English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, February 3, 2014

Nikkei Berjangka Jatuh Pasca Koreksi; Kekhawatiran Global Picu Yen

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:52 PM No comments


Indeks berjangka Jepang tergelincir pasca Nikkei 225 Stock Average memasuki sebuah koreksi dengan yen mendekati level dua bulan tertingginya terhadap dollar ditengah tanda-tanda manufaktur global yang menurun. Obligasi Australia mengikuti naiknya obligasi Treasuri menjelang bank sentral Negara tersebut meninjau tingkat suku bunga.

Indeks berjangka Nikkei 225 turun setidaknya sebesar 2% di Osaka dan Chicago, sementara itu kontrak di Indeks Australia dan Korea Selatan turun lebih dari 1%. Indeks Standard & Poor 500 tergelincir tajam sejak bulan Juni lalu dan saham“saham di emerging-market mencapai level lima bulan terendahnya. Yen dibeli pada level 101.10 per dollar pasca menyentuh level tertingginya sejak tanggal 21 November lalu, sementar itu mata uang emerging-market di Asia kembali melemah. Imbal hasil obligasi Australia dengan tenor 10 tahun tergelincir 6 basis poin sejalan dengan emas menahan kenaikannya.

Melemahnya pertumbuhan pada output pabrik dari AS hingga London dan China memicu penurunan sebesar 1.6% pada ekuitas global kemarin, menandai penurunan tembaga tertingginya dalam 18 tahun terakhir, dalam waktu bersamaan memicu gain pada emas dan obligasi Treasuri AS. Indeks Nikkei 225 turun ke level 2 ½ bulan terendahnya, menyebabkan penurunan dari tertingginya di bulan Desember sebesar 10%. Australia diperkirakan oleh para ekonom akan mempertahankan tingkat suku bunga acuannya pada rekor terendahnya pada hari ini, sementara Korea Selatan catat inflasi. Toyota Motor Corp. dan Sharp Corp. melaporkan pendapatannya. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Indeks Manufaktur Melemah, Bursa Saham A.S Turun Tajam Sejak Bulan Juni

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:51 PM No comments


Saham AS jatuh, mengirim indeks acuan pada penurunan terbesarnya sejak bulan Juni, seiring dengan Indeks manufaktur di ekonomi terbesar dunia tersebut turun lebih dari yang diperkirakan.
Indeks Standard & Poor 500 turun 2,3 persen, ke level 1,741.95 pada pukul 4 sore di New York, level terendah sejak 17 Oktober. Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 325,66 poin, atau 2,1 persen, ke level 15,373.19. Indeks turun 7,3 persen tahun ini ke tiga bulan level terendahnya.
Indeks saham acuan AS melemah 3,6 persen pada bulan Januari, bulan pembukaan terburuk sejak tahun 2010, seiring dengan indeks turun di setiap akhir tiga minggu pada bulan ini, penurunan terpanjang secara berturut-turut sejak 2012.
Indeks S&P 500 mencapai rekor level 1,848.38 pada 15 Januari dan telah jatuh sebesar 5,8 persen pada saat itu. Pasar mencatat penurunan setidaknya sebesar 5 persen pada bulan Juni, ketika indeks turun 5,8 persen dari level tertingginya pada  bulan Mei. Tujuh bulan antara penurunan minimal 5 persen yang menjadi penurunan terpanjang sejak akhir 2006, menurut Bespoke Investment Group LLC.
Indeks S&P 500 telah turun 5,8 persen tahun ini seiring dengan Federal Reserve memangkas program pembelian obligasi untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan dan mata uang emerging - market jatuh di tengah tanda-tanda pertumbuhan yang melambat di Cina. Indeks Pembelian Manajer resmi China turun ke posisi terendahnya dalam enam bulan terakhir pada bulan Januari seiring output dan pesanan yang melambat.
Data hari ini menunjukkan aktivitas pabrik di AS diperluas pada bulan Januari di laju terlemah dalam delapan bulan terakhir seiring dengan turunnya pesanan, menandakan sektor manufaktur staknan pada awal tahun bersama dengan cuaca dingin. (izr)
Sumber : Bloomberg

