English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, May 15, 2016

Aussie Sentuh level Terendah dalam 10 minggu terkait Data Ekonomi Cina

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:29 PM No comments


Dolar Australia jatuh ke level terendah dalam 10 minggu dan mata uang Selandia Baru turun menyusul laporan dari China yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan di negara Asia yang tercatat sebagai pasar ekspor terbesar bagi kedua negara tersebut.
Aussie mempertahankan penurunan dari minggu lalu terhadap rekan-rekan utama nya sebelum rilis laporan dari pertemuan Mei bank sentral yang secara mengejutkan menurunkan suku bunga acuan. penjualan ritel China, produksi industri dan data investasi aset tetap yang dirilis pada akhir pekan meleset dari perkiraan ekonom. Indeks dolar ditutup di level enam minggu tertinggi pada hari Jumat setelah data menunjukkan pembelian konsumen AS pada bulan April meraih peningkatan terbesar dalam setahun. Pedagang akan melihat ke laporan dari pertemuan terakhir Federal Reserve pada 18 Mei nanti sebagai petunjuk untuk kapan waktu para pejabat akan melanjutkan kenaikan suku bunga negara paman sam tersebut.
Dolar Australia merosot ke level 72,37 sen AS, yang merupakan level terlemah sejak 2 Maret, dan dibeli di levek 72,75 pada pukul 09:12 pagi waktu Tokyo, sedikit berubah dari level pada hari Jumat. Kiwi tergelincir 0,2 persen ke level 67,64 sen AS. Bloomberg Dollar Spot Index sedikit berubah menyusul 2,3 persen kenaikan selama dua minggu terakhir untuk ditutup pada level tertinggi sejak 29 Maret. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Minyak Diperdagangkan di Dekat $ 46 terkait Output AS dan Cina

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:28 PM No comments

Minyak diperdagangkan mendekati level $ 46 per barel seiring output dari kilang minyak mentah China yang berada pada tingkat rekor dan pengeboran AS terus melambat di tengah surplus stok global.
Futures sedikit berubah di New York setelah melonjak 3,5 persen pekan lalu. Kilang minyak Cina memproduksi 10.930.000 barel per hari pada bulan April dengan penyuling independen menambah operasi, menurut data pemerintah yang dirilis Sabtu. Jumlah rig aktif di AS turun ke level terendah sejak Oktober 2009, Baker Hughes Inc mengatakan di situsnya Jumat.
Minyak telah kembali pulih setelah jatuh awal tahun ini ke level terendah sejak 2003 di tengah tanda-tanda surplus stok di seluruh dunia akan memudar menyusul penurunan output AS. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak terus memperkirakan bahwa pasokan global dan permintaan tidak akan berubah dalam penilaian bulanan terakhirnya sebelum anggota bertemu untuk meninjau pasar pada tanggal 2 Juni nanti.
West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni di $ 46,27 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 6 sen, pada pukul 08:27 pagi waktu Hong Kong. Kontrak turun 1,1 persen untuk ditutup di level $ 46,21 pada hari Jumat, memangkas kenaikan 7,5 persen selama tiga sesi sebelumnya di tengah penurunan pasokan mulai dari Nigeria sampai Kanada. Total volume perdagangan yakni sekitar 50 persen di bawah rata-rata 100-hari. Harga sudah naik lebih dari 75 persen dari level rendah Februari nya.
Brent untuk pengiriman Juli berada di level $ 47,89 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, naik 6 sen. Kontrak turun 25 sen untuk ditutup di level $ 47,83 pada hari Jumat. Minyak mentah patokan global ini berada di premi 90 sen untuk WTI bulan Juli. (sdm)
Sumber: Bloomberg

