English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, August 16, 2017


Menteri Keuangan, Sri Mulyani, tampak hadir dalam acara sidang tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI - DPD RI dan Pidato Presiden dalam rangka penyampaian RAPBN 2018 dimulai. Senayan, 16 Agustus 2017. TEMPO/Maria Fransisca.
PT Kontak Perkasa | Pemerintah menargetkan pendapatan negara dalam RAPBN 2018 sebesar Rp 1.878,4 triliun atau naik 8,2 persen dari target tahun 2017 yang sebesar Rp 1.736,1 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dari proyeksi pendapatan negara sebesar Rp 1.878,4 triliun,  pendapatan dari sektor perpajakan ditargetkan Rp 1.609,4 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 267,9 triliun.

“Ini lebih moderat dibanding dengan proyeksi pertumbuhan penerimaan pajak tahun ini yang ditargetkan di atas 14 persen. Kita bikin moderat agar tidak menimbulkan tekanan kepada kelompok ekonomi. Namun ini bukan berarti reformasi di bidang perpajakan mengendur,” katanya dalam jumpa pers Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2018 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, Rabu 16 Agustus 2017.

BACA :  

Membedah Rasio Utang Indonesia | PT Kontak Perkasa



Menurut Sri Mulyani, untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan terus melakukan reformasi perpajakan dan memanfaatkan momentum pelaksanaan perjanjian perpajakan internasional dengan mengefektifkan pelaksanaan Automatic Exchange of Information (AEoL), serta mencegah erosi perpajakan melalui pemindahan keuntungan (Base Erosion Profit Shifting). “Tentu kita juga akan terus meningkatkan edukasi ke masyarakat sehingga kepatuhan membayar pajak meningkat,” kata dia.

Dari sektor PNBP, pemerintah menargetkan penerimaan negara dari  migas  sebesar Rp 77,2 triliun dan dari  non migas sebesar Rp 22,1 triliun. Sedangkan penerimaan negara dari sektor perbankan diperkirakan mencapai  Rp 11 triliun dan non perbankan Rp 32,7 triliun. “Ini adalah dalam bentuk dividen,” katanya.

Sri Mulyani menambahkan, saat ini pendapatan negara terbesar berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika sebesar Rp 15,4 triliun. Kemudian Kepolisian dan Kementerian Perhubungan. “Pendapatan BLU (Badan Layanan Umum) ini terutama dari Kementerian Keuangan yang berhubungan dengan sawit, kemudian Kementerian Kesehatan dari rumah sakit dan Menristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi) dari universitas,” ujar Sri


Tuesday, August 15, 2017


Kontak Perkasa Futures  | Harga emas batangan di unit bisnis pengolahan dan penjualan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibuka turun Rp 1.000 menjadi Rp 598.000 per gram dibanding perdagangan sebelumnya di Rp 599.000 per gram. Demikian dikutip dari laman resmi logammulia, Rabu (16/8).

Hari ini, harga emas di Jakarta dijual pada kisaran Rp 598.000 hingga Rp 558.600 per gram. Harga tersebut mulai terbesar untuk ukuran terkecil 1 gram dan harga terkecil untuk ukuran terbesar sebesar 500 gram.




Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga turun Rp 2.000 menjadi Rp 533.000 per gram dibanding kemarin di Rp 535.000 per gram. Berikut harga emas yang dijual di butik Antam Pulogadung:

Harga emas 1 gram Rp 598.000 (tak tersedia)
Harga emas 5 gram Rp 2.845.000 (tersedia)
Harga emas 50 gram Rp 28.000.000 (tak tersedia)
Harga emas 100 gram Rp 55.950.000 (tak tersedia)
Harga emas 250 gram Rp 139.750.000 (tak tersedia)
Harga emas 500 gram Rp 279.300.000 (tak tersedia)


Ilustrasi mata uang Rupiah. TEMPO/Imam Sukamto

PT Kontak perkasa Futures | Nilai tukar rupiah antarbank di Jakarta Selasa pagi, 15 Agustus 2017, menguat sebesar 15 poin menjadi Rp 13.332 per dolar Amerika Serikat (AS).

"Berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (The Fed) masih menjadi salah satu faktor yang menjaga fluktuasi rupiah di area positif," kata Reza Priyambada, Analis Binaartha Sekuritas di Jakarta, Selasa, 15 Agustus 2017.

Ia menambahkan bahwa sentimen dari eksternal, terutama mengenai pertumbuhan ekonomi Jepang yang didorong kenaikan konsumsi dan belanja modal, memberi harapan positif bagi ekonomi di kawasan Asia.

Dari dalam negeri, lanjut Reza, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan II tahun 2017 yang mencatat surplus sebesar 0,7 miliar dolar AS, turut memberi harapan perekonomian Indonesia tetap stabil ke depannya.

Baca: 

Juli, BPS catat ekspor RI naik 16,83 persen jadi Rp 13,62 miliar



Ia menambahkan, neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2017 yang diperkirakan melanjutkan tren surplus, turut menjadi salah satu faktor yang menopang pergerakan rupiah di area positif.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara membuat sebagian investor mulai beralih dari aset-aset mata uang safe haven ke negara berkembang, salah satunya rupiah.

"Meredanya konflik geopolitik di semenanjung Korea membuat aset-aset di negara berkembang, terutama Indonesia, kembali diminati," katanya.



Sunday, August 13, 2017

PT Kontak Perkasa : Bursa Saham 2017, Untung atau Buntung?

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:27 PM No comments

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad bersama para anggota Dewan Komisioner OJK lainnya dalam konferensi pers akhir tahun OJK di Gedung OJK, Pasar Baru, Jakarta Pusat, 30 Desember 2016. Tempo/Angelina Anjar Sawitri
PT Kontak Perkasa | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis pertumbuhan pasar modal pada tahun ini masih positif seperti capaian tahun lalu. Sentimen domestik disebutkan masih mampu menyelamatkan pasar modal yang terpengaruh oleh potensi pelambatan pertumbuhan ekonomi Cina dan kemungkinan Bank Sentral Amerika menaikkan suku bunga hingga tiga kali lipat.

"Masih positif karena salah satunya ada amnesti pajak. Ada komitmen dari para wajib pajak untuk memulangkan dana (repatriasi) sebesar Rp 143 triliun," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida di Bursa Efek Indonesia, akhir pekan lalu.

Menurut Nurhaida, komitmen repatriasi itu ditargetkan akan masuk pada akhir tahun lalu. Mengenai potensi keluarnya modal asing, OJK melihat kondisi itu justru berpotensi meningkatkan modal domestik melalui mekanisme crossing saham. "Jadi belum tentu outflow. Kami nanti akan lihat lebih detail lagi," ujarnya.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan capaian pasar modal pada tahun lalu menunjukkan pertumbuhan yang positif. Terbukti, pasar modal nasional menjadi yang terbaik di Asia-Pasifik dan tercatat sebagai yang terbaik kelima di dunia. 

"Ini gambaran dari ekonomi kita yang memang tumbuhnya bukan yang tertinggi, tapi menunjukkan ekonomi dari 2015 ke 2016 sedikit meningkat," kata Darmin. 




Indeks harga saham gabungan sepanjang 2016 mencatatkan kenaikan tertinggi di Asia-Pasifik. IHSG yang ditutup menguat 15,32 persen sepanjang 2016 menjadi 5.296 juga merupakan kenaikan tertinggi kelima di antara bursa-bursa utama dunia. Selama tahun lalu, bursa efek berhasil menghimpun dana mencapai Rp 674,39 triliun dan US$ 247,50 juta. 

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio mengatakan bursa pada 2016 mampu mencatatkan beberapa rekor baru sepanjang sejarah. Salah satunya saham yang diperdagangkan di BEI pernah mencapai rekor tertinggi 433 ribu kali dalam sehari, yang menandakan bahwa saham yang terdaftar di bursa cukup likuid. 

BEI juga mencapai level kapitalisasi pasar tertinggi hingga Rp 5.890 triliun. "Kami juga mencapai titik tertinggi per tahun untuk jumlah investor hingga 180 ribu," tutur Tito.

Meski dalam beberapa tahun terakhir indeks di bursa menurun setelah terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat, Tito optimistis pada masa yang akan datang BEI bisa lebih baik lagi. 
 

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search