English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, July 1, 2020

S&P 500 dan Nasdaq Menguat Didorong Perkembangan Positif Vaksin Corona

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:12 PM No comments
PT KONTAK PERKASA FUTURES - S&P 500 dan Nasdaq Composite memulai paruh kedua 2020 dengan menguat pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakart), di mana sentimen pasar mendapat dorongan dari berita positif perkembangan vaksin virus corona dan data ekonomi AS yang kuat.
Dikutip dari CNBC, Kamis (2/7/2020), S&P 500 ditutup naik 0,5 persen ke level 3.115,86. Nasdaq Composite yang berisi perusahaan teknologi membukukan rekor penutupan tertinggi, naik 0,95 persen menjadi 10.154,63.
Indeks Nasdaq-100, yang terdiri dari 100 saham non-finansial terbesar, melonjak lebih dari 1 persen ke level tertinggi sepanjang masa dan ditutup pada 10.279,25. Namun Dow Jones Industrial Average jatuh 77,91 poin atau 0,3 persen menjadi 25.734,97.
Sebuah studi tentang kandidat vaksin virus corona sedang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech, menunjukkan obat tersebut menciptakan antibodi penawar. Hasilnya dirilis secara online, tetapi belum ditinjau oleh jurnal medis.
"Kami didorong oleh data klinis BNT162b1, satu dari empat konstruksi mRNA yang kami evaluasi secara klinis, dan untuk itu kami memiliki temuan positif, awal, dan garis besar," kata Kathrin U. Jansen, Kepala Penelitian dan Pengembangan Vaksin di Pfizer, di sebuah rilis.
Perusahaan juga mengatakan bahwa, jika vaksin mendapat persetujuan dari regulator, pihaknya mengharapkan untuk membuat hingga 100 juta dosis pada akhir tahun dan berpotensi lebih dari 1,2 miliar pada akhir 2021.
Saham Pfizer melonjak 3,2 persen, sedangkan saham BioNTech yang terdaftar di AS turun 3,9 persen, menghapus kenaikan sebelumnya pada penutupan perdagangan.
Berita mengenai perkembangan vaksin oleh Pfizer dan BioNTech ini muncul ketika lebih dari 12 negara bagian telah menghentikan sementara atau membuka kembali aktivtas ekonominya, di mana kasus di AS melonjak 40 persen selama seminggu terakhir menjadi rata-rata sekitar 39.750 pada Senin, menurut analisis data CNBC yang dikumpulkan oleh Johns Universitas Hopkins.
Negara bagian Arizona pada Rabu melaporkan hampir 4.900 kasus virus corona tambahan dan 88 kematian baru, rekor tertinggi dalam satu hari. California juga melaporkan rekor lonjakan kasus virus corona baru.
Penasihat kesehatan Gedung Putih, Dr. Anthony Fauci, memperingatkan bahwa jika wabah terus berlanjut dengan kecepatan seperti saat ini, kasus baru setiap hari dapat melampaui 100 ribu infeksi baru per hari.
Sementara itu, Apple, menghapus kenaikan sebelumnya dan ditutup 0,2 persen lebih rendah setelah mengumumkan akan menutup kembali 30 toko lebih untuk kebangkitan dalam kasus virus corona.
Sedangkan Saham Amazon dan Netflix, perusahaan-perusahaan yang mendapat manfaat dari orang yang tinggal di rumah, memimpin jalan yang lebih tinggi, masing-masing naik 4,4 persen dan 6,7 persen. Selain itu, FedEx adalah saham berkinerja terbaik di S&P 500, mengumpulkan 11,7 persen di belakang laba yang lebih kuat dari perkiraan.
Secara garis besar, Wall Street menghasilkan kinerja kuartalan terbaik dalam beberapa dekade. Dow naik 17,8 persen pada kuartal kedua, membukukan kuartal terbaik sejak 1987. Sementara S&P 500 menyelesaikan periode dengan kenaikan hampir 20 persen menjadi yang terbaik sejak 1998. Nasdaq yang padat teknologi melonjak 30,6 persen untuk kuartal tersebut, yang paling sejak 1999.

BACA JUGA : 

