English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Tuesday, May 3, 2016

Dolar Rebound dari Level 18-Bulan Terendah Versus Yen

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:26 PM No comments

Dolar rebound dari level 18-bulan terendah terhadap yen Jepang setelah dua pejabat Federal Reserve mengatakan kenaikan suku bunga bisa terjadi pada bulan depan.
Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart menyebutkan kenaikan suku bunga pada Juni nanti "menjadi nyata," sementara San Francisco John Williams mengatakan ia akan mendukung langkah tersebut pada pertemuan berikutnya jika pertumbuhan ekonomi AS berada di jalurnya. Pejabat termasuk ketua St. Louis Fed James Bullard akan melakukan pembicaraan pada minggu ini. Sementara Yen pangkas keuntungan tahun ini terhadap greenback menjadi 13 % sebelum pertemuan Kelompok G-7 yang akan diadakan di Jepang pada akhir bulan Mei.
Dolar telah menguat 1 % dari level 105,55 ¥ pada hari Selasa, level terendahnya sejak Oktober 2014, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg. Dolar diperdagangkan pada level 106,60 ¥ pada pukul 08:35 pagi waktu Singapura, tidak berubah dari penutupan di New York. Pasar finansial Jepang ditutup pada Rabu ini untuk hari kedua liburan selama tiga hari. Terhadap Dolar Australia, dolar turun 0,2 % dari hari Selasa sampai ke level 75 AS sen dan sedikit berubah terhadap euro pada level $ 1,15.
Gubernur Bank of Japan (BOJ) Haruhiko Kuroda memperingatkan pada hari Senin di Frankfurt bahwa reli pada mata uang yen berisiko menekan pemulihan ekonomi Jepang. Mata uang yang lebih lemah menjadi terpenting dari Program Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan keluar dari deflasi. (knc)
Sumber : Bloomberg

Emas hentikan 6-sesi kenaikan beruntun imbas penguatan dolar AS

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:26 PM No comments


Emas berjangka ditutup lebih rendah pada hari Selasa, turun setelah dolar AS rebound dari posisi terendah satu sesi dan seiring investor yang menjual investasi mereka di logam mulia meningkat pesat.
Emas Juni kehilangan $ 4, atau 0,3%, ke level $ 1,291.80 per ons meskipun saham global menuju penurunan tajam, di tengah kekhawatiran baru dari perlambatan pertumbuhan global yang dipicu oleh data manufaktur yang lemah dari China.
Indeks aktivitas privat pabrik nasional di Cina jatuh menjadi 49,4 pada April dari 49,7 pada bulan Maret, mencatatkan 14 pembacaan penurunan berturut-turut untuk indeks manufaktur Caixin dan mengindikasikan perlambatan yang berkelanjutan dalam perekonomian China.
Data yang menunjukkan sedikit antusias mendorong emas ke posisi yang lebih tinggi, menempatkan logam dalam posisi untuk mencetak kenaikan beruntun terpanjang dalam 3 1/2 bulan. Namun, emas berbalik lebih rendah menyusul penguatan dolar pada sesi selanjutnya. ICE AS Dollar Index yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang rival, naik 0,1% Selasa sore di New York.
Dolar yang lebih kuat cenderung membuat aset dalam mata uang lebih mahal untuk pembeli yang menggunakan unit moneter lainnya.
Sementara itu, harga perak Juli jatuh 18,3 sen, atau 1%, untuk menetap di level $ 17,499 per ons. Pada bulan April, harga logam melonjak sekitar 15% lebih tinggi.
Pada perdagangan logam lainnya, tembaga untuk Juli menetap dengan kehilangan 4,75 sen, atau 2,1%, pada $ 2,2190 per pon. Platinum untuk Juli turun $ 14,80, atau 1,4%, untuk berakhir di level $ 1,071.60 per ons, sedangkan paladium untuk pengiriman Juni turun $ 15,90, atau 2,5%, untuk ditutup di level $ 608,85 per ons. (sdm)
Sumber: MarketWatch

