English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, October 13, 2014

Dolar Melemah Pasca Pejabat The Fed Memperingatkan Perlambatan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:18 PM No comments


Dolar turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir pasca para pejabat Federal Reserve mengatakan perlambatan ekonomi di seluruh dunia dapat menunda kenaikan suku bunga, meredam permintaan untuk mata uang AS.
Indeks Spot Dolar Bloomberg telah turun sebesar 1,4 persen sejak mencapai level tertingginya sejak Juni 2010 pada 3 Oktober lalu. Real Brasil pimpin kenaikan mata uang seiring jajak pendapat pemilih menunjukkan bahwa kandidat oposisi Aecio Neves akan menang dalam pemilihan limpasan bulan ini. Mata uang Australia naik dari level empat tahun terendah seiring mitra dagang terbesarnya China melaporkan pertumbuhan ekspor yang lebih baik dari perkiraan dan impor juga meningkat secara tidak terduga. Yuan China naik pasca bank sentral China (PBOC) menaikkan suku bunga acuan mata uangnya.
Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,5 persen ke level 1,064.58 pukul 17:00  waktu New York. Indeks tergelincir sebesar 0,8 persen pekan lalu pasca mengakhiri pada 3 Oktober di level 1,078.65, tertinggi sejak Juni 2010, berdasarkan harga penutupan. (izr)
Sumber: Bloomberg

Pelemahan Dolar Angkat Harga Emas; Data China Q3 Meningkat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:18 PM No comments


Emas naik pada Senin karena dolar jatuh terkait ketidakpastian tentang pertumbuhan ekonomi global, sementara prospek stimulus lebih ekonomis dari China meningkatkan daya tarik investasi bullion.  
Logam kuning membukukan kenaikan kelima dalam enam sesi terakhir pasca indeks dolar jatuh di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global dan kekhawatiran Federal Reserve AS yang mungkin menunggu lebih lama untuk menaikkan suku bunga. Pekan lalu, greenback catat kerugian mingguan dalam enam bulan terakhir.
Sementara itu, yang mendasari kenaikan emas di dorong oleh rilis data ekonomi China untuk kuartal ketiga yang menunjukkan ekonomi kemungkinan tumbuh dengan kecepatan yang terlemah dalam lebih dari lima tahun terakhir. Investor berspekulasi Beijing mungkin akan mengeluarkan langkah-langkah stimulus lebih lanjut. Emas mendapat dorongan dari rebound yang kuat dalam impor komoditas China industri pada bulan September lalu.
Spot emas naik sebesar 0, 7 persen ke level $ 1,231.50 per ons pukul 2:58 waktu New York pasca mencapai level $1,237.30, tertinggi dalam hampir empat pekan terakhir.
Pekan lalu, emas mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam empat bulan terakhir, naik 2,7 persen.
Emas berjangka untuk pengiriman Desember di COMEX AS menetap di level $1.230 per ons, naik $8,30 omset lebih ringan dari biasanya, data Reuters awal menunjukkan.
Sumber: Reuters

Saham AS Ditutup Turun, Minyak Catat Pelemahan Ke Level 4-Tahun Terendah

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:17 PM No comments


Saham AS turun, mengirimkan Indeks Standard & Poor 500 bergerak di bawah RSI 200-hari, terkait saham maskapai penerbangan turun di tengah kekhawatiran Ebola dan saham energi juga turun karena minyak mentah Brent turun ke level terendah dalam hampir empat tahun terakhir. Sementara dolar melemah dan emas menguat.
Indeks S&P 500 turun sebesar 1,6 persen ke level 1,874.82 pukul 04:00 sore di New York, sehingga mencapai level terendah sejak Mei lalu, pasca penurunan yang dialaminya menghapus $ 15 triliun dari ekuitas global pekan lalu. Indeks Bloomberg US Airlines turun sebesar 6,2 persen,merupakan level  tertinggi dalam dua tahun terakhir. Minyak mentah Brent turun sebesar 1,5 persen pasca turun ke pasar bearish pekan lalu. Dolar melemah terhadap 16 mata uang utama dunia dan emas naik sebesar 0,7 persen. Sementara obligasi berjangka dengan tenor sepuluh tahun naik ke level tertinggi dalam hampir 11 bulan terakhir.
Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengatakan pada akhir pekan kemarin bahwa meningkatkan tingkat suku bunga AS bisa tertunda terkait pelambatan pertumbuhan perekonomian di tempat lain. Presiden Chicago Fed Charles Evans mengatakan hari ini bahwa bank sentral harus sangat sabar terhad tingkat suku bunga. Sementara data China menunjukkan ekspor meningkat tajam sejak Februari 2013 lalu.
Indeks S&P 500 berayun antara keuntungan dan kerugian sepanjang hari ini, di kedua sisi 200-day moving average dari 1,905.5. Perdagangan saham perusahaan di S&P 500 sekitar 50 persen di atas RSI 30-hari untuk hari hari. (vck)
Sumber: Bloomberg


Saham AS jatuh, mendorong Indeks Standard & Poor 500 berada dibawah level moving average 200-hari untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Saham perkereta apian reli terkait kesepakatan spekulasi, sementara saham kesehatan merosot.
Indeks S&P 500 tergelincir sebesar 0,2 persen ke level 1,902.99 pukul 12:22 siang di New York, level terendah sejak Mei lalu. Level moving average 200 hari terakhir di level 1.905. Perdagangan saham pada indeks S&P 500 sebesar 38 persen lebih tinggi dari moving average 30-hari pada hari ini. Indeks Dow anjlok 9,79 poin ke level 16,534.31, pengupas penurunan sebelumnya lebih dari 80 poin. Indeks Nasdaq Composite naik sebesar 0,2 persen, membalikkan penurunan pada sesi pagi sebesar 1,3 persen.
Penurunan ekuitas global menghapus sebesar $1.54 triliun dari saham pekan lalu di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi internasional. Para pejabat Federal Reserve mengatakan pada akhir pekan lalu bahwa ancaman dari luar negeri dapat menyebabkan kenaikan suku bunga ditunda. Pernyataan dipandang akan meningkatnya keprihatinan mengenai kemampuan ekonomi AS untuk menahan pelemahan ekonomi asing dan penguatan dolar. (izr)
Sumber: Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search