English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Wednesday, October 18, 2017

Kiat Agar Kantong Tidak Jebol Saat Harbolnas

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 8:41 PM No comments
Kiat Agar Kantong Tidak Jebol Saat Harbolnas
PT Kontak Perkasa Futures | Menjelang akhir tahun, beberapa e-commerce menggelar Hari Belanja Online Nasional atau harbolnas untuk memberikan diskon besar-besaran. Selain itu juga banyak yang menggelar promo untuk memberikan potongan harga (diskon), seperti  Shopee dengan 10 10 Big Mobile Shoping Day dan Bli Bli dengan BliBli Histeria.

Perencana Keuangan, Eko Endarto, menjelaskan salah satu cara agar masyarakat tidak mengalami kebobolan pengeluaran saat acara tersebut, yakni dengan membuat skala prioritas berdasarkan kebutuhan saat berbelanja.

“Beli barang yang dibutuhkan, bukan yang diinginkan,” ujarnya saat dihubungi Tempo, Rabu, 18 Oktober 2017.



Ia menjelaskan yang dimaksud dengan kebutuhan ialah barang yang jika tidak dibeli dalam waktu dekat, maka akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Cara lain untuk mengetahui suatu barang merupakan kebutuhan atau tidak ialah dengan melihat sumber pembiayaannya.

Jika barang dibeli hanya karena diskon dan dibeli dengan berutang, maka dapat dipastikan barang tersebut buukan lah kebutuhan Menurut Eko, cara ini yang harus menjadi pedoman saat godaan untuk berbelanja di Harbolnas nanti berlangsung.

“Harbolnas itu adalah hari kita belanja dengan perencanaan, bukan saatnya kita belanja gila-gilaan tanpa tujuan,” kata Eko.

Adapun cara yang efektif, menurut Eko, untuk mengelola penghasilan secara efektif, yakni dengan membagi 30 persen untuk membayar cicilan atau utang, 10 persen untuk investasi, 10 persen untuk proteksi, dan sisanya sebesar 50 persen dapat digunakan untuk konsumsi pribadi atau berbelanja.

Eko tidak menyangkal harga murah yang ditawarkan selama Harbolnas merupakan keuntungan, tetapi ia mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

“Jangan sampai udah punya televisi, lantas karena harganya jadi lebih murah, terus beli televisi lagi,” ujarnya.

Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas merupakan acara tahunan yang diadakan oleh beberapa e-commerce di Indonesia. Acara ini pertama kali digelar pada 12 Desember 2012 dan diadakan rutin tiap tahunnya. Toko online yang terlibat dalam program tersebut di antaranya Tokopedia, Lazada, Bukalapak, dan Shopee. Masyarakat bisa menikmati potongan harga hingga 80 persen seperti yang diberikan Bukalapak pada Harbolnas tahun lalu.


Tuesday, October 17, 2017

Korea Utara Tebar Propaganda Anti AS di Kurikulum

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:23 PM No comments
Korea Utara Tebar Propaganda Anti AS di Kurikulum

PT Kontak Perkasa - Korea Utara terus menigkatkan propaganda anti-Amerika Serikat di tengah semakin memanasnya situasi di Semenanjung Korea yang mungkin akan berubah mejadi Perang Dunia III.


Menurut surat kabar resmi Korea Utara, Rodong Sinmun, rezim Kim Jong-un telah memerintahkan untuk meningkatkan retorika guna mempercepat kemenangan akhir revolusi, dengan menerapkan pelajaran anti-Amerika Serikat di sistem pendidikan negara komunis itu.

Baca: 

Amerika Serikat Bikin Superchip Masa Depan: Dipakai untuk Apa?


"Jika kesadaran anti-Amerika Serikat lemah di kalangan generasi muda, revolusi akan ditinggalkan dan seluruh bangsa akan menjadi budak imperialis Amerika," demikian pernyataan Rodong Sinmun dalam laporannya, Selasa, 17 Oktober 2017.

Rezim Korea Utara menyerukan seluruh tentara dan orang-orang muda mempelajari lebih banyak tentang kesadaran kelas anti-Amerika Serikat dan bekerja keras untuk membawa kemenangan terakhir revolusi

Seperti yang dilansir Express pada 17 Oktober 2017, tidak dijelaskan apakah kurikulum yang diajarkan Korea Utara itu, diterapkan di sekolah menengah ataukah di universitas. Namun terdapat selebaran propaganda terkait pendidikan itu yang disebar berjudul Kekaisaran Terorisme Amerika Serikat.