Saham Asia Turun Karena Dampak dari Kekhawatiran Pertumbuhan Global

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:25 PM No comments


Saham Asia turun untuk hari keenam, penurunan terpanjang sejak Februari lalu yang dipimpin oleh kemerosotan di saham komoditas seiring minyak mentah diperdagangkan di bawah level $ 44 per barel dan meningkatnya kekhawatiran atas lesunya pertumbuhan ekonomi global.
Indeks MSCI Asia Pacific kecuali ekuitas Japan turun 0,9 % ke level 408,15 pada pukul 09:32 pagi waktu Hong Kong. Pelemahan di sektor industri logam menyeret kemerosotan pada indeks acuan Australia yang terbesar dalam sebulan terakhir, sementara pasar finansial di Jepang tetap ditutup sampai hari Jumat. Kontrak pada Indeks S & P 500 yang mendatar setelah bursa AS turun 0,9 % pada hari Selasa. BHP Billiton Ltd, perusahaan pertambangan terbesar di dunia, anjlok sebesar 7,8 % di Sydney.
Kerugian di antara saham global yang diperpanjang menuju sesi perdagangan Asia hari Rabu setelah Indeks MSCI World melemah ke level terendah sejak 12 April dan minyak mentah lebih rendah ke level $ 43,65 per barel pada hari Selasa, sebelum rebound untuk diperdagangkan di level $ 43,77 pada hari Rabu. Semua mata beralih ke laporan pekerjaan bulanan AS yang dirilis pada Jumat nanti di tengah bukti bahwa melemahnya perekonomian dari AS ke China dan Inggris.
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,6 % dan Indeks Hang Seng China Enterprises dari perusahaan China daratan yang terdaftar jatuh 0,7 %. Indeks Shanghai Composite melemah 0,4 %.
Indeks S&P / ASX 200 Australia turun 1,2 %, Indeks NZX 50 Selandia Baru sedikit berubah dan Indeks Kospi Korea Selatan lebih rendah 0,5 % sebelum liburan selama dua hari. Indeks Straits Times Singapura melemah 1 % dan Indeks Taiex Taiwan merosot 0,3 %. (knc)
Sumber : Bloomberg

Indeks acuan Hong Kong mengalami penurunan terburuk dalam hampir 12 minggu pada hari Selasa ini, karena beberapa pasar Asia yang sebelumnya melemah di tengah kekhawatiran tentang kemampuan bank sentral global untuk meningkatkan pertumbuhan melalui pelonggaran kebijakan agresif.
Indeks Hang Seng turun 1,9 persen, ke 20,676.94, persentase penurunan terbesar dalam sehari sejak 11 Februari lalu.
Indeks China Enterprises kehilangan 2,1 persen, ke 8,748.70 poin, yang terburuk sejak 25 Februari.
Pasar Hong Kong ditutup untuk libur umum pada Senin kemarin, ketika pasar saham Jepang jatuh lebih dari 3 persen.
Semua sektor utama di Hong Kong kehilangan posisinya, dengan sektor energi dan saham teknologi memimpin penurunan.(mrv)
Sumber: Reuters

Bursa Saham AS Ditutup Turun Menuju Pekan Ke Tiga Terendahnya

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:24 PM No comments

Saham AS Ditutup jatuh, dengan S & P 500 anjlok ke terendah tiga pekan, di tengah kecemasan kembali atas melanbatnya laju  pertumbuhan global serta melesunya dari data laba perusahaan.
Indeks S & P 500 turun 0,9% menjadi 2,063.43 pada 16:00 sore di New York, jatuh untuk ketiga kalinya dalam empat hari. Indeks melonjak 0,8% untuk memulai bulan pada hari Senin dalam pemulihan dari penurunan mingguan terburuk sejak Februari.
Sebuah lonjakan yang dipicu oleh kenaikan harga minyak yang menopang S & P 500 rebound sebanyak 15 persen dari rendah bulan Februari tersendat pekan lalu di tengah lesunya hasil perusahaan, yang memicu tanda-tanda kenaikan pertumbuhan ekonomi dan memudarnya kepercayaan konsumen. Indeks acuan mencapai empat bulan tertingginya pada tanggal 20 April, menutup jarak 1,3% dari rekor Mei lalu, dan mengambil valuasinya dekat puncaknya.
Analis masih memproyeksikan penurunan 8,2% pada laba kuartal pertama untuk perusahaan S & P 500. Prediksi datang untuk penurunan 4,8% dalam kuartal saat ini, dibandingkan dengan perkiraan pertumbuhan 3,7% ketika tahun ini dimulai.(yds)
Sumber: Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search