English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Thursday, July 11, 2019

IHSG Dibuka Dua Arah, Penguatan Terbesar Sektor Perdagangan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:18 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada pembukaan perdagangan saham akhir pekan ini.
Pada pra pembukaan perdagangan, Jumat (12/7/2019), IHSG melemah 2,86 poin atau 0,04 persen ke posisi 6.414,19. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG langsung menguat dengan naik 6,18 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.423,25.
Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 0,07 persen ke posisi 1.025,49. Indeks saham acuan pun bergerak cukup beragam.
Sebanyak 131 saham menguat sehingga langsung mengangkat IHSG ke zona hijau. Selain itu 59 saham melemah dan 108 saham diam di tempat.
Pada awal perdagangan Jumat pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.425,31 dan terendah 6.414,19.
Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 19.428 kali dengan volume perdagangan 1,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 317,7 miliar.
Investor asing beli saham Rp 11,15 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.088
Dalam pergerakan awal IHSG, lima sektor saham menghijau dan lima sektor saham melemah. Sektor saham yang naik tertinggi yaitu sektor perdagangan yang naik 0,40 persen. Sedangkan sektor saham yang mengalami pelemahan tertinggi yaitu sektor aneka industri sebesar 0,65 persen.
Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain HDIT melonjak 49,52 persen ke level Rp 785 per saham, TRIO naik 24,82 persen ke level Rp 342 per saham dan ARKA naik 24,43 persen ke angka Rp 550 per saham.
Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham INCF turun 10,94 persen ke posisi Rp 171 per saham, saham INOV merosot 9,73 persen ke posisi Rp 408 per saham, dan saham KAYU turun 7,78 persen ke posisi Rp 308 per saham.

Perusahaan Ini Perluas Ekspor Kantong Belanja ke AS

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 1:01 AM No comments

PT KONTAK PERKASA - Perusahaan penyedia kemasan karton dan kantong belanja, PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk, resmi melantai di bursa hari ini, Kamis (11/9/2019). Perusahaan dengan kode saham SMKL ini melepas 650 juta lembar saham dengan nilai Rp 328 per lembar.
Lepas menyatakan go public, perusahaan berencana akan membangun pabrik lokasi baru. Sebagai informasi, saat ini produksi dilakukan di pabrik Tangerang.
Direktur utama SMKL Ang Kinardo menyatakan pembangunan pabrik baru di lokasi yang dinilai potensial ini belum memiliki target pasti.
"Masih dicari, mudah-mudahan kita bisa dapat di Jawa Tengah. Kenapa potensial, itu rahasia dapur," ungkapnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (11/7/2019).
Selain membangun pabrik, perusahaan juga berencana akan memperluas wilayah bisnis dengan menjadi pemasok kantong belanja untuk toko ritel terkemuka di Amerika Serikat, Walmart. SMKL dilaporkan telah mengirimkan 150 kontainer bernilai USD 10 juta tahun ini.
Ang menyatakan SMKL bukan single supplier, karena akan sangat berat memenuhi kebutuhan untuk kemasan produk perusahaan. Namun, ekpansi ini diharapkan bisa membuat perusahaan terus berkembang dan mengukuhkan eksistensinya.
Hingga saat ini, SMKL telah melebarkan lini usahanya dengan merambah ke layanan baru berupa penyewaan truk dan logistik. Sementara, klien perusahaan ini berasal dari sektor consumer dan teknologi, mulai dari Adidas, Indofood, Mayora, Unilever, Lenovo, Oppo dan lainnya.

Monday, July 8, 2019

Sebagian Besar Sektor Menghijau, IHSG Dibuka Naik ke 6.373,26

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:36 PM No comments

PT KONTAK PERKASA FUTURES -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa pekan ini. Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor perkebunan yang melemah 0,12 persen. 

Pada pembukaan perdagangan saham, Selasa (9/7/2019), IHSG naik 22,24 poin atau 0,34 persen ke posisi 6.373,26. Indeks saham LQ45 juga menguat 0,38 persen ke posisi 1.1016,33. Seluruh indeks saham acuan mengalami penguatan.

Sebanyak 145 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. Sedangkan 70 saham melemah dan 124 saham diam di tempat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.375,71 dan terendah 6.351,42. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 34.660 kali dengan volume perdagangan saham 1,9 miliar saham.

Nilai transaksi harian saham Rp 545,5 miliar. Investor asing jual saham Rp 33 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.130.

Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor perkebunan yang melemah 0,12 persen. Sektor saham infrastruktur memimpin penguatan dengan naik 1,19 persen. Disusul sektor saham perdagangan yang naik 0,67 persen dan sektor saham kontruksi melonjak 0,47 persen.

Saham-saham catatkan penguatan terbesar dan mengangkat IHSG ke zona hijau antara lain saham FUJI naik 70 persen ke posisi Rp 77 per saham, saham KOTA melonjak 70 persen ke posisi Rp 340 per saham, dan saham EAST menanjak 34,59 persen ke posisi Rp 179 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah dan menekan IHSG antara lain saham POLU melemah 11,21 persen ke posisi Rp 950 per saham. BAPA merosot 11,11 persen ke posisi Rp 80 per saham. ITIC turun 8 persen ke level Rp 460 per saham.

Sunday, July 7, 2019

Ancaman Menlu AS Jika Iran Nekat Langgar Batas Pengayaan Uranium

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:35 PM No comments

KONTAK PERKASA FUTURES - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengatakan, Iran akan menghadapi sanksi lebih lanjut jika benar melanggar batas pengayaan uranium. 
"Perluasan program nuklir Iran terbaru akan mengarah pada isolasi dan sanksi lebih lanjut," kata Pompeo di Twitter.
Sebelumnya pada Minggu, Iran mengatakan akan menambah uranium hingga melebihi batas pakta internasional. Teheran juga mengancam akan meninggalkan lebih banyak komitmennya, kecuali jika ada solusi yang ditemukan oleh pihak-pihak dalam kesepakatan nuklir.
Kesepakatan yang dimaksud mengikat Iran untuk tidak memproduksi bom atom dan tunduk kepada inspeksi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sebagai imbalan atas pencabutan sebagian sanksi internasional yang melumpuhkan, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Senin (8/7/2019).
Namun penarikan sepihak Presiden AS Donald Trump dari kesepakatan pada 8 Mei 2018, telah menghilangkan manfaat ekonomi yang didapat Teheran.
"Rezim Iran, yang dipersenjatai dengan senjata nuklir, akan menimbulkan bahaya yang lebih besar bagi dunia," kata Pompeo.
Sebelumnya para ahli mengatakan, Iran telah mematuhi perjanjian bahkan setelah AS hengkang dari kesepakatan.
Namun Teheran kemudian mengumumkan pada 8 Mei, mereka tidak akan lagi menghormati batas yang ditetapkan oleh pakta.
Mereka juga mengancam akan melangkah lebih jauh dan meninggalkan lebih banyak komitmen nuklir, kecuali mitra yang tersisa - Inggris, China, Prancis, Jerman dan Rusia - membantunya menghindari sanksi, terutama dengan membeli minyaknya.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search