Artikel surat kabar tersebut muncul setelah semakin meningkatnya ketegangan dalam beberapa bulan terakhir setelah Korea Utara melakukan 2 tes rudal balistik antar benua dan uji coba nuklir ke-6 dan terbesarnya baru-baru ini. Rudal tersebut diyakini mampu menjangkau daratan Amerika Serikat.


Monday, October 16, 2017

Kondisi Ekonomi Nasional Kondusif, Rupiah Menguat

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 7:43 PM No comments
Kondisi Ekonomi Nasional Kondusif, Rupiah Menguat

Kontak Perkasa Futures  | Nilai tukar rupiah pada Senin sore, 16 Oktober 2017, menguat 13 poin menjadi Rp 13.485 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova, mengatakan bahwa data neraca perdagangan yang sesuai harapan pasar dengan melanjutkan tren surplus menjadi salah satu faktor positif bagi pergerakan rupiah.

image: https://video.unrulymedia.com/native/opt-out-icon2.png

"Neraca perdagangan yang surplus itu menjadi salah satu indikator kekuatan ekonomi nasional," katanya.

Ia menambahkan bahwa dengan mata uang domestik yang menguat, juga menandakan kondisi ekonomi nasional yang kondusif. Dengan begitu, aset-aset berdenominasi rupiah menjanjikan imbal hasil yang baik.


Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, menambahkan bahwa masih adanya pertanyaan kepastian kenaikan suku bunga The Fed pada Desember tahun ini menjadi salah satu faktor yang membebani laju dolar AS sehingga cenderung mengalami tekanan terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah.

"Di tengah ketidakpastian itu, pelaku pasar uang cenderung mengakumulasi aset-aset di negara berkembang, termasuk Indonesia karena imbal hasil yang ditawarkan cukup baik," katanya.

Senin tadi pagi, 16 Oktober 2017, nilai tukar rupiah dibuka pada posisi Rp 13.498 per dolar AS.

Sunday, October 15, 2017

1,5 Juta E-Money Perdana Didiskon Mulai Senin Besok

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 11:30 PM No comments
1,5 Juta E-Money Perdana Didiskon Mulai Senin Besok
PT Kontak Perkasa | Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan kalangan perbankan menyediakan sedikitnya 1,5 juta keping kartu perdana uang elektronik (e-money) yang akan didiskon harga jualnya. "Jika kartu tersebut habis terjual, makan program subsidi ini otomatis berakhir, dan saldo kembali ke jumlah normal." ujar Wakil Presiden Manajemen Operasional PT Jasa Marga, Raddy L Lukman di Kantor Pusat PT Jasa Marga, Jakarta Timur, Ahad 15 Oktober 2017.

Raddy menjelaskan, program itu memberi potongan harga Rp 20 ribu pada pembelian kartu perdana e-money. Nantinya pembeli akan mendapatkan jumlah nominal saldo sesuai dengan biaya pembelian kartu mulai dari 16 Oktober hingga 31 Oktober 2017 mendatang.

Setelah masa subsidi habis, pengguna kartu uang elektronik akan kembali mendapatkan saldo Rp 30 ribu dengan harga pembelian Rp 50 ribu. Hal ini karena saldo tersebut dipotong dengan biaya kartu sebesar Rp 20 ribu. “Nanti jika pembeli membeli dengan harga Rp 50 ribu maka saldo yang didapat juga 50 ribu,” kata Raddy.


Sebanyak 1,5 juta kartu yang disediakan ini khusus bagi para pengguna jalan yang tol yang belum memiliki kartu uang elektronik. Masing-masing pengendara mobil hanya boleh membeli satu kartu.

Kartu tersebut tersedia di gerbang tol yang belum menerapkan sistem non-tunai sepenuhnya. Dengan itu nantinya pengguna jalan tol yang belum memiliki e-money dapat langsung membelinya di sana. Nantinya pengguna jalan tol akan memperoleh kartu perdana dari lima bank yakni BNI, BCA, Mandiri, BRI dan BTN.

Kepala Sub Bidang Operasi dan Pemeliharaan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Hadi Suprayirno mengatakan pengguna uang elektronik di jalan tol seluruh Indonesia telah mencapai 80 persen. Sedangkan 60 persen gerbang tol di Indonesia telah menerapkan full pembayaran non tunai.

Para pemangku kepentingan yakni BPJT, BUJT dan Perbankan berharap persentase ini bisa mencapai 100 persen hingga 31 Oktober 2017 nanti. “Progress ini cukup bagus. Desember 2016 lalu hanya 23 persen pengguna, sekarang sudah mencapai 80 persen,” ujar Hadi. e-money yang dijual.


economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search