English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, April 16, 2018


PT KONTAK PERKASA- Bursa saham Eropa Saham Eropa jatuh pada akhir perdagangan Senin (16/4/2018) karena investor menanti keputusan sanksi baru AS terhadap Rusia.
Sementara itu, pelemahan indeks terbatas karena pasar memperkirakan tidak akan ada eskalasi militer segera di Suriah setelah serangan yang dipimpin AS akhir pekan lalu.
Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,39% atau 1,46 poin ke level 377,74 setelah bergerak pada kisaran 377,05 – 379,56. Adapun indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,9% dan DAX Jerman juga turun 0,4%.
Dilansir Reuters, investor masih berhati-hati karena ketegangan antara kekuatan Barat dan Rusia dan pasar bersiap untuk sanksi baru AS terhadap Rusia atas dukungannya yang berkelanjutan kepada Presiden Suriah Bashar-al Assad.
"Pasar bereaksi terhadap sanksi ekonomi (dengan cara mereka tidak bereaksi terhadap serangan udara), karena aset tertentu secara langsung terpengaruh," ungkap kepala ekonom UBS Paul Donovan dalam sebuah catatan, seperti dikutip Reuters.
Selama akhir pekan, Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris meluncurkan 105 rudal yang menargetkan tiga lokasi yang diduga Pentagon adalah fasilitas senjata kimia di Suriah sebagai pembalasan atas dugaan serangan gas beracun di Douma.
Saham sejumlah perusahaan yang terkait Rusia berkinerja buruk karena investor menunggu sanksi baru terhadap Rusia, yang dikatakan seorang diplomat AS akan menargetkan perusahaan yang berurusan dengan peralatan yang berhubungan dengan Assad dan penggunaan senjata kimia.
Penambang logam mulia Polymetal turun 9,4%, penambang Evraz melemah 6,8%, sementara bank Austria Raiffeisen Bank, yang menghasilkan sejumlah besar pendapatan dari Rusia, turun 3,7%.
Produsen pompa Swiss Sulzer, yang minggu lalu dibebaskan dari sanksi AS terkait dengan investor Rusia Viktor Vekselberg, tergelincir 1,5%. Selama akhir pekan, Sulzer mengatakan bisnisnya "sepenuhnya kembali normal" setelah menerima lisensi kedua yang sepenuhnya membuka blokir asetnya.
Tag : bursa eropa.

Sunday, April 15, 2018


KONTAK PERKASA FUTURES - Bursa saham Asia menghadapi awal pekan yang sedikit lebih lemah setelah penurunan di bursa saham AS pada Jumat, menyusul aksi serangan AS di Suriah.

Bursa Berjangka di sebagian besar pasar saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Senin (16/4/2018) setelah indeks S&P 500 turun 0,3%. Sementara itu, yen melemah di tengah reaksi internasional terhadap serangan di Suriah dan jajak pendapat menunjukkan dukungan pemerintah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe jatuh.

Dilansir Bloomberg, Presiden AS Donald Trump menyatakan "misi selesai" melalui Twitter pada hari Sabtu, sehari setelah AS, Prancis, dan AS meluncurkan serangan militer sebagai tanggapan terhadap dugaan serangan kimia Presiden Suriah Bashar Assad terhadap warga sipil.

Sementara kekhawatiran geopolitik tetap ada, fokus pekan ini kembali pada musim laporan kinerja emiten di AS dan banyak pejabat Federal Reserve yang akan berbicara, termasuk Gubernur The Fed wilayah New York yang baru, John Williams.

"Peristiwa mengerikan seperti di Suriah, kami tidak berpikir bahwa mereka akan berdampak pasar dalam waktu yang lama," kata Stewart Richardson, kepala investasi di RMG Wealth Management LLP, seperti dikutip Bloomberg.

Di sisi lain, kurva imbal hasil yang merata di pasar obligasi tetap menjadi topik utama pasar. Spread antara Obligasi Treasury AS bertenor 2 dan 10 tahun turun menjadi 45,3 basis poin pada hari Jumat, yang paling sempit sejak Oktober 2007..

