English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Thursday, July 27, 2017

Gerhana Bulan akan Lewati Indonesia pada 7 Agustus 2017


PT Kontak Perkasa Futures | Gerhana bulan parsial akan melewati Indonesia pada 7 Agustus 2017. Mengutip laman Time and Date, gerhana bulan parsial akan terjadi ketika bumi bergerak di antar bulan dan matahari, tapi tidak persis dalam satu garis.

Saat gerhana jenis ini terjadi, sebagian kecil permukaan bulan akan tertutup bagian tergelap bayangan inti bumi. Wilayah ini disebut dengan umbra. Sedangkan permukaan bulan yang tertutup bagian luar bayangan bumi disebut penumbra.

Baca: 

hal ini mebuat Kemampuan Otak Menurun |PT Kontak Perkasa Futures



Gerhana bulan parsial akan terjadi bila dua peristiwa astronomi terjadi secara bersamaan. Pertama, bulan dalam keadaan purnama. Kedua, saat bumi bergerak antara bulan dan matahari. 

Hanya, tidak setiap bulan purnama akan terjadi gerhana bulan parsial. Sebab, bulan selalu bergerak mengelilingi bumi dengan kemiringan orbit sekitar lima derajat terhadap orbit bumi dan matahari, atau yang biasa disebut ekliptika. Hal tersebut menyebabkan bulan tidak selalu sejajar dengan bumi dan matahari.

Gerhana bulan parsial ditandai dengan bagian penumbra bumi menutupi permukaan bulan. Selanjutnya, umbra bumi bergerak menutupi bulan. 

Kemudian akan terjadi puncak gerhana yang ditandai dengan umbra bumi menutupi bagian luar bulan. Sehingga, bulan nampak akan seperti telah digigit sesuatu. Akhir gerhana akan ditandai dengan umbra bumi tidak lagi menutupi bagian luar bulan tersebut.


Wednesday, July 26, 2017


Indonesia Ingin Investment Forum Bank Dunia-IMF Lebih KonkretPT Kontak Perkasa | Investment Forum yang akan dilakukan pada pertemuan IMF dan Bank Duniapada Oktober 2018 di Bali akan lebih konkret. Ketua Penyelenggara Pertemuan IMF-World Bank Annual Meetings 2018 Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Indonesia akan langsung menawarkan proyek-proyek infrastruktur pada investor.


"Investment Forum itu bukan investment forum yang hanya bicara-bicara. Tidak. Kita masuk padaaction, proyek mana yang akan kita tawarkan, sehingga konkret dan mereka kita bawa langsung meninjau tempat," kata Luhut seusai mendampingi  Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 26 Juli 2017.




Bahkan untuk mempersiapkan acar tersebut, Kim akan berkunjungan ke Indonesia pada Februari mendatang. Luhut mengatakan pihaknya akan menunjukkan beberapa proyek yang sedang dikerjakan pemerintah. Proyek itu nantinya bisa ditawarkan di Investment Forum pada Oktober 2018. 


Baca:

Ekonomi Indonesia Bikin Cemburu Dunia | PT Kontak Perkasa




Model forum seperti ini, kata Luhut, akan dikembangkan sehingga pembicaraan dengan para investor tidak hanya di awang-awang. "Tapi kita bicara konkret action." 



Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan proyek-proyek yang akan ditawarkan akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait. Koordinasi itu akan dilakukan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dan Luhut Pandjaitan yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.  "Nanti Pak Luhut dan Pak Darmin yang akan mengkoordinasi dengan para menteri-menteri terkait," kata Sri dalam kesempatan yang sama.




Tawaran proyek tersebut, kata Sri Mulyani, karena pemerintah tidak ingin para investor yang datang ke pertemuan IMF dan Bank Dunia hanya memberi janji. "Tapi kami ingin lebih kepada pembiayaan proyek yang riil yang bisa ditawarkan," 

Tuesday, July 25, 2017


Kontak Perkasa Futures | PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (kode saham: AISA) melakukan public expose sesuai dengan arahan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio. Tujuannya, untuk menjelaskan mengenai kasus beras oplosan yang menimpa anak perusahaannya PT Indo Beras Unggul (IBU).