Data Cina Mengecewakan, Saham Asia di Luar Jepang Memerah

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:27 PM No comments

Saham Asia di luar Jepang jatuh, menuju level terendah dalam dua setengah bulan, setelah China melaporkan serangkaian data ekonomi yang mengecewakan.
Indeks MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang tergelincir 0,2 persen ke level 397,3300 pada pukul 09:10 pagi waktu Tokyo, menuju penutupan terendah sejak 3 Maret. Penjualan ritel Cina, produksi industri dan aset tetap data investasi yang dirilis pada hari Sabtu meleset dari estimasi ekonom, sementara kenaikan terbesar dalam penjualan ritel AS dalam setahun menghidupkan kembali spekulasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada awal Juni.
Mengecewakannya output baja dan batubara menyeret produksi industri di China, yang meningkat 6 persen dari tahun sebelumnya dibandingkan perkiraan ekonom sebesar 6,5 persen, sedangkan pembacaan ritel dan investasi juga mengecewakan, menurut laporan pada hari Sabtu. Sehari sebelumnya, data menunjukkan penurunan di kredit baru untuk bulan lalu.
Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,2 persen. S & P / ASX 200 Index Australia melemah 0,1 seiirng yield obligasi 10-tahun negara jatuh ke rekor terendah. S & P / NZX 50 Index Selandia Baru kehilangan 0,3 persen. Pasar di China dan Hong Kong belum memulai perdagangan saat berita ini diturunkan. (sdm)

Sumber: Bloomberg

Saham di Tokyo berayun di antara keuntungan dan kerugian seiring para investor mengkaji laporan laba dari puncak musim laporan kinerja keuangan perusahaan Jepang.
Indeks Topix naik 0,2 persen ke level 1,322.34 pada pukul 9:08 pagi waktu Tokyo, setelah jatuh sebanyak 0,2 persen. Indeks itu bertambaj 1,7 persen pekan lalu. Nikkei 225 Stock Average menguat 0,4 persen ke level 16,481.70. Yen diperdagangkan pada level 108,67 per dolar setelah penguatan 0,4 persen Jumat lalu, imbas dari AS data penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan. Jumat nanti merupakan puncak musim laporan laba Jepang, dengan lebih dari seperlima perusahaan Topix akan melaporkan laba, dengan banyak dari mereka akan merilisnya setelah pasar ditutup.
Dari 428 perusahaan yang telah melaporkan kinerjanya untuk musim ini, 38 persen melebihi ekspektasi keuntungan yang dilakukan oleh analisis Bloomberg, lebih buruk dari 51 persen yang mengalahkan perkiraan pada kuartal sebelumnya, menurut data Bloomberg. Kinerja penjualan sejauh ini lebih baik, dengan 44 persen yang melebihi perkiraan, naik dari 40 persen kuartal terakhir.
The Nikkei melaporkan pada hari Sabtu bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe akan menunda kenaikan pajak penjualan yang direncanakan dan mungkin akan membuat keputusan publik setelah pertemuan KTT G-7 pada akhir bulan ini. Namun, Pemerintah sendiri membantah laporan itu, menurut TV Asahi.
Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun kurang dari 0,2 persen setelah indeks dasar itu kehilangan 0,9 persen untuk menuju ke level terendah dalam satu bulan pada hari Jumat. (sdm)
Spurce: Bloomberg


Saham-saham Hong Kong jatuh untuk minggu ketiga berturut-turut, dengan indeks utama mencapai level terendahnya dalam dua bulan pada hari Jumat ini, karena kekhawatiran yang meningkat atas pertumbuhan ekonomi di kota dan China.
Indeks Hang Seng turun 1,0 persen, ke 19,719.29, catatkan penurunan mingguan sebesar 1,9 persen. Indeks China Enterprises turun 1,3 persen, ke 8,301.39 poin.
Adanya peningkatan kekhawatiran bahwa China akan menguat dalam kegiatan ekonomi telah kehilangan momentumnya, di tengah tanda-tanda bahwa Beijing mungkin tidak melonggarkan kebijakan moneter untuk merangsang pertumbuhan.
Sentimen tidak dibantu oleh ekspektasi bahwa ekonomi Hong Kong mungkin tumbuh pada laju tahunan terlemah dalam empat tahun di kuartal pertama, terkena dampak dari perlambatan China, penjualan ritel yang lemah dan penurunan harga aset.
Sebagian besar sektor di Hong Kong turun, dengan saham energi dan teknologi memimpin penurunan.(mrv)
Sumber: Reuters

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search