BACA JUGA : 

Pelemahan IHSG Berlanjut, 6 Saham Ini Direkomendasikan


Thursday, April 12, 2018

Trump Melunak, Indeks Stoxx 600 Berakhir Naik 0,7%

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:13 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES | Bursa Eropa berhasil ditutup positif pada perdagangan Kamis (12/4/2018), seiring menyurutnya kekhawatiran geopolitik setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan tindak militer di Suriah mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
Indeks saham acuan kawasan Eropa Stoxx Europe 600 berakhir naik 0,7%. setelah mengalami awal sesi yang negatif. Sentimen pasar membaik sepanjang sesi perdagangan, dan Wall Street bergerak tinggi dengan berkurangnya ketegangan atas konfrontasi antara AS dan Rusia di Suriah.
“Kami melihat daya tarik aset berisiko global meningkat tajam hari ini, saat Donald Trump melangkah mundur dari jurang topik Suriah,” komentar analis pasar IG Joshua Mahony, seperti dikutip Reuters.
Trump melunakkan ancamannya terhadap serangan militer terhadap Suriah, dengan mencuit dalam akun Twitter-nya, “Tidak pernah mengatakan kapan serangan terhadap Suriah akan terjadi. Bisa jadi segera atau tidak secepat itu!”.
Saham Sulzer reli 19,5% setelah pembuat pompa asal Swiss ini menyatakan membebaskan diri dari sanksi AS.
Mengenyampingkan kekhawatiran geopolitik, berita merger dan akuisisi turut menggerakkan sesi perdagangan terhadap indeks.
Saham Micro Focus menguat 7,5% setelah pedagang mengutip laporan Bloomberg bahwa hedge fund Elliott Management telah menerima saham di perusahaan perangkat lunak asal Inggris tersebut.
Saham Firstgroup menguat 8,1% menyusul kabar menolak pendekatan pengambilalihan dari Apollo, sementara saham Playtech naik 5,7% setelah setuju untuk membeli perusahaan asal Italia Snaitech dalam kesepakatan senilai US$1 miliar. Saham Snaitech sendiri melonjak 14,6%.
Sementara itu, saham Shire naik 2,6% setelah sumber Reuters mengungkapkan Takeda telah mengeluarkan kreditur untuk pinjaman demi membantu membiayai kemungkinan tawaran untuk spesialis penyakit langka asal Inggris ini.
Adapun Man Group, hedge fund terbesar di dunia, mencatat kinerja terbaik pada indeks STOXX 600 dengan kenaikan 8% setelah melaporkan arus masuk bersih kuartal pertama yang kuat.

Wednesday, April 11, 2018

Harga Minyak Melonjak di Tengah Pergolakan Suriah

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:22 PM No comments
PT KONTAK PERKASA BALIKPAPAN - Ketegangan geopolitik mencengkeram pasar minyak mentah dunia sekaligus mendorong harga minyak ke level tertinggi dalam tiga tahun pada perdagangan Rabu (11/4/2018).

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2018 melonjak US$1,31 dan ditutup di US$66,82 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan pada Rabu mencapai sekitar 74% di atas rata-rata 100 hari.
Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman Juni 2018 melonjak US$1,02 dan berakhir di US$72,06 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan premium US$5,32 terhadap WTI Juni.
Dilansir Bloomberg, Arab Saudi, pengekspor minyak terbesar di dunia, memintas rudal yang melewati ibukota kerajaan hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan peringatan potensi serangan rudal Amerika terhadap Suriah.
Di sisi lain, laporan pemerintah AS tentang ekspansi persediaan minyak dalam negeri tidak banyak mempengaruhi pedagang di tengah pergolakan geopolitik.
“Pelaku pasar memperhatikan risiko geopolitik,” ujar Matt Sallee dari Tortoise di Leawood, Kansas. “Pedagang lebih tertarik pada gambaran besar.”
Dalam akun Twitternya pada Rabu, Trump memperingatkan agar Rusia bersiap-siap atas datangnya rudal.
“Rusia bersumpah akan menembak jatuh semua rudal yang ditembakkan ke Suriah. Bersiaplah Rusia, karena mereka akan datang, dengan hebat dan “cermat!”,” cuit Trump.
Sementara itu, Arab Saudi mengatakan memintas rudal balistik di atas Riyadh dan menembak jatuh dua drone di bagian lain negara itu. Ukuran volatilitas pasar minyak pun melonjak ke level yang terakhir terlihat pada pertengahan Februari.
“Risiko geopolitik telah mendongkrak pasar [minyak] ke level tertinggi tiga tahun. Ini adalah hari pertama dalam waktu yang lama bahwa arah pasar minyak mentah dan arah pasar saham telah menyimpang,” kata Thomas Finlon, Direktur Energy Analytics Group LLC di Wellington, Florida.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search