English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Sunday, February 9, 2020

Neraca Pembayaran Indonesia di Akhir 2019 Surplus USD 4,3 miliar

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:46 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES -  Bank Indonesia melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan IV 2019 mencatat surplus sehingga menopang ketahanan eksternal Indonesia.
NPI pada triwulan IV 2019 mencatat surplus sebesar USD 4,3 miliar, membaik dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mengalami defisit sebesar USD 46 juta.
Surplus NPI tersebut terutama ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat serta defisit transaksi berjalan yang tetap terkendali.
Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2019 mencapai USD 129,2 miliar, meningkat dari USD 124,3 miliar pada akhir September 2019.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,6 bulan impor atau 7,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor.
Surplus transaksi modal dan finansial pada triwulan IV 2019 meningkat yang mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian domestik.
"Surplus transaksi modal dan finansial pada triwulan IV 2019 tercatat sebesar USD 12,4 miliar, lebih tinggi dari surplus pada triwulan sebelumnya sebesar USD 7,4 miliar," tu;is laporan Bank Indonesia seperti dikutip Liputan6.com, Senin (10/2/2020).
Besarnya surplus tersebut, Bank Indonesia mencatat terutama didorong oleh tingginya arus masuk investasi portofolio yang bersumber dari penerbitan obligasi global baik pemerintah maupun korporasi.
Selain itu, investasi lainnya juga mencatat surplus sejalan dengan adanya penarikan simpanan bank di luar negeri oleh pelaku usaha domestik dan bertambahnya penempatan dana nonresiden di bank dalam negeri. Hal tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian domestik dan imbal hasil aset keuangan domestik yang tetap menarik.
Defisit neraca transaksi berjalan pada triwulan IV 2019 tetap terkendali, sehingga turut menopang ketahanan sektor eksternal Indonesia.
Defisit neraca transaksi berjalan pada triwulan IV 2019 tercatat sebesar USD 8,1 miliar (2,84 persen dari PDB), ditopang oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang meningkat.
Meningkatnya surplus neraca perdagangan nonmigas terutama dipengaruhi oleh penurunan impor nonmigas di tengah kinerja ekspor nonmigas yang belum kuat. Di sisi lain, defisit neraca perdagangan migas meningkat sejalan dengan naiknya impor minyak untuk memenuhi tingginya permintaan di akhir tahun.
Perkembangan NPI secara keseluruhan tahun 2019 menunjukkan ketahanan sektor eksternal yang tetap kuat. NPI tahun 2019 mencatat surplus USD 4,7 miliar, membaik dari tahun sebelumnya yang mengalami defisit sebesar USD 7,1 miliar.
Perkembangan tersebut didorong oleh defisit neraca transaksi berjalan yang membaik serta surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat signifikan.
Defisit neraca transaksi berjalan pada 2019 tercatat sebesar USD 30,4 miliar atau 2,72 persen dari PDB, membaik dibandingkan dengan defisit pada tahun sebelumnya sebesar 2,94 persen dari PDB. Perkembangan tersebut terutama ditopang oleh neraca perdagangan barang yang mencatat surplus, berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yang mengalami defisit.
Neraca perdagangan barang yang mencatat surplus dipengaruhi oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang meningkat serta defisit neraca perdagangan migas yang menurun. Hal tersebut dipengaruhi oleh turunnya impor minyak sejalan dengan kebijakan pengendalian impor seperti program B20.
Kinerja NPI yang membaik juga ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat signifikan menjadi sebesar USD 36,3 miliar dari USD 25,2 miliar pada 2018, ditopang oleh aliran masuk modal berjangka panjang di tengah berlanjutnya ketidakpastian pasar keuangan global.
Ke depan, kinerja NPI diprakirakan tetap baik sehingga dapat menopang ketahanan sektor eksternal. Prospek NPI tersebut didukung defisit transaksi berjalan tahun 2020 yang diprakirakan tetap terkendali dalam kisaran 2,5-3 persen PDB.
Prospek aliran masuk modal asing diperkirakan juga tetap besar didorong persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi Indonesia yang tetap terjaga. Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan guna menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta senantiasa memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait guna meningkatkan ketahanan sektor eksternal, termasuk mendorong peningkatan Penanaman Modal Asing (PMA).

Thursday, February 6, 2020

Harga Emas Antam Lebih Mahal Rp 2.000 per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:10 PM No comments
PT KONTAK PERKASA - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam naik Rp 2.000 menjadi Rp 772 ribu per gram, pada perdagangan Jumat (7/2/2020). Sebelumnya, harga emas berada di level Rp 770 ribu per gram.
Harga buyback emas Antam juga naik Rp 2.000 menjadi Rp 687 ribu per gram. Harga buybackini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 687 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 07.50 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.
Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 7.960.000. Sedangkan untuk ukuran 20 gram dijual Rp 15.370.000.
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
* Pecahan 0,5 gram Rp 410.000
* Pecahan 1 gram Rp 772.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.493.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.218.000
* Pecahan 5 gram Rp 3.680.000
* Pecahan 10 gram Rp 7.295.000
* Pecahan 25 gram Rp 18.130.000
* Pecahan 50 gram Rp 36.185.000
* Pecahan 100 gram Rp 72.300.000
* Pecahan 250 gram Rp 180.500.000
* Pecahan 500 gram Rp 360.800.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 721.600.000

Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 770 Ribu per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 12:15 AM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam turun Rp 1.000 per gram menjadi Rp 770 ribu per gram, pada perdagangan Kamis (6/2/2020). Sebelumnya harga emas dipatok di Rp 771 ribu per gram.
Sedangkan untuk harga buyback emas Antam pada hari ini juga turun Rp 2.000 per gram menjadi di Rp 685 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 685 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.35 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.
Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 7.940.000. Sedangkan untuk ukuran 20 gram dijual Rp 15.330.000.
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
* Pecahan 1 gram Rp 770.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.489.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.212.000
* Pecahan 5 gram Rp 3.670.000
* Pecahan 10 gram Rp 7.275.000
* Pecahan 25 gram Rp 18.080.000
* Pecahan 50 gram Rp 36.085.000
* Pecahan 100 gram Rp 72.100.000
* Pecahan 250 gram Rp 180.000.000
* Pecahan 500 gram Rp 369.800.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 719.600.000.

Tuesday, February 4, 2020

Harga Emas Antam Lebih Murah Rp 7.000 per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 9:27 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam terjun bebas dengan turun Rp 7.000 per gram menjadi Rp 771 ribu per gram, pada perdagangan Rabu (5/2/2020). Sebelumnya harga emas dipatok di Rp 778 ribu per gram.
Sedangkan untuk harga buyback emas Antam pada hari ini juga turun Rp 8.000 per gram menjadi di Rp 687 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 687 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.33 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara, di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.
Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 7.950.000. Sedangkan untuk ukuran 20 gram dijual Rp 15.350.000.
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
* Pecahan 0,5 gram Rp 410.000
* Pecahan 1 gram Rp 771.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.491.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.215.000
* Pecahan 5 gram Rp 3.675.000
* Pecahan 10 gram Rp 7.285.000
* Pecahan 25 gram Rp 18.105.000
* Pecahan 50 gram Rp 36.135.000
* Pecahan 100 gram Rp 72.200.000
* Pecahan 250 gram Rp 180.250.000
* Pecahan 500 gram Rp 360.300.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 720.600.000.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search