English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, June 30, 2014

Investor Kaji Outlook Ekonomi AS, Emas Menuju Kenaikan Kuartalan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 12:01 AM No comments


Emas menuju kenaikan kuartalan ke-2 akibat para investor mengkaji outlook ekonomi AS dan rendahnya suku bunga terhadap tanda-tanda menurunnya permintaan fisik. Sementara perak memperpanjang penurunan dari level tertingginya sejak Maret lalu.

Bullion untuk pengiriman segera berada pada level $1,316.59 per ounce pukul 12:45 siang waktu Singapura dari level $1,316.17 pada 27 Juni lalu, menurut harga dari Bloomberg. Pekan lalu harga mengalami kenaikan untuk pekan ke-4, reli tertinggi sejak Maret lalu dan kenaikan tertinggi sepanjang tahun 2014 ini sebesar 9.6%. Sebelumnya Bullion gain kuartalan ke-2 di 2011 silam.

Emas telah rebound dari penurunan tahun lalu sebesar 28% akibat turunnya dollar dan Federal Reserve AS kembali berkomitmen untuk mempertahankan suku bunga pada level terendahnya  guna mendorong pemulihan ekonomi. Ketegangan di Irak dan Ukraina telah memicu permintaan akan aset safe haven. Pekan lalu laporan data ekonomi AS menunjukkan bahwa sedikitnya aplikasi klaim pengangguran dan naiknya inflasi.

Emas untuk pengiriman bulan Agustus turun 0.2% ke level $1,317.20 per ounce di Comex,  New York.

Inflasi yang dimonitor oleh bank sentral AS naik 1.85 pada Mei lalu dari awal tahun ini, kenaikan tertinggi dalam 12 bulan terakhir sejak Oktober 2012 lalu dan masih jauh dari target The Fed sebesar 2%, menurut rilis data pada 26 Juni lalu. Gubernur Janet Yellen telah menyatakan bahwa inflasi secara terus menenrus masih dibawah target yang dapat memunculkan resiko terhadap pertumbuhan ekonomi. The Fed telah mengurangi pembelian obligasi sepanjang tahun 2014 ini meskipun pertumbuhan ekonomi kuartal pertama melambat. (bgs)

Sumber : Bloomberg


Emas tetap stabil mendekati level tertinggi dua bulan terakhir pada hari  Senin dan tampak siap untuk membukukan kenaikan kuartalan kedua berturut-turut ditengah ketegangan geopolitik yang mendorong daya tarik safe haven logam tersebut.   
Spot emas berada di $ 1,314.93 per ounce pukul 07:27 pagi , dekat dari level tertinggi dua bulan di $ 1,325.90 yang disentuh pekan lalu.
Logam itu telah naik 2,4 persen untuk kuartal kedua tahun ini setelah naik hampir 7 persen pada kuartal sebelumnya yang dikarenakan adanya kekerasan di Ukraina dan Irak.
Tentara Irak mengirim tank dan kendaraan lapis baja untuk melawan pemberontak dari sebelah utara kota Tikrit pada hari Minggu kemarin, hari kedua dari upaya pengambilalihan militan Sunni yang menegangkan di Irak.
Di wilayah lain, pertempuran masih berkobar antara pasukan Ukraina dan separatis pro-Rusia di sekitar sebelah timur kota Slaviansk pada hari Minggu lalu meskipun gencatan senjata diperpanjang sampai hari Senin malam, batas waktu yang juga ditentukan oleh para pemimpin Uni Eropa dalam mempertimbangkan sanksi baru terhadap Rusia. Hedge fund di emas berjangka dan opsi meningkat tajam ke level tertingginya sejak bulan Maret lalu, berdasarkan data dari Commodity Futures Trading Commission Jumat lalu.  
Logam mulia lainnya, seperti perak, platinum dan paladium semua juga menuju keuntungan kuartalan kedua secara berturut-turut. Anglo American Plc telah menempatkan beberapa tambang platinum di Afrika Selatan untuk dijual oleh Chief Executive Mark Cutifani  yang berkinerja buruk, kutip media Sunday Times, Inggris. (knc)
Sumber: Reuters

