English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Thursday, May 17, 2018

PT KONTAK PERKASA – IHSG Berpotensi Melaju, Rekomendasi 10 Saham

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:49 PM No comments
PT KONTAK PERKASA  –  PT Indosurya Bersinar Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (18/5/2018) bergerak di kisaran 5.721 – 6.002.
Dikemukakan IHSG pada akhir pekan ini, terlihat masih akan terus menguji level support level yang dinilai masih cukup kuat dipertahankan pascarilis data perekonomian BI Rate.
William mengatakan potensi kenaikan terbilang masih cukup besar. Dalam jangka pendek yang akan terlihat masih bersifat teknikal rebound, sebelum dapat menkonfirmasi untuk dapat melanjutkan pola uptrend jangka panjangnya,
“Hari ini IHSG berpotensi melaju naik,” kata William dalam risetnya.
PT Indosurya Bersinar Sekuritas pada perdagangan hari ini merekomendasikan saham BBNI, UNVR, ICBP, TLKM, PWON, SRIL, WSBP, BBCA, HMSP, ASRI.

Wednesday, May 16, 2018

KONTAK PERKASA FUTURES  - Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Rabu (16/5/2018), ditopang oleh melemahnya nilai tukar euro.
Di sisi lain, proses dua partai anti-sistem di Italia untuk membentuk koalisi dan membebaskan miliaran euro untuk pemotongan pajak dan kesejahteraan menimbulkan kekhawatiran investor dan memukul bursa saham di negara tersebut.
Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,2% dan berada pada kisaran level tertinggi sejak awal Februari, sedangkan indeks FTSE MIB Italia melemah 2,3%, penurunan terburuk sejak pemilihan umum pada awal Maret.
Saham perbankan Italia, yang dipandang sebagai proxy untuk risiko politik di negara tersebut karena kepemilikan obligasi pemerintah mereka, jatuh 3,68% setelah suku bunga melonjak.
Dilansir Reuters, Italia telah memiliki tumpukan utang senilai lebih dari 130% dari PDB dan janji partai-partai untuk memperkenalkan tarif pajak tetap sebesar 15%, pembayaran kesejahteraan baru, dan menghilangkan reformasi pensiun yang tidak populer cenderung menekan keuangan negara.
Kejatuhan bursa di Milan tersebut terjadi setelah berbulan-bulan mencatat kinerja terbaik dibanding bursa lain di zona euro, meskipun ada fakta bahwa Liga Sayap Kanan dan Gerakan 5-Bintang anti-kemapanan muncul sebagai pemenang dalam pemilihan umum.
"Saya sering berpikir bahwa risiko politik terlalu diperhitungkan di pasar, tetapi kali ini tidak benar-benar diperkirakan sama sekali," kata Chris Hiorns, manajer dana Amity European di EdenTree, seperti dikutip Reuters.
"Anda harus mempertanyakan mengapa pasar Italia melakukan dengan sangat baik ketika situasi politik tampak begitu lemah," kata Hiorns, menambahkan bahwa saham Italia mungkin tertekan lebih jauh dan imbal hasil obligasi pemerintah meningkat lebih banyak lagi.
Satu pengecualian di bursa Italia adalah saham Saipem, yang melonjak 12,2% setelah rating emiten ditingkatkan oleh Bernstein menjadi "outperform", yang mencerminkan meningkatnya optimisme dalam pemulihan perusahaan jasa minyak Italia.
Lonjakan harga minyak mentah baru-baru ini telah membantu sektor minyak dan gas naik 13% sepanjang tahun ini, memimpin indeks sektoral di Eropa.
Sementara  itu, euro yang melemah memberikan dukungan bagi perusahaan-perusahaan Eropa yang berpenghasilan dolar AS, karena dolar memperpanjang reli terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Rabu dan menyentuh level tertinggi dalam lima bulan terakhir.
Sektor tambang dan bahan baku diuntungkan dari tren pelemahan euro tersebut dan ditutup menguat 2,79%.
Di antara top gainers lainnya di indeks Stoxx adalah Homeserve yang melonjak 9,3% setelah UBS menaikkan rekomendasi untuk saham menjadi "beli". Adapun saham Micro Focus naik 6,1% setelah perusahaan perangkat lunak Inggris tersebut menyatakan kesepakatan lisensi baru senilai US$40 juta akan membantu meningkatkan pendapatan semester pertama.


KONTAK PERKASA FUTURES 

Tuesday, May 15, 2018

Yield Obligasi Melesat, Indeks Tembus Level 93

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:07 PM No comments
PT KONTAK PERKASA Indeks dolar Amerika Serikat mulai menyundul ke level 93, saat pasar merespons kenaikan tertinggi yield obligasi bertenor 10 tahun.
Indeks dolar AS pada perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (16/5/2018) ditutup menguat 0,60% ke level 93,219.
Sementara itu pada penutupan perdagangan 14 Mei, indeks dolar AS tercatat menguat 0,05% ke level 92,587.
Posisi indeks dolar AS yang menginjak level 93 merupakan tingkat tertinggi pada tahun ini. Indeks menggambarkan posisi dolar terhadap sejumlah mata uang utama lainnya.
Sementara itu dari data Bloomberg mengemukakan, level tertinggi pada tahun lalu mencapai angka 98 yang terjadi pada 16 Mei 2017.
Imbal hasil obligasi yang menguat dan kekhawatiran geopolitik yang meningkat disebut menjadi sentimen utama penguatan indeks dolar AS.
Peningkatan kekerasan di Timur Tengah dan adanya berita Korea Utara menunda KTT dengan Korea Selatan yang dijadwalkan pada hari Rabu juga membebani sentimen.
Indeks dolar AS
15 Mei     93,219
14 Mei     92,587
11 Mei     92,537
Sumber: Bloomberg
BACA JUGA : 

Data Tunjukkan Kejutan Lonjakan Pasokan, WTI Melemah

Monday, May 14, 2018

Pagi Ini Lanjutkan Pelemahan, Masih Dibayangi Inflasi & Dolar AS

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:33 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES - Pelemahan emas berlanjut setelah data inflasi April 2018 AS berada di bawah estimasi.
Emas berjangka untuk pengiriman Juni pada penutupan perdagangan Senin (14/5/2018) melemah 0,19% ke US$1.318,2 per ounce. Sementara pagi ini, Selasa (15/5/2018), emas melemah 0,35% ke US$1.313,6 pada pk. 06.44 WIB.
Pelemahan harga emas berjangka di bursa Comex kontrak Juni tercatat mendominasi perdagangan sejak pekan lalu.
Turunnya harga emas tersebut juga dibayangi dengan indeks dolar AS yang menguat, karena ada kekhawatiran pasar bank sentral AS (Federakl Reserve) akan menerapkan kebijakan moneter yang ketat.
"Kami tidak mengharapkan Fed tetap hawkish terkait suku bunga," kata Naeem Aslam, kepala analis TF Global Markets seperti dikutip Bloomberg, Selasa (15/5/2018).
Indeks dolar AS yang mengukur uang terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada penutupan perdagangan Senin menguat 0,05% ke level 92,587.
Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search