English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, September 10, 2014



Saham Asia menguat mengirim indeks acuan menuju kenaikan pertamanya dalam enam hari terakhir, pasca ekuitas AS rebound dan karena investor menunggu laporan inflasi China.
Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,1 persen ke level 146,87 pukul 09:02 di Tokyo, naik dari level empat pekan terendahnya. Indeks saham turun sebesar 1,6 persen dalam lima hari terakhir karena para investor menimbang prospek kebijakan moneter AS menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 16-17 September mendatang.
Indeks Topix Jepang menguat sebesar 0,5 persen. Indeks Australia S&P/ASX 200 naik sebesar 0,1 persen menjelang rilis laporan pekerjaan dan Indeks NZX 50 Selandia Baru melonjak sebesar 0,3 persen setelah bank sentral tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuannya. Indeks Kospi Korea Selatan turun sebesar 0,2 persen karena kembali ditransaksikan setelah libur selama tiga hari. Pasar financial China dan Hong Kong belum dibuka ketika berita ini diturunkan.
Indeks harga konsumen China naik sebesar 2,2 persen bulan lalu dari tahun sebelumnya, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom. Laporan pertumbuhan kredit dalam perekonomian terbesar di Asia juga akan dirilis hari ini.
Indeks MSCI Asia Pacific Index ditransaksikan pada 13,6 kali estimasi laba pada penutupan terakhir, dibandingkan dengan 16,7 untuk S & P 500 dan 15,5 untuk Indeks Stoxx 600 Eropa. (izr)
Sumber: Bloomberg


Saham-saham Jepang naik, dengan indeks Topix memperpanjang level 6 tahun tertingginya, seiring  yen ditransaksikan dekati level terendahnya terhadap dolar sejak 2008 lalu.
Indeks Topix naik sebesar 0,5 persen ke level 1,313.30 pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, seluruh kelompok industri kecuali satu dari 33 kelompok industri yang maju. Indeks kemarin menghapus  penurunan tahun ini menuju level tertingginya sejak Juli tahun 2008 lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat sebesar 0,6 persen ke level 15,879.07 hari ini. Sementara Yen berada di level 106,82 per dolar setelah sebelumnya melemah sebesar 0,6 persen kemarin dan menyentuh level terendahnya sejak September tahun 2008 lalu.
Kontrak pada Indeks S & P 500 tergelincir kurang dari 0,1 persen. Indeks acuan ekuitas yang mendasari naik sebesar 0,4 persen kemarin, setelah sebelumnya mengalami penurunan 2 hari terakhir, terkait perusahaan Apple Inc meningkatkan saham teknologi rally ke level tertingginya sejak April lalu, sementara para investor berspekulasi tentang waktu kenaikan tingkat suku bunga. (knc)
Sumber : Bloomberg

Indeks Saham Berjangka Asia Menguat Ditengah Pelemahan Yen

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:29 PM No comments


Indeks berjangka asia menguat karena saham AS menghentikan penurunan dua harinya diikuti reli Saham Apple Inc yang mengangkat saham teknologi. Yen menuju level terendah hampir dalam enam tahun terakhir, sementara mata uang Selandia Baru mencatat pelemahan.
Indeks Nikkei 225 Stock Average berjangka naik setidaknya sebanyak 0,5% di Osaka dan Chicago, sementara kontrak saham Korea Selatan naik 0,3%. Yen berada di level 106,84 per dolar setelah tergelincir sebanyak 0,7% sesi terakhir perdagangan, sementara kiwi Selandia Baru turun hari ini ke level terendah tujuh bulan. Indeks Standard & Poor 500 naik 0,4 %, karena saham Apple meningkat tajam sejak April dan Treasuri memperpanjang penurunannya. Minyak jatuh ke level delapan bulan terendah.
Indeks berjangka Nikkei 225 naik 1,6% ke level 15.920 di Chicago Mercantile Exchange, sedangkan kontrak yang diperdagangkan di Osaka adalah 0,5% lebih tinggi pada level 15.880 pada 03:00 pagi waktu setempat. Kemarin Indeks saham naik 0,3% menuju ke level penutupan tertinggi sejak 22 Januari lalu, bahkan ketika Indeks MSCI Asia Pacific saham di seluruh wilayah tergelincir 0,7%.(yds)
Sumber: Bloomberg

Indeks Nasdaq 100 Naik Terkait Saham Apple Rebound

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:28 PM No comments


Saham AS naik, mengirim Indeks Nasdaq 100 naik kemarin, terkait saham Apple Inc reli sehingga meningkatkan perusahaan teknologi sementara para investor terus berspekulasi tentang kapan waktu kenaikan suku bunga di AS.
Saham Apple naik sebesar 3,1 persen, merupakan kenaikan tertingginya sejak April lalu, saham apple rebound dari penurunannya pasca meluncurkan produk terbaru mereka kemarin.
Indeks Nasdaq 100 naik sebesar 0,8 persen pukul 16:00 sore di New York. Indeks S&P 500 naik sebesar 0,4 persen ke level 1,995.75, pasca turun sebesar 1 persen selama dua sesi sebelumnya.
Indeks ekuitas turun sebesar 0,7 persen kemarin, pasca mencapai rekornya pekan lalu, karena para investor fokus pada waktu kenaikan suku bunga dari The Fed, sementara itu saham teknologi turun pasca Apple terkena unjuk rasa dari masyarakat.
The Fed mengukur kekuatan ekonomi setelah penurunan program pembelian obligasi atau bond-buying dan mempertimbangkan kenaikan suku bunga. Para pembuat kebijakan selanjutnya akan bertemu pada 16-17 September mendatang. (vck)
Sumber: Bloomberg

Saham AS Berfluktuasi Pasca Mengimbangi Penurunan Saham Energi

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:23 PM No comments


Saham AS berfluktuasi mengirim perusahaan teknologi mengimbangi reli tiga hari berturut-turut dalam penurunan saham energi sementara itu para investor terus berspekulasi jelang waktu kenaikan suku bunga di AS.
Saham Apple Inc naik sebesar 2,1 persen pasca turun di hari kemarin setelah meluncurkan produk terbaru mereka. EBay Inc turun sebesar 3,1 persen terkait saham Piper Jaffray Cos. Para analis memangkas rating saham pasca Apple memperkenalkan layanan pembayaran terbaru dalam produk mereka. Saham Valero Energy Corp dan Tesoro Corp turun lebih dari 3,4 persen sehingga memimpin penurunan saham di antara perusahaan-perusahaan energy lainnya.
Indeks S&P 500 naik sebesar 0,2 persen ke level 1,992.26 pukul 12:46 siang di New York, pasca jatuh 0,3 persen pada hari kemarin. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 25,37 poin, atau 0,2 persen, ke level 17,039.24. Indeks Nasdaq 100 naik sebesar 0,5 persen, berfluktuasi terhadap keuntungan Apple. Apple dalam perdagangan hari ini di S&P 500 sejalan dalam RSI 30-hari.
Ekuitas Indeks turun sebesar 0,7 persen kemarin, pasca mencapai rekornya pada pekan lalu, karena para investor fokus pada kenaikan suku bunga dari The Fed dan saham teknologi turun pasca Apple terkena unjuk rasa dari masyarakat.
The Fed mengukur kekuatan ekonomi setelah penurunan program pembelian obligasi atau bond-buying dan mempertimbangkan kenaikan suku bunga. Para pembuat kebijakan selanjutnya akan bertemu pada 16-17 September mendatang. (vck)
Sumber: Bloomber

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search