Sentimen Ketegangan Ukraina, Irak & Korea, Yen Tahan Gain

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 12:00 AM No comments


Yen menahan gain terhadap mayoritas mata uang lainnya sejak pekan lalu akibat kemarin Korea Utara meluncurkan misil kembali dan berlarut-larutnya ketegangan di Irak dan Ukraina yang telah medorong permintaan akan aset safe haven.

Mata uang Jepang mendekati level 1 bulan tertingginya terhadap dollar setelah pekan lalu ditutup pada level tertingginya lebih dari 200 hari pergerakan rata-rata pada ke-2 kalinya sejak November 2012 tahun lalu. Indeks Dollar AS Bloomberg ditutup pada level 7 pekan terendahnya pada 27 Juni lalu akibat tanda-tanda pertumbuhan ekonomi AS yang telah memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan acuan suku bunga pada level terendahnya untuk waktu yang cukup lama. Sementara Dollar Australia menuju gain bulanan tertingginya dalam 4 tahun terakhir menjelang penetapan kebijakan oleh Reserve Bank besok.

Yen berada pada level 101.44 per dollar pukul 8:55 pagi waktu Tokyo sejak 27 Juni lalu, saat menyentuh level 101.32, merupakan level tertinggi sejak 21 Mei lalu dan mencapai gain mingguan sebesar 0.6%. Pekan lalu yen diperdagangkan pada level 138.40 per euro dari level 138.41, naik 0.3% sejak 20 Juni lalu. Sementara Euro berada pada level $1.3643.

Dollar Australia tergelincir 0.1% ke level 94.15 sen AS. Dollar Australia telah mengalami kenaikan sebesar 1.1% pada Juni lalu, menuju gain bulan ke-5 secara berturut-turut yang akan menjadi leanian tertinggi secara berturut-turut sejak akhir periode November 2009 lalu.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang mencatat pergerakan Dollar AS terhadap 10 mata uang lainnya berada pada level 1,005.39 dari level 1,005.04 di tanggal 27 Juni lalu, level penutupan terendah sejak 8 Mei lalu.

Sumber : Bloomberg

Ketegangan Irak Dinilai Tak Pengaruhi Produksi Minyak, WTI & Brent Turun

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 12:00 AM No comments


Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) turun pada hari ke-3 dan Brent merosot ditengah adanya spekulasi yang menyatakan bahwa produksi minyak Irak tidak akan dipengaruhi oleh ketegangan pada penghasil minyak terbesar ke-2 OPEC tersebut.

Kontrak berjangka turun sebesar 0.3% di New York, perpanjang penurunan pekan lalu sebesar 1.4%. Militer Rusia sedang membantu guna mempersiapkan angkatan udara Irak untuk merebut kembali wilayah Irak Utara yang diduduki oleh para milisi Islam. Pertempuran belum menyebar hingga Irak Selatan, yang merupakan rumah bagi lebih dari sepertiga produksi minyak Irak.

WTI untuk pengiriman bulan Agustus turun sebesar 34 sen ke level $105.40 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada pada level $105.48 pukul 9:44 pagi waktu Sydney. Kontrak tergelincir sebesar 10 sen ke level $105.74 pada 27 Juni lalu. Volume semua kontrak berjangka diperdagangkan sebesar 41% dibawah 100 hari rata-rata. Bulan ini harga telah mengalami kenaikan sebesar 2.7% dan 3.8% pada kuartal ke-2.

Brent untuk penyelesaian bulan Agustus turun sebesar 26 sen atau 0.2% ke level $113.04 per barel di ICE Futures Europe exchange, London. Acuan minyak mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $7.62 dibanding WTI. (bgs)

Sumber : Bloomberg

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search