English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Friday, August 11, 2017


PT Kontak Perkasa Balikpapan –  China harus tetap netral jika Korea Utara melancarkan serangan yang mengancam Amerika Serikat, sebuah surat kabar milik pemerintah China mengatakan pada hari Jumat, dengan sebuah peringatan bagi Pyongyang mengenai rencananya untuk menembakkan rudal di dekat Pasifik AS Wilayah Guam.
Komentar dari Global Times yang berpengaruh terjadi setelah Presiden A.S. Donald Trump meningkatkan retorikanya terhadap Korea Utara lagi pada hari Kamis, dengan mengatakan bahwa ancaman sebelumnya untuk melepaskan "api dan kemarahan" pada Pyongyang jika serangan tersebut dilakukan mungkin tidak cukup sulit.
China, sekutu dan mitra dagang Korea Utara yang paling penting, telah menegaskan kembali seruan untuk tenang selama krisis saat ini. Beijing telah menyatakan frustrasinya dengan uji coba nuklir dan rudal Pyongyang yang berulang dan dengan perilaku dari Korea Selatan dan Amerika Serikat, seperti latihan militer, yang dipandangnya sebagai ketegangan yang meningkat.
"China juga harus menjelaskan bahwa jika Korea Utara meluncurkan rudal yang mengancam tanah A.S. terlebih dahulu dan AS membalas, China akan tetap netral," Global Times, yang banyak membaca namun tidak mewakili kebijakan pemerintah, mengatakan dalam sebuah editorial.



baca PT Kontak Perkasa Balikpapan : Harga Minyak Turun Di Bawah $ 50 Per Barel Setelah Sempat Rebound
 "Jika A.S. dan Korea Selatan melakukan pemogokan dan mencoba untuk menggulingkan rezim Korea Utara dan mengubah pola politik Semenanjung Korea, China akan mencegah mereka melakukannya," katanya.
Kantor berita KCNA Korea Utara mengatakan pada hari Kamis bahwa tentaranya akan menyelesaikan rencana pada pertengahan Agustus untuk memecat empat rudal jarak menengah di atas Jepang untuk mendarat di dekat Guam.



sumber : bloomberg.com
news edited by pt kontak perkasa balikpapan

Wednesday, August 9, 2017


Ilustrasi Uang dolar/Rupiah/Penukaran uang. TEMPO/Imam Sukamto

PT Kontak Perkasa | Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, 9 Agustus 2017, bergerak melemah sebesar delapan poin menjadi Rp 13.321 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp 13.313 per dolar Amerika Serikat (AS).

"Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS menyusul perkiraan defisit transaksi berjalan pada triwulan kedua tahun ini akan melebar," kata Reza Priyambada, Analis Binaartha Sekuritas di Jakarta, Rabu, 9 Agustus 2017.

Reza mengemukakan bahwa Bank Indonesia memperkirakan defisit transaksi berjalan di triwulan II tahun 2017 akan lebih rendah dari dua persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Perkiraan itu meningkat jika dibandingkan realisasi triwulan I tahun 2017 yang sebesar satu persen dari PDB atau sebesar 2,4 miliar dolar AS.

"Kondisi itu meredam sentimen positif dari rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juli 2017 yang naik," katanya.




Dalam survei konsumen, Bank Indonesia mengindikasikan optimisme konsumen meningkat, sebagaimana tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juli 2017 yang naik 1,0 poin dari bulan sebelumnya, menjadi sebesar 123,4.

Di sisi lain, lanjut Reza, pelaku pasar juga bereaksi atas peningkatan tensi geopolitik di semenanjung Korea setelah dilakukannya uji coba peluncuran rudal. Amerika Serikat mengancam akan menyerang Korea Utara jika tidak menghentikan programnya.

"Kondisi itu pun juga turut meningkatkan permintaan terhadap mata uang 'safe heaven'," katanya.

Ia mengharapkan pemangkasan produksi minyak mentah dunia oleh Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan non-OPEC dapat tercapai kesepakatan sehingga menjaga stabilitas harga.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu, 9 Agustus 2017, mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi Rp 13.324 dibandingkan hari Selasa, 8 Agustus 2017, yang berada pada posisi Rp 13.319 per dolar AS.



Tuesday, August 8, 2017

PBB Jatuhkan Sanksi Baru ke Korut, China Pasang Badan
PT Kontak Perkasa Futures  | Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan bahwa China akan membayar harga atas sanksi PBB yang baru terhadap Korea Utara karena hubungan ekonomi yang erat di antara negara komunis tersebut. Meski demikian, China akan menghormati dan sebisanya menerapkan resolusi dari PBB.
Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat memberlakukan sanksi baru terhadap Korea Utara pada akhir pekan lalu yang ditengarai dapat memangkas pendapatan ekspor tahunan negara itu sebesar US$3 miliar.
"Karena adanya hubungan ekonomi China dengan Korea Utara, China akan membayar harga untuk menerapkan resolusi tersebut," kata Wang, seperti diberitakan Reuters, Selasa 8 Agustus 2017.
"Namun untuk melindungi sistem non-proliferasi internasional dan menjaga stabilitas regional, China akan bersikap seperti sebelumnya dan menerapkan seluruh isi resolusi yang relevan," ujarnya lagi.
China berulang kali mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberlakukan resolusi PBB terhadap Korea Utara. Meskipun China menegaskan bahwa transaksi perdagangan dengan Korea Utara tidak akan terpengaruh tekanan internasional itu.
Resolusi PBB terbaru terhadap Korea Utara yakni melarang negara-negara melakukan ekspor batu bara, besi, biji besi, timah hitam dan makanan laut Korea Utara. Resolusi juga melarang negara-negara menambah jumlah pekerja asal Korea Utara yang saat ini bekerja di luar negeri. Pula melarang kerja sama baru dengan Korut dalam berbagai bentuk investasi.  

Monday, August 7, 2017

Sandiwara Hubungan Messi dan Neymar | PT Kontak Pekasa

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:24 PM No comments
Sandiwara Hubungan Messi dan Neymar
PT Kontak Pekasa | Sesaat sebelum pindah ke PSG, Neymar dan megabintang Barcelona, Lionel Messi, sempat berbalas komentar di Instagram. Mereka memperlihatkan kehangatan persahabatan ketika akan berpisah.
"Hal luar biasa bisa berbagi beberapa tahun ini denganmu sahabat, Neymar," tulis Messi.
Hanya selang beberapa saat, Neymar langsung membalas dengan tulisan di kolom komentar, "Terima kasih saudaraku, saya akan sangat merindukan kamu".
Empat musim bersama bahu-membahu di lini depan Barcelona, rasanya wajar bila perasaan mereka begitu sendu saat akan berpisah. Tapi Diario Gol memiliki pandangan yang berbeda.
Diyakini salam hangat perpisahan dari Messi dan Neymar itu hanya sebuah sandiwara. Sejatinya hubungan kedua pemain tersebut sangat dingin.
Messi sengaja menyampaikan ucapan itu via Instagram demi menyembunyikan situasi sebenarnya. Begitujuga dengan Neymar yang tak mau proses transfernya ke PSG diganggu oleh kekisruhan lain.
Dari awal memang sempat terbesit kabar Messi menjadi salah satu alasan Neymar ingin hengkang dari Barcelona. Dia tidak mau terus berada di bawah bayang-bayang La Pulga.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search