English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, October 21, 2013

Saham A.S Menguat; Nasdaq Naik Hari Keempat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:37 PM No comments

NEW YORK (22/10) - MarketWatch – Saham A.S diakhiri dengan sedikit perubahan dihari Senin, beserta dengan index S&P 500 yang terhenti dari rekor kenaikannya dan juga index Nasdaq Composite yang telah memperpanjang gain menuju sesi yang keempatnya, yang terdorong oleh saham dari Netflix Inc. , yang telah mengalami reli menjelang dari laporan pendapatannya, yang dijadwalkan setelah penutupan.

Sementara pada jam 4 siang waktu Timur, saham Dow Jones Industrial Average jatuh 8.03 poin ke level 15,391.62, sedangkan index S&P 500 bertahan secara datar berada dilevel 1,744.62, sementara index Nasdaq Composite telah bertambah sebanyak 5.77 poin menuju ke level 3,920.05.(tito)

http://www.marketwatch.com/story/us-stocks-steady-nasdaq-rises-for-fourth-day-2013-10-21

U.S. stocks steady; Nasdaq rises for fourth day

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:36 PM No comments
NEW YORK (22/10) - MarketWatch - U.S. stocks finished little changed on Monday, with the S&P 500 pausing from its record climb and the Nasdaq Composite extending gains into a fourth session, bolstered by Netflix Inc. , which rallied ahead of its earnings report, due after the close.

At 4 p.m. Eastern, the Dow Jones Industrial Average fell 8.03 points to 15,391.62. The S&P 500 index held flat at 1,744.62. The Nasdaq Composite added 5.77 points to 3,920.05.

http://www.marketwatch.com/story/us-stocks-steady-nasdaq-rises-for-fourth-day-2013-10-21

Wall Street Datar seiring Pertimbangan Investor pada Laba Mixed

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:30 PM No comments
Reuters (22/10) – Saham A.S sedikit berubah dihari Senin seiring dengan tinjauan para investor terhadap laba untuk membenarkan kenaikan terkini dimarket menuju level tertingginya sepanjang waktu.

Saham Dow berada lebih rendah setelah penurunan McDonald's Corp. mengikuti outlook kuartal keempat yang lemah, sementara Apple Inc. reli pasca sebuah laporan broker yang bersifat positif, yang telah membantu terhadap Nasdaq.

Meski hanya terdapat persentase kecil dari saham index S&P 500 yang sejauh ini telah melaporkan pendapatannya, musim yang ada telah bergerak sedikit mixed, khususnya dengan kecemasan terhadap pertumbuhan laba, namun, sebagian besar laba telah mengalami kenaikan dan banyak perusahaan penentu arah yang telah memenuhi ekspektasi.

Pada hari Jumat pekan lalu index S&P 500 telah menghentikan gain mingguan terbesarnya dalam tiga bulan terakhir pada ekspektasi laba yang melebihi estimasi dari Google dan Morgan Stanley, dan juga sebuah kesepakatan di Washington yang telah memberikan jalan keluar sementara dari sebuah kebuntuan politik terhadap anggaran dan meningkatkan plafon hutang, sementara index S&P telah membuat rekor tertingginya.

Saham Apple telah mendorong index S&P 500 dan juga Nasdaq setelah Societe Generale mengangkat target harganya pada saham menjadi $575 dari $500 dan menganjurkan kliennya untuk membeli saham, dimana saham tersebut naik 2.9% ke level $523.79.

Saham McDonald jatuh 1% menjadi $94.23 setelah melaporkan laba yang meleset dari estimasi dan memberitahukan bahwa penjualan secara global dibulan Oktober kemungkinan akan relatif datar, sedangkan Hasbro Inc. melonjak 5.8% menuju sebuah level tertinggi sepanjang waktu seiring laba dan penjualan dimana keduanya mencapai ekspektasi.

Dengan 21 saham dari perusahaan S&P yang telah melaporkan labanya, 61.5% telah mencapai ekspektasi laba, sebuah tingkat yang berada sedikit diatas rata-rata historis sebanyak 61%.

Dow Jones industrial average turun 0.08% sebanyak 12.72 poin berada dilevel 15,386.93, index S&P 500 turun 0.01% sebanyak 0.22 poin dilevel 1,744.28, index Nasdaq Composite naik 0.24% sebanyak 9.43 poin dilevel 3,923.71.

