English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
STRIVE FOR SOLID FUTURES

Monday, October 30, 2017

Malaysia Tutup Kedutaannya di Korea Utara | PT Kontak Perkasa

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 6:51 PM No comments

Malaysia Tutup Kedutaannya di Korea Utara

PT Kontak Perkasa  | Malaysia mempertimbangkan menutup kedutaan besarnya di Korea Utara setelah negeri jiran itu mengevaluasi kepemimpinan Kim Jong-un.

Perdana Menteri Najib Razak pada Senin, 30 Oktober 2017, mengatakan pemerintahannya mempertimbangkan menutup Kedutaan Besar Malaysia di Pyongyang dan memindahkan seluruh kepentingan Malaysia dengan Korea Utara ke Beijing, Cina.



Selain itu, Najib menjelaskan, Malaysia mempertimbangkan hubungannya dengan Korea Utara dalam berbagai aspek termasuk diplomatik, politik, dan ekonomi.
"Malaysia telah mengambil langkah untuk mematuhi seluruh resolusi PBB terkait dengan ancaman Korea Utara," kata Razak di gedung parlemen.

Razak menambahkan, selama kunjungannya ke Amerika Serikat, kedua negara menyatakan keprihatinannya atas keamanan dan keselamatan di wilayah Asia-Pasifik, yang terancam oleh program uji coba nuklir dan rudal balistik Korea Utara.

Hubungan Malaysia dan Korea Utara mulai terkikis sejak pembunuhan Kim Chol di lapangan terbang internasional Kuala Lumpur oleh sekelompok pembunuh dipimpin dua orang perempuan asing.

Belakang baru diketahui bahwa mendiang Kim Chol merupakan saudara tiri dari penguasa Korea Utara, Kim Jong-un.


Sunday, October 29, 2017

Konstruksi Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, PU Ambil Langkah Ini

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:51 PM No comments
Konstruksi Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, PU Ambil Langkah Ini

Kontak Perkasa Futures | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan segera menyusun langkah pengendalian strategis untuk pembangunan konstruksi jalan tol. Salah satunya dipicu oleh ambruknya girder proyek tol Pasuruan-Probolinggo, Jawa Timur, hari ini.

Tak hanya itu, kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto, menyebutkan sebelumnya juga ada kejadian ambruknya jembatan penyeberangan di jalan tol Bocimi pada 22 September 2017 lalu. "Penyusunan langkah pengendalian strategis diperlukan agar kejadian tidak berulang," ujarnya kepada Tempo di Jakarta, Ahad, 29 Oktober 2017.


Baca: 

Dorong Startup di Indonesia, Google Latih 1.200 Developer Lokal


Arie menjelaskan, insiden pertama terjadi saat jembatan tol Bocimi ambruk pada bulan lalu. "Dan hari ini girder proyek tol di Grati, Pasuruan juga jatuh, dan menyebabkan satu orang pekerja meninggal dan dua lainnya, terluka," katanya.

Kejadian ambruknya jembatan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) terletak di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringing, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada akhir September lalu, kata Arie, menyebabkan satu orang pekerja tewas. Sementara pagi hari ini sekitar pukul 09.00 girder proyek tol Pasuruan-Probolinggo, Jawa Timur, ambruk. Kedua proyek itu masing-masing ditangani oleh PT Waskita Toll Road, anak usaha PT Waskita Karya Tbk. (Persero).

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Shastia Hadiarti mengatakan pihaknya bersama instansi terkait masih melakukan investigasi. "Penyebabnya sedang diinvestigasi," kata Shastia saat dihubungi Tempo.

Shastia menuturkan timnya juga sedang mengkaji ambruknya konstruksi tol Pasuruan-Probolinggo yang menewaskan satu orang perkerja, dengan ambruknya konstruksi jembatan di Tol Bocimi yang juga menewaskan seorang pekerja. "Sementara sedang kami kaji apakah penyebabnya sama atau tidak," tuturnya. "Yang jelas kami selalu mengkaji dan memperbaharui aspek K3LMP (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan, Mutu dan Pengamanan) di masing-masing proyeknya."


Thursday, October 26, 2017

Mobil Berbahan Bakar Hidrogen Buatan Toyota Laris
PT Kontak Perkasa Futures | Sebagai salah satu perusahan otomotif  terbesar di dunia, Toyota, telah berhasil mengembangkan kendaraan berbahan bakar hidrogen (baca: FCV Mirai Mobil Pertama Toyota Berbahan Bakar Hydrogen).  Kendaraan yang dinamakan "Mirai" ini ternyata mendapat sambutan yang luar biasa. Sejak diluncurkan pada Desember 2014, sudah ada 1.500 orang yang memesan. Jumlah tersebut dinilai  sudah melewati batas ekspektasi.

