English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, June 10, 2020

Bursa Asia Melemah Usai Fed Beri Sinyal Tak Ubah Suku Bunga hingga 2022

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:41 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES  - Bursa di Asia Pasifik bergerak lebih rendah, usai Federal Reserve (The Fed) AS mengindikasikan akan mempertahankan suku bunga mendekati nol hingga 2022.
Indeks Nikkei 225 tercatat turun 1,18 persen pada awal perdagangan. Sementara indeks Topix turun 0,99 persen. Di Korea Selatan, Kospi turun 0,45 persen.
Adapun saham di Australia juga melemah, dengan S & P / ASX 200 diperdagangkan 0,67 persen lebih rendah. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang diperdagangkan 0,22 persen lebih rendah.
Melansir laman CNBC, Kamis (11/6/2020), investor bereaksi dengan terus memantau perkiraan ekonomi Fed baru-baru ini. Bank sentral AS mempertahankan suku bunganya dan mengindikasikan tidak akan menaikkannya sampai tahun 2022.
The Fed juga mengharapkan ekonomi AS berkontraksi sebesar 6,5 persen pada tahun ini, kemudian hanya sebesar 5 persen pada 2021.
Indeks dolar AS, dibandingkan mata uang lainnya, berada di level 96.136 setelah sebelumnya akhirnya berada di bawah 96.
"Keputusan (Komite Pasar Terbuka Federal) tidak mengubah pandangan kami untuk USD," tulis ekonom Commonwealth Bank of Australia dalam sebuah catatan.
"Setelah pelaku pasar mencerna pandangan FOMC, kami memperkirakan USD akan terus berlanjut pada jalur penurunan, konsisten dengan pemulihan ekonomi dunia," tegas dia.
Sebelumnya, di Bursa Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 mencatatkan penurunan berturut-turut untuk hari kedua.
Indeks S&P 500 ditutup 0,5 persen lebih rendah menjadi 3.190,17. Sementara Dow turun 282,31 poin, atau 1 persen untuk mengakhiri hari perdagangannya di 26.989,99.
Di sisi lain, Nasdaq Composite melonjak 0,7 persen menjadi 10.020,35, menandai penutupan pertama kalinya di atas 10.000.
Sementara pada hari ini, harga minyak turun di Asia. Dengan patokan minyak mentah berjangka internasional Brent 2,08 persen lebih rendah menjadi USD 40,86 per barel. Minyak mentah berjangka AS juga turun 2,5 persen menjadi USD 38,61 per barel.
Yen Jepang diperdagangkan pada 106,99 per dolar, setelah menguat dari level di atas 109 yang terlihat pada awal minggu perdagangan. Dolar Australia di posisi 0,6966 setelah sempat naik ke level di atas USD 0,702 sebelumnya.

BACA JUGA : 

Pandemi Bikin Konsumen Indonesia Lebih Pilih Bayar Nontunai

Tuesday, June 9, 2020

Usai Turun, Harga Emas Antam Melesat Rp 6.000 per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:41 PM No comments
PT KONTAK PERKASA  -  Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik 6.000 menjadi Rp 881 ribu per gram pada perdagangan Rabu (10/6/2020). Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam berada di posisi Rp 875 ribu per gram.
Demikian pula harga buyback emas Antam juga turun RP 8.000 menjadi Rp 769 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 769 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.50 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 8.960.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 17.370.000.
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
* Pecahan 0,5 gram Rp 470.500
* Pecahan 1 gram Rp 881.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.702.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.528.000
* Pecahan 5 gram Rp 4.185.000
* Pecahan 10 gram Rp 8.305.000
* Pecahan 25 gram Rp 20.637.000
* Pecahan 50 gram Rp 41.195.000
* Pecahan 100 gram Rp 82.312.000
* Pecahan 250 gram Rp 205.515.000
* Pecahan 500 gram Rp 410.820.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 821.600.000.
BACA JUGA : 

Harga Emas Naik Lebih dari 1 Persen Menanti Stimulus Lanjutan The Fed

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 875 Ribu per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 2:21 AM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES -  Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun 1.000 menjadi Rp 875 ribu per gram pada perdagangan Selasa (9/6/2020). Pada perdagangan Senin kemarin, harga emas Antam berada di posisi Rp 876 ribu per gram.
Demikian pula harga buyback emas Antam juga turun RP 1.000 menjadi Rp 761 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 761 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.15 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 8.900.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 17.250.000.
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
* Pecahan 0,5 gram Rp 467.500
* Pecahan 1 gram Rp 875.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.690.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.510.000
* Pecahan 5 gram Rp 4.155.000
* Pecahan 10 gram Rp 8.245.000
* Pecahan 25 gram Rp 20.487.000
* Pecahan 50 gram Rp 40.895.000
* Pecahan 100 gram Rp 81.712.000
* Pecahan 250 gram Rp 204.015.000
* Pecahan 500 gram Rp 407.820.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 815.600.000.
BACA JUGA : Harga Emas Melonjak karena Suku Bunga The Fed Terus Turun

Monday, June 8, 2020

Harga Emas Bakal Tertekan Sepanjang Pekan Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 12:27 AM No comments
PT KONTAK PERKASA - Harga Emas diperkirakan akan mengalami tekanan pada pekan ini melanjutkan pelemahan yang terjadi pada Jumat lalu. Angka pengangguran di Amerika Serikat (AS) yang turun membuat investor melakukan aksi jual emas.
Mengutip Kitco, Senin (8/6/2020), sebanyak delapan analis dari 17 analis Wall Street, atau 47 persen memperkirakan harga emas melemah pada minggu ini. Sedangkan enam analis atau 35 persen memperkirakan harga bakal melambung. Susanya atau tiga analis atau 18 memilih untuk netral.
Sedangkan sebanyak 1.367 suara diberikan dalam jajak pendapat online. Dari jumlah tersebut, 842 responden atau 62 persen mengatakan bahwa harga emas akan naik di minggu ini.
Sebanyak 282 responden atau 21 persen mengatakan harga emas akan lebih rendah. Sementara 243 responden atau 18 persen memilih netral.
Pasa survei sebelumnya atau pada survei pekan lalu, pelaku pasar maupun analis memperkirakan harga emas akan mengalami lonjakan besar. PAda kenyataannya pada perdagangan Jumat lalu, harga emas Comex untuk pengiriman Agustus turun 4 persen dan bertengger di USD 1.682,40 per ounce..
Analis LaSalle Futures Group, Charlie Nedoss, mengatakan bahwa ada potensi penurunan lebih dalam pada harga emas dalam waktu dekat ini.
Dalam analisis teknikal yang ia lakukan, harga emas telah jatuh di bawah rata-rata harga dalam 50 hari terakhir. Hal tersebut akan mendorong investor melakukan aksi jual. "Akan banyak uang keluar. Bagi saya, tren sudah berubah," kata dia.
aalis senior Kitco Jim Wyckoff menambahkan, harga emas akan stabil dengan kecenderungan melemah setelah adanya peningkatan akan selera risiko pada pekan lalu.
Bursa saham terus melanjutkan pemulihan tanpa henti, dengan Dow Jones Industrial Average telah naik lebih dari 1.000 poin hingga pada Jumat.
"Risiko besar dalam perdagangan emas minggu ini adalah the Federal Reserve menyoroti bahwa ekonomi belum seburuk yang dikhawatirkan," tambah analis ForexLive, Adam Button.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search