Terdapat lebih dari 25% komponen index S&P 500 yang dijadwalkan pelaporannya pekan ini, dengan saham dari Texas Instruments dan Netflix yang berada diantara saham yang melaporkan setelah penutupan market dihari Senin.

Sementara dengan lonjakan saham tahun ini dari Netflix, terdapat beberapa short seller yang memperkirakan saham untuk ditarik mundur mengikuti hasilnya, sebuah sinyal pada bagaimana program stimulus the Fed telah membuat taruhan negatif yang sukses oleh para short seller yang sulit untuk terlaksana.

JPMorgan Chase & Co. telah mencapai sebuah kesepakatan tentatif untuk dana sebesar $13 Milyar dengan pemerintahan A.S untuk menetapkan investigasi kedalam pinjaman hipotek macet, yang terjual pada para investor oleh pihak JPMorgan dan bank yang telah dibeli selama krisis finansial, saham berada datar pada level $54.27.

Pihak market hampir bereaksi pada berita bahwa penjualan rumah A.S terjatuh dibulan September dan harga naik pada laju yang paling lambat dalam lima bulan terakhir, dalam sinyal terakhir dimana tingkat hipotek yang lebih tinggi telah mengambil sedikit sisi dari pemulihan market disektor perumahan.(tito)

http://www.reuters.com/article/2013/10/21/us-markets-stocks-idUSBRE99C0DH20131021
 

Goldman Sachs Wakil Ketua Evans Mundur Setelah 20 Tahun

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:33 PM No comments
Bloomberg ( 22/10 ) - Goldman Sachs Group Inc mengatakan J. Michael Evans, wakil ketua yang menjalankan pasar negara berkembang dan yang dipandang sebagai kemungkinan pengganti Chief Executive Officer Lloyd Blankfein C., akan pensiun setelah lebih dari 20 tahun di bank.

Evans, 56, akan mengundurkan diri pada akhir tahun ini dan menjadi direktur senior, perusahaan yang berbasis di New York mengatakan pada hari ini dalam sebuah pernyataan.

Evans menjalankan bisnis termasuk divisi sekuritas, perdagangan saham dan pasar ekuitas modal dalam karir yang menampilkan posisi di New York, London dan Hong Kong. Pada tahun 2011, ia ditunjuk untuk memimpin unit pasar berkembang sebagai bagian dari upaya Blankfein untuk menjadi ' Goldman Sachs di lebih banyak tempat.'

Evans, salah satu dari empat wakil ketua di kalangan pejabat eksekutif bank Goldman Sachs, memimpin dengan E. Gerald Corrigan komite bisnis standar, sebuah kelompok yang didirikan pada tahun 2010 untuk meninjau kebijakan dan praktek setelah Goldman Sachs digugat oleh Securities and Exchange Commission yang menyesatkan investor pada 2007 penjualan investasi hipotek - linked.

Setelah pengangkatan itu, Evans dipandang sebagai pengganti potensial untuk Blankfein bersama dengan Presiden Gary Cohn, Financial Times menulis pada tahun 2010. Goldman Sachs membayar Cohn 12 persen lebih tinggi dari Evans yang hanya sebesar US$17.000.000 pad tahun 2012, pertama kalinya sejak krisis keuangan yang deputi Blankfein itu diberi kompensasi yang berbeda. (izr)

Goldman Sachs Vice Chairman Evans Steps Down After 20 Years

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:32 PM No comments
Bloomberg (22/10) -- Goldman Sachs Group Inc. said J. Michael Evans, a vice chairman who ran emerging markets and was seen as a potential successor to Chief Executive Officer Lloyd C. Blankfein, is retiring after more than 20 years at the bank.

Evans, 56, will step down at the end of the year and become a senior director, the New York-based company said today in a statement.

Evans ran businesses including the securities division, equity trading and equity-capital markets in a career that featured positions in New York, London and Hong Kong. In 2011, he was named to lead the emerging-markets units as part of Blankfein’s push to be “Goldman Sachs in more places.”

Evans, one of four vice chairmen among the bank’s executive officers, led with E. Gerald Corrigan the business-standards committee, a group set up in 2010 to review policies and practices after Goldman Sachs was sued by the Securities and Exchange Commission for misleading investors on a 2007 sale of a mortgage-linked investment.

After that appointment, Evans was seen as a potential successor to Blankfein along with President Gary Cohn, the Financial Times wrote in 2010. Goldman Sachs paid Cohn 12 percent more than Evans’s $17 million for 2012, the first time since the financial crisis that Blankfein’s deputies were given differing compensation.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search