English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, August 27, 2017


Satelit Telkom 3 S di pabrik satelit Thales Alenis Space, Prancis. TEMPO/Lestantya R. Baskoro
PT Kontak Perkasa | Satelit Telkom 1 milik PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk mengalami gangguan sejak dua hari yang lalu. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,  salah satu perusahaan pengguna jasa satelit Telkom 1 terkena imbasnya,  ribuan ATM  jaringan komunikasinya terputus. 

Untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi pada satelit Telkom 1,  Bank Mandiri akan memindahkan layanan bank ke jaringan global system for mobile communications (GSM). "Saat ini kami sedang memindahkan  koneksi ATM  ke jaringan satelit lain atau  jaringan GSM," kata Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri Rohan Hafas kepada Tempo,  Minggu, 27 Agustus 2017.

Menurut Rohan, dari 17 ribu mesin ATM  Mandiri  yang tersebar di seluruh Indonesia, ada 13 persen yang terkena dampak terganggunya Satelit Telkom 1.  "Dengan kata lain,  ada sekitar 2000 ATM milik Bank Mandiri yang terputus jaringan  komunikasinya," katanya.

BACA : IHSG Diprediksi berada di Zona Hijau | PT Kontak Perkasa

Rohan mengatakan, sebagian besar ATM yang terputus jaringan  komunikasinya berlokasi di daerah dan pulau-pulau terluar.  "Mayoritas ATM tersebut berlokasi di daerah remote," jelasnya.
Rohan menambahkan karena berada di pulau terluar,  transaksi tidak sebanyak di Pulau Jawa dan kota-kota besar.  Bank Mandiri tidak mengalami kerugian yang signifikan meski ada 2000 ATM  yang terganggu jaringan komunikasinya.
Menurut Rohan, Bank Mandiri tidak akan meminta ganti rugi kepada Telkom. "Gangguan satelit Telkom 1 berada di luar kendali Telkom," katanya.
Rohan mengatakan Bank Mandiri belum mempunyai rencana membangun satelit pribadi untuk menghindari terjadinya gangguan jaringan komunikasi.
Satelit Telkom 1 merupakan satelit yang diluncurkan untuk menggantikan Palapa B2R. Satelit tersebut diluncurkan 18 tahun yang lalu yakni pada 4 Agustus 1999 di Guyana, Perancis. Masa operasi satelit ini sekitar 15 tahun, namun masih bisa berfungsi hingga beberapa tahun setelah berakhirnya masa operasi.

Thursday, August 24, 2017

Ilustrasi Rupiah. ANTARA/Yudhi Mahatma


PT Kontak Perkasa Futures | Nilai tukar rupiah Kamis pagi, 24 Agustus 2017, bergerak menguat lima poin menjadi Rp 13.354 per dolar Amerika Serikat.

Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan ketahanan nilai tukar rupiah relatif terjaga menyusul aliran dana asing yang masuk ke dalam negeri cenderung bertambah sehingga menjaga pasokan valuta asing (valas).

"Kebijakan pemangkasan BI 7-Day Reverse Repo Rate diasumsikan pelaku pasar dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Situasi itu menjadi daya tarik sehingga membuat aliran dana asing masuk cukup besar," katanya di Jakarta, Kamis, 24 Agustus 2017.


Reza menambahkan, pergerakan positif juga terjadi pada pasar obligasi. Pelaku pasar meningkatkan aksi beli di sejumlah tenor. Kondisi itu turut menjaga rupiah bergerak stabil.

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova, menuturkan rupiah masih berada di area konsolidasi dengan kecenderungan menguat menyusul antisipasi oleh sebagian pelaku pasar uang terhadap kebijakan Bank Indonesia yang memangkas BI 7-Day Reverse Repo Rate.

"Pelaku pasar uang sedang menimbang dampak kebijakan itu mengingat peluang bank sentral Amerika (The Fed) juga merencanakan menaikkan suku bunga acuan," ujarnya. Sebelumnya, rupiah berada pada posisi Rp 13.359 per dolar Amerika.


PT Kontak Perkasa Futures 

Wednesday, August 23, 2017

Android Oreo Tawarkan Kecepatan 3 Kali Lipat | PT Kontak Perkasa

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:31 PM No comments
Android Oreo. AndroidPIT

PT Kontak Perkasa  | Google akhirnya memperkenalkan versi terbaru Android miliknya, yakni Android Oreo 8.0 kemarin. Platform baru ini akan hadir dengan banyak fitur baru.


Sistem operasi ini lebih pintar, lebih cepat dan lebih kuat dari sebelumnya. Pengguna akan menikmati notifikasi paket yang lebih mudah diatur atau mode gambar-dalam-gambar baru untuk video.



Banyak perubahan ada di balik layar yang tidak akan Anda lihat dengan segera namun akan membuat perbedaan besar dalam penggunaan sehari-hari.



Google mengatakan bahwa pihaknya sedang bekerja sama dengan beberapa perusahaan manufaktur teknologi di dunia.




"Kami sedang bekerja sama secara intensif dengan Essential, General Mobiles, HMD Global, HMD Global Home dari Nokia Phones, Huawei, HTC, Kyocera, LG, Motorola, Samsung, Sharp, dan Sony yang sudah pasti akan meluncurkan produknya dengan Android Oreo 8.0."


Beberapa pengguna Android yang beruntung sudah mendapat versi beta dari Andrioid Oreo 8.0. Mengejutkan bahwa Android Oreo menawarkan 3 kali agregasi pada sinyalnya yang dapat berimbas pada kemampuan koneksi yang lebih cepat, apalagi di tempat yang ramai seperti Bandara.




Android Nougat yang merupakan versi sebelumnya dari Android Oreo sudah menggunakan 2 kali agregasi pada sinyalnya. Mungkin terlihat fitur yang minor, namun bagi pengguna yang sering mengakses data yang besar, maka hal ini bermanfaat bagi mereka.



Tuesday, August 22, 2017

Kontak Perkasa Futures | Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia hingga akhir Juli 2017 mencapai USD 127,8 miliar. Angka ini cukup untuk membiayai 9 bulan impor. 

"Posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2017 sebesar USD 127,8 miliar atau cukup untuk membiayai 9 bulan impor atau 8,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," ujar Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Kantornya,Jakarta, Selasa (22/8).

Sementara, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan II mencatatkan surplus sebesar USD 0,7 miliar. Surplus tersebut ditopang oleh surplus transaksi modal dan keuangan sebesar USD 5,9 miliar melebihi defisit neraca transaksi berjalan sebesar USD 5 miliar.


"Neraca Pembayaran Indonesia menunjukkan surplus dengan defisit transaksi berjalan yang terjaga dan dapat dibiayai oleh surplus neraca modal dan keuangan yang besar," kata Agus.

Ke depan, kinerja NPI diperkirakan akan tetap mencatat surplus untuk keseluruhan 2017 dan 2018. Defisit transaksi berjalan diperkirakan akan tetap terjaga dalam batas aman di bawah tiga persen PDB. 

"Tetap terjaga yaitu di kisaran 1,5 sampai 2,0 persen PDB pada tahun 2017 dan di kisaran 2,0 sampai 2,5 persen PDB pada tahun 2018," pungkasnya.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search