dan analis akan mencari petunjuk lebih lanjut terhadap kapan bank sentral AS tersebut berencana untuk mengurangi pembelian aset bulanannya senilai $85 milyar. Menurut 65 persen ekonom yang disurvei oleh Bloomberg pada 09-13 Agustus lalu para pembuat kebijakan itu akan mulai memangkas pembeli pada pertemuan kebijakan 17-18 September,

Dari 464 perusahaan di S & P 500 yang telah melaporkan pendapatan sejauh ini, 72 persen telah melampaui perkiraan analis, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Sekitar 55 persen telah melampaui proyeksi pendapatan dan sekitar 23 perusahaan dari S & P 500 dijadwalkan untuk merilis hasil kuartalannya pekan ini.

Saham-saham energi mencatat penurunan terbesar hari ini, turun 1,5 persen. Minyak mentah West Texas Intermediate turun untuk pertama kalinya dalam tujuh hari karena meredanya ancaman badai di Teluk Meksiko, menghilangkan risiko terhadap produksi minyak dan gas di daerah tersebut. Minyak juga turun karena permintaan dari kilang AS menurun mengikuti berakhirnya puncak periode penggunaan bensin. WTI ditutup meningkat beruntun terpanjang sejak April pada 16 Agustus lalu di tengah kerusuhan Mesir. (brc)
 

U.S. Stocks Decline as Energy Slumps, Investors Await Fed

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:00 PM No comments


Bloomberg, (19/8) -- U.S. stocks fell, giving the Standard & Poor’s 500 Index its first four-day decline of the year, after energy shares dropped and Treasury yields jumped to a two-year high as investors awaited signals this week on the Federal Reserve’s stimulus plans.

The S&P 500 dropped 0.6 percent to 1,646.06 at 4 p.m. in New York, the lowest level since July 8. The Dow Jones Industrial Average slipped 70.73 points, or 0.5 percent, to 15,010.74.

The Federal Open Market Committee will release minutes of its July 30-31 meeting on Aug. 21. Investors and analysts will be looking for clues on when central bankers plan to reduce their $85 billion in monthly asset purchases. Officials will begin to trim buying at their Sept. 17-18 meeting, according to 65 percent of economists surveyed by Bloomberg on Aug. 9-13.

Central bankers and policy makers meet in Jackson Hole, Wyoming, from Aug. 22 to Aug. 24 to discuss the global economy and monetary policy.

Of the 464 companies in the S&P 500 that have reported earnings so far, 72 percent have topped analysts’ estimates, according to data compiled by Bloomberg. About 55 percent have exceeded revenue projections. About 23 S&P 500 companies are scheduled to release quarterly results this week.

Energy shares had the largest decline today, dropping 1.5 percent. West Texas Intermediate crude dropped for the first time in seven days as the threat of a storm in the Gulf of Mexico dissipated, removing a risk to oil and gas production in the area. Oil also slid because demand from U.S. refineries is declining as the peak gasoline-use period comes to an end. WTI capped the longest rising streak since April on Aug. 16 amid unrest in Egypt.
 

Emas jatuh dari tertinggi dua bulan atas spekulasi pemangkasan stimulus

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:59 PM No comments


New York, 19/08 (Bloomberg) – Emas turun dari level tertinggi dua bulan di New York di tengah kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan memperlambat laju stimulusnya, menghambat permintaan untuk logam mulia sebagai tempat penyimpan nilai.

Bank sentral, yang telah mempertahankan suku bunga pada rekor rendah sejak 2008, mungkin akan mengurangi stimulus moneter sebesar $ 85 miliar atas pembelian obligasi bulanan pada bulan September setelah mandapat tanda-tanda kenaikan dalam perekonomian, menurut 65 persen ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Risalah pertemuan kebijakan sebelumnya dari Federal Open Market Committee akan dirilis pada 21 Agustus mendatang.