Presiden Direktur PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, Joko Mogoginta, mengatakan bahwa kasus ini sudah menjadi topik hangat. Sehingga dia berharap public expose bisa mengklarifikasi mengenai tuduhan yang ditujukan untuk anak perusahaannya.

"Public expose ini sangat perlu untuk semua stakeholder kami dan khususnya PT Indo Beras Unggul ini ada apa. Ini tujuan kami public expose," kata Joko di gedung BEI, Jakarta, Selasa (25/7).

"Harapan kami dengan public expose hari ini kami menginginkan semua berita yang ada selama ini terang benderang. Itulah harapan kami semua karena menyangkut banyak orang. Kasian yang tidak tahu apa-apa," imbuhnya.


Dia menambahkan, perusahaannya sangat menjunjung tinggi atas legal produk, dan memiliki izin. Namun, jika ada kesalahan atau hal yang salah, maka PT Tiga Pilar sangat terbuka untuk kritik dan teguran.

"Sejak PT Tiga Pilar ini berdiri, kami menjunjung tinggi hal itu. Namun apabila ada yang tidak lengkap kami perusahaan yang siap untuk dibina, ditegur. Sangat terbuka dan transparansi," pungkas Joko.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan yang harus diperhatikan dari isu beras oplosan ini bukan kasusnya, melainkan keberlangsungan perusahaan.

Dia menilai, kasus beras oplosan ini tidak akan memberikan pengaruh langsung terhadap PT Tiga Pilar Sejahtera. Meski demikian, BEI tetap akan mendorong agar perseroan melakukan public ekspose.

"Selambatnya besok mereka harus sudah siap (public ekspose). Silakan kemudian investor memutuskan apakah mereka salah atau tidak dan bagaimana kelangsungan hidup mereka di masa depan," kata Tito di gedung BEI, Jakarta, Senin (24/7).

Monday, July 24, 2017



PT Kontak Perkasa | Wakil organisasi Gerakan Islam di Israel Sheikh Kamal Khatib dalam wawancara dengan stasiun televisi Aljazeera pekan lalu mengatakan Israel menggunakan cairan kimia yang disuntikkan ke dinding Masjid Al-Aqsa untuk membuat masjid itu roboh sejak 22 tahun lalu.


Cairan kimia itu, kata Khatib, bisa membuat korosi pada dinding masjid dan proses itu berlangsung dalam jangka panjang hingga membuat tembok masjid keropos dan akhirnya bisa roboh. Dengan demikian Israel nantinya bisa beralasan masjid roboh karena dinding yang sudah retak atau rapuh karena dimakan usia.


"Dua puluh dua tahun lalu, kami sudah bilang, Al-Aqsa dalam bahaya. Pada waktu itu kami mengatakan, Israel memakai cairan kimia yang punya dampak jangka panjang. Cairan ini bisa mengikis bebatuan dan pilar tapi dampaknya tidak langsung kelihatan, pada akhirnya mereka (Israel) akan bilang Al-Aqsa memang sudah retak," kata Khatib, seperti dilansir laman the Times of Israel, Jumat pekan lalu.

"Sekarang sudah terjadi. Di beberapa tempat sudah ada lubang. Memang rencana Israel begitu supaya mereka bisa bilang itu karena proses alami," kata dia.

Ketika ditanya apakah Israel akan melakukan lagi cara itu setelah belakangan ini mereka menutup Al-Aqsa karena peristiwa penembakan 14 Juli lalu, Khatib mengatakan kemungkinan itu ada.

"Ya, ya, saya khawatir begitu. Saya hampir yakin tujuan Israel menutup masjid bukan hanya untuk mencari senjata yang kata mereka disembunyikan di sana. Mereka tahu sebenarnya tidak ada senjata di dalam Masjid Al-Aqsa.

Israel menyebut para pemuda Palestina yang menyerang polisi Israel di kompleks Al-Aqsa Jumat dua pekan lalu itu menyelundupkan senjata ke kompleks Masjid Al-Aqsa sebelum melancarkan serangan.

Sejak peristiwa itu Israel menutup Al-Aqsa dan memasang kamera serta alat pendeteksi logam yang memicu kemarahan warga muslim Palestina.

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search