Bank Dunia Naikkan Status Indonesia jadi Negara Menengah Atas

Tuesday, June 30, 2020

Misi KemenkopUKM dan GoFood Dongkrak Kualitas UMKM Setara Bintang Lima

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:59 PM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) memiliki misi yang sama dengan GoFood untuk menciptakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) berdaya saing tinggi.
Salah satu program Gojek yang saat ini kembali difokuskan untuk mendorong pertumbuhan UMKM adalah Dapur Bersama GoFood atau cloud kitchen guna menciptakan kolaborasi yang sehat antar UMKM.
"Dengan dapur bersama, UMKM saya kira bisa bergabung di situ. Dengan demikian, produk UMKM bisa setara Garuda Food, Indofood, karena kan dapurnya sudah modern, produksinya sudah baik, dan seterusnya,” ucap MenkopUKM Teten Masduki dalam acara dialog digital 'Resep UMKM Bangkit Bersama GoFood', sebagai dikutip pada Selasa (30/6/2020).
Teten mengatakan membuat UMKM yang ibaratnya 'kaki lima' menjadi setara 'bintang lima' seperti dilakukan Dapur Bersama GoFood adalah sejalan dengan upaya KemenkopUKM.
Melihat konsep Dapur Bersama GoFood, Teten menilai pelaku kuliner UMKM di Indonesia akan bisa lebih baik, aman, dan nyaman.
”Sekarang setelah Covid-19 kan produk harus dibuat dengan pertimbangkan banyak aspek, seperi higienitas produksi dan kemasan, dan lainnya. Saya kira UMKM akan lebih efisien bekerja sama dengan GoFood," tuturrnya.
Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo, mengungkap saat ini sudah terdapat 27 Dapur Bersama GoFood sejak diluncurkan November 2019. Tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Medan.
”Konsepnya itu kami ingin memberikan akses kepada teman-teman UMKM. Ternyata enak punya dapur yang khusus untuk delivery. Kami pilihkan lokasi, di mana ada demand masih bagus,” ungkapnya.
Saat merchant UMKM bergabung, belanja modal alias investasi awal ditanggung oleh GoFood.
”Peralatan umum sudah kami sediakan, tapi tentu kalau ada alat khusus mereka bawa sendiri. Istilahnya, listed di GoFood, langsung jualan. Sistemnya revenue sharing seperti biasa,” jelas Catherine.
Langkah skema revenue sharing dipilih agar mitra UMKM rendah risiko (low risk).
"Tidak ada fix cost. Mudah-mudahan setelah pandemi usai akan lebih tenang. Kami akan pacu untuk membuka Dapur Bersama lebih pesat lagi,” ucapnya.
Di Dapur Bersama GoFood, ruang masak antara satu merchant dengan merchant lainnya akan disekat agar lebih nyaman.
"Different merchant bakal ada dapurnya masing-masing,” ujar Catherine memungkaskan.
(Isk/Ysl)

Monday, June 29, 2020

Wall Street Melonjak Didorong Oleh Saham Boeing

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:08 PM No comments
PT KONTAK PERKASA - Wall Street melonjak pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi Waktu Jakarta). Kenaikan bursa saham di Amerika Serikat (AS) ini mengabaikan lonjakan kasus virus Corona baru.
Mengutip CNBC, Selasa (30/6/2020), Dow Jones Industrial Average ditutup naik 580,25 poin atau 2,3 persen menjadi 25.595,80. Angka ini merupakan level tertinggi Dow Jones sejak 5 Juni, ketika melonjak lebih dari 3 persen.
Sedangkan indeks S&P 500 melonjak 1,5 persen menjadi 3.053,24. Sementara Nasdaq Composite naik 1,2 persen dan mengakhiri hari di 9.874,15.
Rata-rata kenaikan indeks utama di Wall Street ini terjadi hanya beberapa menit jelang penutupan.
Pendorong kenaikan indeks saham Dow Jones di Wall Street adalah saham Boeing ang naik 14,4 persen didorong penerbangan sertifikasi untuk Boeing 737 Max yang dimulai pada Senin.
Tes ini dilihat oleh investor sebagai langkah strategis untuk menangani krisis terburuk dalam sejarah Boeing, yang dimulai pada Maret 2019 setelah dua kecelakaan yang menewaskan 346 orang.
Selain itu, saham Apple juga di antara kontributor terbesar kenaikan Dow Jones dengan naik 2,3 persen.
Saham Facebook ditutup 2,1 persen lebih tinggi dan mampu pulih dari penurunan sebelumnya. Raksasa media sosial itu pertama kali berada di bawah tekanan setelah lebih banyak perusahaan mengatakan mereka akan menghentikan iklan pada platformnya.
Sejak Jumat lalu Starbucks, Coca-Cola, dan Guinness mengumumkan akan menghentikan iklan di media sosial.
Kenaikan Wall Street ini mengabaikan data terbaru virus Corona. Menurut laporan Johns Hopkins University lebih dari 2,5 juta kasus baru Covid-19 dikonfirmasi terjadi AS, bersama dengan lebih dari 125.000 kematian.
Secara global, lebih dari 10 juta kasus telah dilaporkan.

Harga Emas Antam Hanya Lebih Murah Rp 1.000 per Gram

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:41 AM No comments
KONTAK PERKASA FUTURES - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) lebih murah Rp 911 ribu per gram pada perdagangan Senin (29/6/2020). 
Demikian pula harga buyback emas Antam turun Rp 1.000 menjadi Rp 812 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 812 ribu per gram.
Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.44 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.
Untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.260.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 17.970.000.
Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
* Pecahan 0,5 gram Rp 480.000
* Pecahan 1 gram Rp 911.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.771.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.635.000
* Pecahan 5 gram Rp 4.375.000
* Pecahan 10 gram Rp 8.685.000
* Pecahan 25 gram Rp 21.605.000
* Pecahan 50 gram Rp 43.135.000
* Pecahan 100 gram Rp 86.200.000
* Pecahan 250 gram Rp 215.250.000
* Pecahan 500 gram Rp 430.300.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 860.600.000.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search