Saham Lloyds Turun Terkait Biaya Konpensasi, Saham Eropa ditutup Turun

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:51 PM No comments


Saham Eropa turun, menyusul awal performa terburuk indeks eropa pada tahun ini sejak 2010, seiring saham Lloyds Banking Group Plc membawa saham perbankan turun tajam dan sebuah laporan menunjukkan sektor manufaktur AS tumbuh pada laju paling lambat dalam delapan bulan terakhir.
Saham Lloyds membukukan penurunan terbesar sejak September 2012 setelah mengatakan menyisihkan sekitar £1.8 miliar euro ($2.9 miliar) pada kuartal keempat untuk menutupi biaya kompensasi kesalahan pembayaran pelanggan asuransi perlindungan. Colruyt SA anjlok terbesar dalam lebih dari dua tahun terakhir setelah memotong prediksi laba tahunannya. Saham Ryanair Holdings Plc rally terbesar dalam delapan bulan terakhir setelah mengatakan lebih banyak orang telah memesan penerbangan untuk musim panas ini dibandingkan pada musim yang sama tahun lalu.
Indeks  Stoxx Europe 600 turun 1,3 persen, ke level 318,21 pada penutupan perdagangan, jatuh ke level terendah dalam enam minggu terakhir. Indeks acuan turun 1,8 persen pada bulan Januari. Indeks telah merosot 5,3 persen dari level tertingginya dalam enam tahun terakhir pada 22 Januari seiring dengan keputusan pemerintah Argentina untuk memungkinkan peso untuk mendevaluasi memicu gejolak dalam mata uang emerging market.
Indeks VStoxx, yang mengukur volatilitas diharapkan pada indeks Euro Stoxx 50 yang menggunakan opsi harga, naik 10,1 persen menjadi 24,02, level tertingginya sejak 25 Juni. (izr)

Manufaktur Turun Dari Perkiraan, Saham AS Jatuh

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 4:50 PM No comments

Saham-saham AS jatuh, menyebabkan Indeks Standard & Poor 500 tergelincir pertama kalinya sebesar 5% sejak bulan Mei, sejalan dengan indeks manufaktur pada ekonomi terbesar di dunia tersebut turun lebih dari perkiraan sebelumnya.

Saham-saham Telephone turun pasca AT&T Inc. mengenalkan rencana jasa baru, terakhir pada sebuah kenaikan harga diantara perusahaan wireless. Ford Motor Co. dan General Motors Co. jatuh setidaknya sebesar 1.6% pasca melaporkan penurunan penjualan di bulan Januari  lebih dari para analis perkirakan sebelumnya. Jos. A. Bank Clothiers Inc. tergelincir 3.8% pasca manajemen menyatakan bahwa Men™s Wearhouse Inc. tidak akan memasuki pengalihan pembicaraan. Pfizer Inc. naik 2.6% pasca menyatakan bahwa sebuah pengobatan bagi wanita dengan kanker payudara menunjukkan hasil Å“positif pada sebuah masa percobaan .

Indeks S&P 500 jatuh 1.6% ke level 1,753.75 pada pukul 12:01 siang di New York, menuju ke level penutupan terendahnya sejak tanggal 8 November lalu. Dow Jones Industrial Average turun 230.62 poin atau 1.5% ke level 15,4687.23, perpanjang penurunannya pada tahun ini sebesar 6.7%. Perdagaangan saham pada indeks S&P 500 sebesar 44% diatas 30 hari rata-rata saat ini.

Indeks S&P 500 telah mengalami penurunan sebesar 5.1% pada tahun ini sejalan dengan Federal Reserve memangkas program pembelian obligasinya untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan dan mata uang emerging-market turun ditengah tanda-tanda pertumbuhan ekonomi yang menurun di China. Indeks PMI Negara tersebut turun ke level enam bulan terendahnya di bulan Januari sejalan dengan output dan pesanan mengalami penurunan. (bgs)

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search