English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, May 15, 2019

Pertamina Targetkan Serap Seluruh Minyak Mentah Domestik Mulai Juli

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:45 PM No comments


PT KONTAK PERKASA -  PT Pertamina (Persero) menargetkan, dapat menyerap minyak mentah hasil produksi Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) dari dalam negeri, sebanyak 225 ribu barel per hari (bph)‎ pada Juli 2019.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati mengatakan, Pertamina sudah melaksanakan kebijakan pemerintah terkait penyerapan ‎minyak mentah hasil produksi KKKS.
"Semenjak ada aturan ESDM September lalu, mulai Januari sebagian besar dari crude yang diekspor sudah diproritaskan untuk dijual ke Pertamina," kata Nicke, di Jakarta, Rabu (15/5/2019).
Nicke menuturkan, dalam tiga bulan terakhir minyak mentah yang mampu diserap Pertamina baru mencapai 135 ribu barel per hari, atas hal tersebut nilai impor minyak Pertamina turun menjadi Rp 20 triliun karena beralih membeli minyak mentah dalam negeri.
"Sebagai laporan, dengan serap 135 ribu barel per hari dari domestik, devisa bisa kita kurangi artinya impor bisa kurangi dalam 3 bulan terkahir, kalau dibandingkan tahun lalu, ada penurunan impor Rp 20 triliun," paparnya.
Dia pun menargetkan, Pertamina mampu menyerap lebih besar lagi minyak hasil produksi KKKS sebesar 225 ribu barel per hari, untuk melaksanakan pembelian minyaknya diperkirakan sampai Juli 20‎19. Dengan begitu, angka impor minyak mentah Pertamina semakin berkurang.
"Jadi dari 225 ribu barel per hari yang diekspor, sudah dibeli 135 ribu, masih ada sebagian yang belum deal, diharapkan segera selesai dealnya, sehingga nanti Juli keseluruhan yang 225 ribu bisa kita ambil semua," ujar dia.

Tuesday, May 14, 2019

April 2019, Ekspor Indonesia Turun 10,8 Persen

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 10:54 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada April 2019 mengalami penurunan sebesar 10,8 persen dibanding ekspor bulan sebelumnya.
Ekspor Indoensia pada April tercatat sebesar USD 12,60 miliar sedangkan pada bulan sebelumnya ekspor sebesar USD 14,12 miliar.
"Ekspor pada April 2019 tercatat sebesar USD 12,60 miliar," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat Badan Pusat Statistik, Jakarta, Rabu (15/5/2019)
Suhariyanto mengatakan, ekspor pada April mengalami penurunan karena sektor migas dan non migas turun cukup signifikan. Sektor migas turun sebesar 34,95 persen sedangkan non migas turun sebesar 8,68 persen.
"Ekspor migas pada April sebesar USD 0,74 miliar dan non migas sebesar USD 11,86 miliar," jelasnya.
Menurut sektor, ekspor seluruh komponen penyusun mengalami penurunan. Sektor non migas, pertanian mengalami penurunan sebesar 6,74 persen secara month to month (mtm) dengan nilai ekspor sebesar USD 0,25 miliar.
Sementara itu, pada sektor industri pengolahan pengolahan turun tajam sebesar 9,04 persen secara mtm dengab nilai ekspor sebesar USD 9,42 miliar. Lalu pertambangan lainnya mengalami penurunan sebesar 7,31 persen dengan nilai ekspor sebesar USD 2,19 miliar.
"Ekspor Indonesia menurut sektor angkanya tidak terlalu bagus karena semua merah (mengalami penurunan)," tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang
SUmber: Merdeka.com

Monday, May 13, 2019

Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp 669 Ribu per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:04 PM No comments

PT KONTAK PERKASA  -  Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau emas Antam naik Rp 4.500 menjadi Rp 669.000 per gram pada perdagangan Selasa (14/5/2019). Pada Senin kemarin, harga emas Antam berada di level Rp 664.500 per gram.
Sementara harga pembelian kembali emas Antam (buyback) tetap di Rp 592 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 592 ribu per gram.
Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.40 WIB, sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia.
Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Untuk harga emas antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.
Sementara itu, untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 6.930.000. Untuk ukuran 20 gram di posisi Rp 13.310.000.
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
Rincian Harga Emas Antam

* Pecahan 0,5 gram Rp 359.000
* Pecahan 1 gram Rp 669.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.287.000
* Pecahan 3 gram Rp 1.909.000
* Pecahan 5 gram Rp 3.165.000
* Pecahan 10 gram Rp 6.265.000
* Pecahan 25 gram Rp 15.555.000
* Pecahan 50 gram Rp 31.035.000
* Pecahan 100 gram Rp 62.000.000
* Pecahan 250 gram Rp 154.750.000
* Pecahan 500 gram Rp 309.300.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 618.600.000.

Sunday, May 12, 2019

THR Bakal Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2019

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:21 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal II tahun ini. Dengan adanya THR, maka daya beli masyarakat akan meningkat.
Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan, selama ini, konsumsi rumah tangga menjadi faktor pendorong utama dari pertumbuhan ekonomi nasional. Kontribusi dari konsumsi rumah tangga ini mencapai lebih dari 50 persen.
"Kita tahu, pertumbuhan ekonomi kita di kuartal I 2019 itu 5,07 persen dan 2,75 persen berasal dari konsumsi masyarakat. Artinya momen Idul Fitri ini diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di kuartal II," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Senin (13/5/2019)
Terlebih pada tahun ini, lanjut Sarman, THR bukan hanya berasal dari pihak swasta, tetapi pemerintah juga akan memberikan THR bagi para pegawai negeri sipil (PNS). Tak tanggung-tanggung, nilai THR yang siapkan pemerintah mencapai Rp 20 triliun.
"Itu bukan hanya swasta, kita tahu pemerintah juga menyiapkan THR untuk PNS sebesar Rp 20 triliun dan gaji ke-13 sebesar Rp 20 triliun. Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan konsumsi masyarakat. Sehingga mereka bisa belanja lebih banyak lagi dan itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita ke depan," kata dia.
Namun demikian, Sarman berharap pemerintah juga bisa menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok selama Ramadan dan Lebaran. Dengan demikian, tidak terjadi lonjakan harga yang justru akan menggerus daya beli masyarakat.
"Yang kami harapkan ketika pengusaha memberikan THR, pemerintah juga harus memastikan harga bahan pangan stabil, tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Sehingga diharapkan daya beli masyarakat meningkat dengan adanya THR yang diberikan kepada para pekerja," tandas dia.

BACA JUGA : 

AS Naikkan Tarif Impor Barang China, IHSG Bakal Melemah Terbatas

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search