Toyota mengklaim hanya menargetkan penjualan 700 unit hingga Desember 2015. 
Dengan kapasitas produksi saat ini, diperkirakan perusahaan itu membutuhkan waktu tiga tahun untuk memenuhi seluruh pesanan.


Sambutan positif tersebut membuat Toyota berencana menggenjot produksi Mirai. Hingga akhir tahun ini, produksi akan ditingkatkan hingga 2.100 unit. Toyota akan meningkatkan produksi hingga 3.000 unit pada 2017.


Mirai diminati oleh para kaum urban yang kebanyakan berasal dari kalangan pebisnis menengah-atas di negara asalnya. Untuk pangsa luar negeri, Mirai akan dikenalkan lebih dulu di California, Amerika Serikat, tahun ini, menyusul kemudian Inggris, Jerman, dan Denmark.

Menurut Toyota, baterai Mirai dapat membuat mobil melaju lebih dari 650 kilometer. Jangkauan tersebut tiga kali lebih besar ketimbang mobil bertenaga listrik. Pengisian ulang baterai hidrogen pun diklaim hanya memakan waktu beberapa menit.

Pengembangan mobil hidrogen ini mendapat dukungan penuh pemerintah Jepang. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengimbau agar seluruh mobil negara menggunakan bahan bakar hidrogen. Pemerintah Jepang pun menyatakan dengan senang hati akan meresmikan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen. Harga Mirai saat ini diperkirakan Rp 717 juta (off the road) jika dijual di Indonesia.


Wednesday, October 25, 2017

Kementerian Pertahanan Dapat Anggaran Terbesar Tahun Depan

Posted by PT KONTAK PERKASA FUTURES BALIKPAPAN On 5:34 PM No comments
Kementerian Pertahanan Dapat Anggaran Terbesar Tahun Depan

PT Kontak Perkasa  | Pemerintah menetapkan anggaran belanja untuk kementerian dan lembaga (K/L) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar Rp 847,4 triliun. Nilainya naik Rp 33,4 triliun dibandingkan rancangan APBN (R-APBN) 2018.  

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan dana terbesar disalurkan kepada Kementerian Pertahanan. "Anggarannya mencapai Rp 107,7 triliun atau lebih tinggi dari usulan dalam R-APBN 2018 sebesar Rp 105,7 triliun," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 25 Oktober 2017. 


Anggaran terbesar lainnya diterima Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Nilainya mencapai Rp 107,4 triliun. Sementara pada 2017, jumlahnya Rp 102,7 triliun. 

Sementara lembaga yang menerima anggaran terbesar adalah Kepolisian RI yaitu Rp 95 triliun. Jumlahnya diikuti Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar Rp 12,5 triliun.  
Berikut daftar 10 kementerian dan 10 lembaga penerima alokasi dana terbesar: 

 Kementerian 
1. Kementerian Pertahanan Rp 107,7 triliun
2. Kementerian PUPR Rp 107,4 triliun
3. Kementerian Agama Rp 62,2 triliun
4. Kementerian Kesehatan Rp 59,1 triliun
5. Kementerian Perhubungan Rp 48,2 triliun
6. Kementerian Sosial Rp 41,3 triliun
7. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Rp 41,3 triliun
8. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rp 40,1 triliun
9. Kementerian Keuangan Rp 32,9 triliun
10. Kementerian Pertanian Rp 23,8 triliun

Lembaga
1. Kepolisian RI Rp 95 triliun
2. KPU Rp 12,5 triliun
3. Mahkamah Agung Rp 8,3 triliun
4. Kejaksaan Rp 6,4 triliun
5. DPR Rp 5,7 triliun
6. BIN Rp 5,6 triliun
7. Bawaslu Rp 5,6 triliun
8. BKKBN Rp 5,5 triliun
9. BPS 4,8 triliun
10. BPK 2,8 triliun

Askolani menuturkan setiap K/L akan menyalurkan dananya sesuai dengan prioritas pembangunan. Program yang diusulkan K/L akan dibahas dalam waktu dekat. Dia berharap Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN setiap K/L bisa selesai paling lambat di minggu kedua Desember. Dengan begitu, pelelangan proyek bisa segera dilakukan. 



 

economic calendar


Live Economic Calendar Powered by Investing.com - The Leading Financial Portal

Most Viewed






TOP PERFORMANCE

ucapan lebaran

Site search