'Pasar berspekulasi bahwa the Fed akan mengumumkan awal dari pemangkasan stimulus,' kata Frank Lesh, trader dari FuturePath Trading di Chicago, dalam sebuah wawancara telepon. 'Kami melihat para investor bertandaksi dengan lebih hati-hati.'

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,4 persen untuk menetap di posisi $ 1,365.70 per ounce pada pukul 1:50 sore di Comex, New York. Sebelumnya, harga mencapai $ 1,384.10, level tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 18 Juni.

Perdagangan di Comex adalah 31 persen di bawah rata-rata untuk 100 hari terakhir pada hari ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Emas telah jatuh 19 persen sejak awal tahun ini karena sebagian investor telah kehilangan kepercayaan terhadap logam sebagai tempat penyimpan nilai, menghapus $ 56.1 milyar dari nilai dana yang diperdagangkan di bursa melalui produk reksadana berbasis bullion. Harga yang lebih rendah pada akhirnya memacu pembelian perhiasan dan koin emas sehingga membantu logam kuning ini untuk menuju kenaikan bulanan kedua berturut-turut.

Logam mulia tersebut telah naik 70 persen dari akhir Desember 2008 hingga Juni 2011 karena the Fed dalam program stimulusnya membeli lebih dari $ 2 triliun obligasi untuk meningkatkan perekonomian. (brc)
 

Saham A.S Berakhir Lebih Rendah; Yield Mencapai 2 Tahun Tertinggi

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:57 PM No comments


MarketWatch (20/8) - NEW YORK — Saham-saham A.S jatuh dihari Senin setelah sebuah sesi perdagangan yang fluktuatif, dengan saham disektor keuangan dan energi yang memimpin Index S&P 500 turun lebih rendah, seiring dengan yield treasury yang mencapai level baru tertingginya selama dua tahun terakhir.

Stocks hit two-year highDow Jones Industrial Average jatuh sebanyak 0.5% sejumlah 70.73 poin, diakhiri pada level 15,010.74, dengan 23 dari 30 komponen yang berakhir dalam wilayah yang negatif.
Index S&P 500 turun sebanyak 0.6% sejumlah 9.77 poin menuju ke level 1,646.06.

Ini merupakan sesi berturut yang keempat penurunan bagi Dow industrial dan Index S&P 500, yang menandakan penurunan berturut terpanjang sejak tanggal 28 Desember 2012, ketika market terjatuh untuk lima hari perdagangan secara berturut.

Lebih dari 640 Juta saham yang ditransaksikan pada New York Stock Exchange dan puncak volume komposit sebanyak 2.8 Juta, sementara itu Index Nasdaq Composite jatuh sebanyak 0.4% sejumlah 13.69 poin menuju ke level 3,589.09.(tito)

http://www.marketwatch.com/story/us-stocks-drop-as-traders-eye-rising-yields-2013-08-19
 

U.S. stocks end lower; yields hit 2-year highs

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:57 PM No comments


MarketWatch (20/8) - NEW YORK — U.S. stocks dropped on Monday after a choppy trading session, with the energy and financial sectors leading the S&P 500 lower, as Treasury yields hit fresh two-year highs.

Stocks hit two-year highThe Dow Jones Industrial Average DJIA -0.47% fell 70.73 points, or 0.5%, to end at
15,010.74, with 23 of its 30 components ending in negative territory.

The S&P 500 SPX -0.59% declined 9.77 points, or 0.6%, to 1,646.06.

This was the fourth consecutive session of declines for both the Dow industrials and the S&P 500, marking the longest losing streak since Dec. 28, 2012, when the market fell for five straight trading days.

More than 640 million shares traded on the New York Stock Exchange and composite volume topped 2.8 billion. The Nasdaq Composite COMP -0.38% fell 13.69 points, or
0.4%, to 3,589.09.

http://www.marketwatch.com/story/us-stocks-drop-as-traders-eye-rising-yields-2013-08-19
 

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search